Tujuh Situs Portal Berita Palsu Memerkeruh Suhu Politik

Josh Chen – Global Citizen

 

Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 H baru saja berlalu. Aroma opor ayam, semur, rendang dan hangat serta harumnya ketupat pemberian para sahabat belum hilang dari ujung lidah. Tidak disangka-sangka, di tengah ketenangan dan kedamaian (sementara) di penghujung hiruk pikuk pilpres yang baru lewat, ternyata sudah dicemari serbuan tujuh situs portal berita palsu. Situs-situs tersebut adalah: liputan6.com, detik.com, tempo.co, antaranews.com, tribunnews.com, inilah.com dan kompas.com.

Ketujuhnya tinggal ditambah – – news.com saja, misalnya: kompas.com – – news.com; dan isinya bisa diduga, sementara diperkirakan terkait dengan calon presiden tertentu yang sangat tidak bisa menerima proses dan hasil pemilihan presiden 2014 kali ini. Bisa jadi Sang Calon Presiden tidak terkait sama sekali, bisa jadi ini semua adalah ulah para pendukung fanatiknya yang membabibuta, namun yang jelas, situasi ini sudah tidak sehat dan tidak kondusif dalam perpolitikan nasional Indonesia.

Semua berita dari semua situs portal berita palsu tersebut sangat subjektif dan sangat berpihak kepada pihak yang tidak diuntungkan dengan hasil dan situasi pilpres kali ini.

Berikut adalah screenshot dari beberapa situs portal berita palsu tersebut:

'Kompasdotcom - palsu'

‘Kompasdotcom – palsu’

'Liputan6 - palsu'

‘Liputan6 – palsu’

'Tribunnews - palsu'

‘Tribunnews – palsu’

'Detikdotcom - palsu'

‘Detikdotcom – palsu’

'Antaranews - Palsu'

‘Antaranews – Palsu’

Di semua situs portal berita palsu, bagian atasnya tertulis sama semua: “Your Stunning Daily News”. Dan cuplikan atau teaser berita di sebelah kanan di seluruh situs palsu sama semua. Malah di situs ‘kompasdotcom-palsu’ muncul iklan seronok. Kalau dicermati lebih jauh, di bagian bawah semua berita provokatif itu ada nomor halaman yang biasanya menunjukkan karena banyaknya berita (atau komentar) di satu halaman, dapat klik nomor halaman tersebut untuk membuka halaman selanjutnya. Silakan coba diklik salah satu nomor secara acak. Siap-siap untuk terkejut karena nomor berapapun yang diklik akan muncul template seperti ini:

Iklan seronok

Iklan seronok

'Template create own news'

‘Template create own news’

Dan di bagian “Source”, akan keluar pilihan situs portal berita yang dipalsukan. Sepertinya template ini adalah untuk memasukkan berita-berita sesuai “selera” atau sesuai “pesanan”.

Penelusuran lebih jauh dengan beberapa tools situs, didapat bahwa sebenarnya yang didaftarkan adalah domain ‘com – – news.com’ seperti dapat dilihat dari dua situs penelusuran domain dan informasi terkaitnya.

Penelusuran dengan betterwhois

Penelusuran dengan betterwhois

Penelusuran dengan domaintools

Penelusuran dengan domaintools

Domain ‘com – – news.com’ ini baru didaftarkan tanggal 2 Juli 2014, berlaku hanya satu tahun. Sepertinya pelajaran berharga dari situs ‘Quick Qount’ (PUSKAPTIS) yang menggunakan WordPress, kali ini menggunakan situs dengan domain berbayar. Dan sepertinya hosting termurah yang ada – karena ada ‘Domain Status: clientTransferProhibited’, dimana hosting yang lumayan tidak akan membatasi transfer ke hosting mana saja kapanpun. Tapi tetap saja entah karena terbatasnya waktu atau kemampuan yang terbatas, semua tampilan situs palsu sama persis (layout, font, warna, dsb) dan gaya penulisan yang sama di semua situs.

 

Masihkah petualangan dan manuver politik ini berlanjut? Sampai kapan?

 

 

About J C

I'm just another ordinary writer. Seorang penulis lepas dengan ketertarikan bidang: budaya, diversity, fotografi, ekonomi dan politik.

Arsip Artikel Website

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.