[Bukan Hoax] Nhoque

Dewi Aichi – Brazil

 

Sudah lama ngga berbagi resep, Ini resepku bukan hoax yang ke-5 ya hehe….dari pagi jam 10, sampai jam 3 sore baru kelar. Eh bukan karena lamanya bikin resep ini, tetapi, saat mau bikin adonan, ngga taunya mayones ngga cukup, terpaksa deh ke warung sebelah rumah. Nah…tujuan beli mayones akhirnya merembet jadi 5 kantong plastik penuh haha…ada camilan, chocolate, mangga, pisang, ya begitulah, normal kan ya?

Ini lho resepku kali ini juga bisa sebagai gantinya nasi. Namanya nhoque, makanan khas Brasil yang biasa dibikin ibu-ibu rumah tangga layaknya menanak nasi.

Buat terlebih dahulu saus tomat yang banyak, kira-kira 2000 ml, atau beli saus tomat yang untuk spagetti, yang ada potongan-potongan tomatnya. Bisa ditambahkan bumbu menurut selera, atau daging giling, seperti saus bolognaise.

nhoque (1)

Bahan:

  • 3 cup susu uht
  • 3 cup tepung terigu
  • 3 buah kentang ukuran sedang direbus, lalu dihaluskan.
  • 6 sendok makan mayones
  • garam secukupnya(di brasil pakai sazon merah, 2 sachet).

 

Cara membuatnya, semua bahan dijadikan satu dalam panci teflon, lalu panaskan dengan api sedang, aduk terus sampai adonan tidak lengket. Kemudian matikan apinya. Tambahkan kentang rebus yang sudah dihaluskan tadi ke dalam adonan, dalam keadaan masih panas, uleni sampai kalis.

nhoque (2)

Lalu bentuk adonan seperti ular-ular kecil, lalu potong-potong sepanjang 1 cm.

nhoque (3)

Masukkan potongan-potongan adonan itu ke dalam air yang sudah dididihkan terlebih dahulu, tunggu sampai adonan mengambang, dan ambil yang sudah mengambang, taruh dalam loyang tahan panas. lalu tuangi sausnya.

nhoque (4)

Lanjutkan dengan rebusan adonan yang sudah mengambang, masukkan ke loyang, tuangi lagi saus tomat hingga bahan habis. Setelah loyang penuh, tuangi lagi paling atas dengan saus yang masih tersisa hingga semua menutupi permukaan, taburi keju mozarella dan oregano, panggang hingga keju meleleh.

Nikmati selagi masih panas.

nhoque (5)

 

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona.

Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *