Black Campaign

Juwandi Ahmad

 

Banyak orang mengatakan bahwa black campaign itu buruk, jahat, tidak efektif, dan dapat menjadi bumerang. Karena itu banyak yang menyerukan agar tidak melakukannya. Namun, bila kita mencermati lebih dekat tentang jenis, sasaran, dan tujuan black campaign, kita akan menyadari bahwa bagaimanapun juga black campaign adalah bagian dari strategi pemenangan. Bahwa black campaign selalu ada bahkan banyak, itu menjadi bukti bahwa black campaign masih dianggap penting dalam dinamika perpolitikan kita. Dan sebagai bagian dari strategi pemenangan, tentu black campaign tidak dilakukan secara asal-asalan. Asal menyebarkan berita bohong, asal menjelek-jelekkan, asal memfitnah. Itu bukan black campaign, tapi sekedar orang-orang yang penuh kebencian dan kalap.

black_campaign

Dilihat dari sasaran dan tujuannya, setidaknya ada dua jenis black campaign yang umum dilakukan, yaitu black campaign yang diarahkan kepada diri sendiri dan black campaign yang diarahkan pada fihak lain. Sasaran dan tujuan black campaign adalah penentu: apakah akan menggunakan jenis black campaign yang diarahkan pada diri sendiri, ataukah yang diarahkan pada fihak lain. Hanya dengan mempertimbangkan hal itu, black campaign dimungkinkan akan cukup efektif dan tidak menjadi bumerang.

Bila sasarannya adalah masyarakat yang relatif berpengetahuan, memiliki akses terhadap beragam bentuk media dan informasi, maka bentuk black campaign yang diarahkan kepada diri sendiri kemungkinan akan cukuf efektif. Itu dilakukan dengan cara menyebarkan berita bohong, buruk, menjelek-jelekkan, menghina, melecehkan atau menfitnah diri sendiri dengan tujuan mendapatkan simpati dari masyarakat. Syarat utamanya adalah yang disebarkan harus berita bohong, buruk, fitnah, dan masyarakat pun harus tahu bahwa itu benar-benar berita bohong, buruk, fitnah. Selain itu, tentu saja masyarakat harus mempercayai bahwa black campaign itu dibuat oleh fihak lain. Ini didasarkan pada pertimbangan kultural-psikologis bahwa masyarakat indonesia cenderung sentimentil dan akan simpatik, membela, mendukung seseorang yang ditempatkan sebagai fihak yang teraniaya, diperlakukan tidak adil, tidak semestinya, tertindas, lemah, diabaikan, dan semacamnya. Dan hal itu akan menimbulkan kebencian, penentangan, dan permusuhan terhadap fihak lain yang diasosiakan sebagai pelaku black campaign yang sebenarnya adalah korban. Dan itulah yang menjadi tujuannya.

Dan bila sasarannya adalah masyarakat dengan tingkat pengetahuan yang rendah, dengan keterbatasan akses terhadap media dan informasi, maka black campaign yang diarahkan pada fihak lain kemungkinan akan cukup efektif. Ini dilakukan dengan cara menyebarkan berita bohong, negatif, dan segala hal yang bertentangan dengan keyakinan dan nilai-nilai masyarakat yang menjadi sasaran black campaign, dengan tujuan membentuk persepsi, sikap, keyakinan, pilihan, keputusan dan semacamnya. Syarat utamanya adalah berita bohong itu harus dibuat dengan sangat meyakinkan, sehingga masyarakat benar-benar mempercayainya sebagai suatu kebenaran-fakta. Foto dan pernyataan tokoh yang berpengaruh dapat digunakan. Ini didasarkan pada pertimbangan psikologis bahwa seseorang tidak akan mengatakan, memutuskan, dan atau melakukan sesuatu melebihi pengetahuan, persepsi, sikap, dan keyakinannya. Dengan adanya persepsi, sikap, dan atau penilaian yang buruk terhadap seseorang, maka saat itu juga akan muncul penolakan. Dan itulah yang menjadi tujuannya.

Karena black campaign adalah bagian dari strategi pemenangan dan masih dianggap penting dalam dinamika perpolitikan kita, maka masyarakat harus berhati-hati, membuka mata dan pikiran, dan bersikap kritis terutama terhadap media. Selain tentu saja, perlu mencari sumber dan atau informasi pembanding. Sebab orang yang otaknya tinggal separuh pun akan mengetahui apa yang memang seharusnya dikatakan oleh MetroTV dan apa pula yang seharusnya dikatakan oleh TVOne.

 

 

12 Comments to "Black Campaign"

  1. Lani  12 June, 2014 at 00:31

    DA : maturnuwun atas penjelasannya…….sodara kenthirku tercinta………gmn udah melu jingkrak2 dgn nendang bola??????

  2. Alvina VB  11 June, 2014 at 22:59

    Black campaign or not….mari menyimak spa kata org2 ini stl menyaksikan debate capres RI:
    http://www.thejakartapost.com/news/2014/06/11/issue-day-jokowi-vs-prabowo-1-0.html

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.