Status di Facebook

Summer Girl

 

Status yang dibuat oleh teman-teman saya di facebook atau FB suka membuat saya senyum-senyum sendiri, sepertinya tanpa mereka FB akan menjadi sangat sepi. Saya sendiri jarang sekali mengupdate status saya karena selain keterbatasan waktu yang dimiliki, sayapun kurang suka bila kehidupan pribadi saya diketahui oleh orang lain.

Apa yang saya rasakan atau alami cukup saya sendiri saja yang tahu karena menurut saya FB adalah tempat public yang mana setiap orang memiliki jalan pemikiran yang berbeda-beda, ada yang senang melihat hidup kita bahagia tetapi banyak pula yang hanya pura-pura senang melihat kehidupan kita, jadi lebih baik saya berhati-hati.

facebook-status

Karakter teman-teman saya di FB sangat beragam macamnya, ada yang suka mengupload foto-foto makanan, misalnya ditulis menu makan siang hari ini: nasi putih, sup baso ikan, tahu tempe goreng, perkedel jagung. Saya yang melihat fotonya sampai terkagum-kagum melihat betapa lengkapnya menu makan siangnya, bikin saya jadi kangen dengan masakan Indonesia.

Atau kadang-kadang dia mengupload foto lunch menu untuk dibawa anaknya ke sekolah, nasinya atau rotinya dibentuk yang lucu-lucu, lengkap dengan yoghurtnya, buah-buahan, juice, telur, lagi-lagi saya berpikir, betapa beruntungnya anak-anaknya memiliki ibu seperti dia yang sangat perhatian sekali, dulu waktu saya kecil boro-boro ibu saya bisa membekali saya dengan lunch seperti itu, makan telurpun harus dibelah menjadi dua. Apabila anak atau suaminya ulang tahun dia selalu membuat kue ultahnya sendiri, kuenya dihias dengan sangat cantik, dari fotonya selalu terlihat mereka adalah keluarga harmonis.

Ada juga yang sering sekali traveling, sebentar-sebentar ke Bandung kalau weekend, makan2 di mall, ke movie theater, kadang-kadang ke Singapore atau Malaysia pada saat weekend, sebagai manusia biasa tentu saja saya suka ingin tahu berapakah penghasilan mereka karena bisa dibilang sangat sering vacation, baru-baru ini ke Eropa, kembali ke Jakarta dan tidak lama kemudian ke Singapore, jadi berangan-angan sendiri seandainya saya sekaya dia tentu enak sekali sebentar-sebentar ke eropa, ke West Coast, ke Canada, sedangkan sekarang liburan cukup setahun sekali saja.

boy-girl-status-on-facebook

Kemudian ada yang sangat religious, selalu membuat status waktunya sholat, waktunya mengaji dan lain-lain, saya sendiri tidak suka memberikan komentar karena masalah agama sebaiknya tidak perlu dimasukkan ke FB, cukup dijalankan saja di kehidupan sendiri.

Ada beberapa teman saya yang suka sekali membuat status yang romantis misalnya suaminya the best husband in the world atau I love you my hubby, miss u, dan lain-lain lengkap dengan fotonya yang bisa membuat orang lain iri betapa mesranya mereka berdua. Apakah mereka benar-benar hidup bahagia ? Jawabannya hanya mereka sendiri yang tahu.

Di antara teman-teman saya ada juga yang bertengkar karena salah satu dari mereka membuat status dan yang lainnya berkomentar kurang enak padahal maksudnya bercanda sehingga yang punya status marah dan akhirnya mereka benar-benar tidak bertegur sapa di dunia nyata padahal dulunya mereka teman dekat.

Suatu waktu teman-teman SMA saya mengadakan pertemuan di sebuah mall mewah di Jakarta, sepertinya kafe yang dipilih cukup mahal, dari penampilan mereka semua sepertinya mereka sudah sukses, ketika saya bertanya melewati e-mail ke salah satu dari teman saya tersebut bagaimana acara pertemuannya, pasti semuanya sudah sukses, teman saya menjawab kelihatan dari luarnya memang begitu tetapi kenyataannya teman-teman laki semuanya hanya pesan minum saja, mereka tidak pesan makanan, mungkin karena harga minumannya saja sudah 50ribu per gelas, jadi katanya kesimpulannya kehidupan mereka masih biasa-biasa saja, sayapun tertawa saja membawa e-mail teman saya tersebut.

