Petite Histoire Seputar Proklamasi

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

A LITTLE HELP FROM MY FRIENDS by THE BEATLES

KARENA sudah dijanjikan untuk merdeka, Ibu Fatmawati punya instinct emak-emak: bikin bendera Merah Putih. Suaminya seorang tokoh dan hampir pasti jadi pemimpin. Mau cari bahan kain bikin bendera sama susahnya mencari salib di Mekkah.

beatles

Bu Fat kemudian minta tolong sahabatnya seorang propagandis, Hitoshi Shimizu untuk mencarikan kain untuk bendera. Shimizu punya kenalan seorang penjaga gudang di Pintu Air (depan gedung bioskop ‘Capitol’ Pasar Baru). Dari gudang itu di dapat kain merah dan putih. Mungkin karena Pasar Baru banyak pedagang tekstil keturunan India, ‘agak mudah’ dapat sehelai kain.

Kain merah dan putih itu dibawa dan diantar oleh sahabat Shimizu ke Bu Fat. Namanya Chaerul Basri (ayah kandung Menteri Keuangan Chatib Basri dan kakak Asrul Sani). Basri adalah sahabat dekat Bu Fat yang dikenal di feri Bakuheuni-Merak, ketika Bu Fat berangkat menemui suami barunya. Cerita kain merah dan putih itu menjadi cerita heroik dan sakral bagi Indonesia. Kain itu menjadi bendera pusaka dan pernah dipertahankan mati-matian pada saat perjuangan oleh H. Mutahar (Bapak Paskibraka), sampai dia merobeknya menjadi dua bagian, demi menghindari pencarian Belanda yang ingin bendera itu dimusnahkan.

Sama bendera Merah Putih takut?

 

BABI KUNING

MEGAWATI masih duduk di bangku SD pernah “magang” jadi paskibraka pada HUT RI 1955. Ketika duduk di bangku kelas II Perguruan Cikini, baru menjadi paskibraka yang membawa bendera pusaka yang dijahit ibunya sendiri. HUT RI 1966 yang terakhir bagi Soekarno, dia memilih adik Megawati, Rachmawati sebagai paskibra pembawa bendera pusaka. Soeharto juga memilih cucunya untuk membawa bendera pusaka pada HUT RI 1990.

babikuning

Di Indonesia, sudah biasa seorang yang berkuasa akan leluasa memilih teman satu etnis, satu lulusan atau famili untuk bekerja di instansinya secara turun menurun. Di Pemda DKI terkenal sebutan “Babi Kuning”, karena kantor pelayanan ibukota itu didominasi suku BAtak, BIma dan KUNINGan (Babi Kuning). Sampai kini masih kental tiga suku itu menjadi anak buah Jokowi.

Baguslah rekruitmen seperti itu. Kalau korupsi teman-teman satu kampung sekantor bisa dipenjara. Di surga bisa bareng orgi berhubungan seks dengan bidadari sampai multi junub. Di neraka, teriaknya juga bareng-bareng.

Komunal.

 

BIG IN JAPAN by ALPHAVILLE

JANJI itu diucapakan di gedung Diet (gedung parlemen Jepang, bukan gedung tempat mengurusi berat badan) oleh PM Jepang Kuniaki Koiso pada 7 September 1944.

big in japan

Janjnya sederhana, akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia “di kemudian hari”. Tak jelas kapan. Bisa sekarang, tahun depan atau kapan saja. Bangsa Indonesia kenyang dengan janji. Berapa kali pemimpin dari tingkat nasional sampai RT berjanji ke warganya? Dari Soekarno sampai Joko Widodo bermandikan janji kepada kita. Golkar pabriknya janji, dari pemilu ke pemilu menebar janji dan tak ada yang teruwjud penuh. Kalau terwujud pasti tak ada reformasi. ‘kan?

Makan janji, ke WC pun buangnya janji…

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.