Bimo Nurdiyanto, Getting a Second Chance in Life

Emily

 

Teman-teman, saya ingin share pengalaman-pengalaman tentang anak jalanan yang bersama dengan kami di The Learning Farm (Yayasan Karang Widya) di Puncak. Tulisan ini dibuat oleh Emily. Semoga tulisan Emily ini bisa menjadi inspirasi kita untuk terus berbagi. Jika ingin tahu lebih lanjut tentang Karang Widya, silahkan kunjungi web kami: http://thelearningfarm.com/

Bimo

 

15 Comments to "Bimo Nurdiyanto, Getting a Second Chance in Life"

  1. J C  26 May, 2014 at 09:20

    Emily dan pak Handoko, terima kasih untuk informasi yang sangat bagus ini…perlu sekali untuk generasi sekarang percontohan seperti Learning Farm ini…

  2. Emily  24 May, 2014 at 13:34

    Terima kasih pak Handoko telah men-share cerita ini. Terima kasih juga Bapak/ Ibu atas komentar dan concern nya. Sebagai update tentang Bimo, setelah selesai program akhir Maret lalu, dia pulang ke rumah orang tua angkatnya dan minggu lalu setuju untuk ikut program magang di kebun organik tempat alumni bekerja , Gunung Geulis Ijo Lestari Farm, dimana Bimo akan dibimbing oleh alumni sampai siap dilepas bekerja maupun menjadi petani entrepreneur.

  3. Alvina VB  24 May, 2014 at 12:37

    Inspiring story! Thank you for sharing, Emily & Handoko.

  4. Linda Cheang  23 May, 2014 at 15:38

    Harapkan bisa banyak anak lagi seperti Bimo, boleh mendapatkan kesempatan kedua, ketiga dan kesekian.

  5. Handoko Widagdo  23 May, 2014 at 06:21

    Ivana, Awesome dan Bayu, memberi kesempatan adalah sebuah pekerjaan mulia.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.