Sebentar lagi bulan puasa dan sudah pasti semua status di FB penuh dengan keluhan-keluhan tentang pembantu rumah tangga.

Seperti kita ketahui asisten rumah tangga memegang peranan sangat penting di Jakarta, hampir seratus persen keluarga di Jakarta bergantung kepada mereka. Di tulisan ini asisten rumah tangga akan saya sebut pembantu rumah tangga (PRT), walaupun penyebutannya seperti kurang manusiawi tapi memang sebutan inilah yang sangat umum di kehidupan sehari-hari.

Saya sendiri mengerti mengapa PRT sangat dibutuhkan sekali, kondisi di Jakarta yang sangat macet membuat mereka meninggalkan rumah waktu subuh dan kembali lagi ke rumah sudah malam, jadi sudah tidak ada waktu lagi untuk mengurus rumah atau memasak sehingga jasa PRT sangat dibutuhkan.

Merupakan pemandangan yang biasa kalau dalam satu rumah bisa ada dua pembantu rumah tangga berikut baby sitternya. Kalau weekend pergi ke mall pasti mall tersebut penuh dengan para ibu-ibu yang berbelanja berikut baby sitternya, apabila para ibu-ibu tersebut ingin bertemu dengan teman-temannya di sebuah restoran, mereka pun ikut mengajak baby sitternya ke restoran tersebut, jadi para ibu-ibu tersebut bisa makan dengan tenang tanpa ada gangguan.

Ketika saya mulai bekerja dulu pernah memiliki PRT yang hanya datang untuk mencuci, menyeterika dan mengepel, saya hanya bertemu dengannya kalau weekend saja, walaupun begitu tiap weekend saya tetap membantu untuk mengepel lantai rumah karena saya merasa aneh kalau saya hanya asyik menonton televisi dan di saat yang sama ada orang lain yang mengepel lantai, perasaan saya jadi gak enak, kalau kata teman saya berarti saya ini bukan tipe yang bisa jadi bos karena masih punya perasaan gak enak ke PRT. Menurut saya PRT itu kan manusia biasa juga, pasti dia juga capek walaupun itu memang pekerjaannya.

Untuk saya pribadi FB merupakan tempat umum yang mana setiap orang memiliki jalan pemikiran yang berbeda-beda, ada yang senang melihat hidup kita bahagia tetapi banyak pula yang hanya pura-pura senang melihat kehidupan kita, jadi saya memutuskan untuk lebih berhati-hati dan tidak perlu membuat status yang terlalu pribadi karena urusan pribadi lebih baik hanya untuk konsumsi sendiri saja.

 

23 Comments to "Status di Facebook"

  1. arrifani  21 June, 2014 at 15:38

    aduhh… kesindirrrrr sama mbak SUmmer

  2. Summer Girl  21 June, 2014 at 02:36

    Mbak dewi, setuju dg commentnya, fb sebenernya bagus juga utk menjalin pertemanan, hanya sayangnya banyak yg pemikirannya tidak spt kita2, akhirnya banyak yg tdk saling tegur sapa karena gara2 salah comment dan akhirnya terjadi salah paham.

  3. Dewi Murni  21 June, 2014 at 02:05

    enjoy saja aku sih dengan facebook, banyak mendapatkan manfaat dengan mengikuti atau masuk di facebook, tinggal kita-kitanya saja bijak dalam menggunakan.

  4. Summer Girl  20 June, 2014 at 08:29

    Bu lani, saya juga gak join media sosial yg lain selain fb, itupun jarang diupdate, cuma seneng ngeliat status2 temen2 aja, banyak2 yg lucu2, banyak juga yg aneh2. Memang sih itu fb mereka sendiri, mau bikin status apa aja terserah mereka, cuma kalo terlalu dibuat2 yg baca jadi malu sendiri hehehs..

  5. Lani  20 June, 2014 at 05:25

    Bu lani, sebenernya sih fb bagus juga utk menjaga silaturahmi tapi kebanyakan dari mereka suka berlebih2an kalau bikin status.
    +++++++++++++

    SUMMER GIRL : ada benernya, tp aku udah pernah nyemplung, kecemplung, disana dan sdh tau kayak apa, lama2 bosen dan keluar, tp gak kangen utk balik lagi, buatku itu malah kebeneran.

    Aku jg tdk join social media lainnya, ndak ada wkt itu alasan utamaku, jd yg aku ubeg2 cm BALTYRA. Wis siji tok iwil2 udah lbh dr cukup

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.