Happy Mid-Autumn Festival – Rumah Kelinci Istana Bulan

Henky Honggo

 

中秋節快樂

但願人長久 – 千里共嬋娟

 

chinese-mid-autumn-festival

Mid-autumn Festival – 中秋節

Pada hari Senin tanggal 8 September 2014 tepatnya adalah tanggal 15 bulan ke delapan menurut penanggalan lunar, masyarakat keturunan Tionghoa merayakan festival musim gugur dan menikmati kue bulan. Hidangan kue bulan ini biasanya digunakan untuk sembahyang bulan dan juga sebagai penganan hantaran untuk keluarga dan handai taulan.

Asal muasal perayaan ini menurut legenda mempunyai beberapa versi, salah satunya adalah kisah dewi kelinci giok 玉兔姑娘 (yù tù gū niáng) yang diutus oleh dewi bulan 嫦娥 (cháng é) untuk menyembuhkan rakyat di dunia fana yang terkena musibah penyakit.

 

Kisah Kelinci Giok – 玉兔故事

Dahulu kala di sebuah desa di negeri Tiongkok mewabah penyakit kolera atau 瘟疫蔓延 (wēn yì màn yán). Banyak sekali penduduk yang menderita penyakit ini, dan segala macam jenis tumbuhan obat-obatan tidak bisa menyembuhkan penyakit ini. Kondisi rakyat sangat memprihatinkan dan pasrah tidak bisa berbuat apa-apa. Terdengar kabar bahwa obat untuk menyembuhkan penyakit ini berasal dari kelinci giok yang tinggal di istana bulan (月宮 yuè gōng). Maka dari itu, seluruh penduduk desa beramai-ramai menyembahyangi bulan, untuk meminta dewi bulan membantu rakyat di seluruh desa. Pada hari sembahyang tersebut tepat pada tanggal 15 bulan ke delapan menurut penanggalan lunar.

Dewi bulan 嫦娥 (cháng é) sangat prihatin melihat kondisi seperti ini, sehingga mengutus dewi kelinci giok 玉兔姑娘 (yù tù gū niáng) turun ke dunia fana membantu rakyat desa tersebut yang terkena bencana penyakit kolera. Dewi kelinci giok kemudian menjelma sebagai seorang wanita cantik, berkunjung dari satu keluarga ke keluarga lainnya untuk menyembuhkan penyakit kolera ini dengan ramuan dewa (仙藥 xiān yào).

Perjalanan yang tak mengenal lelah ini dilakukan oleh dewi kelinci giok secara terus menerus, dengan tujuan supaya rakyat di desa yang terkena bencana penyakit dapat sembuh. Keluarga yang terkena penyakit kolera ini akhirnya dapat sembuh dan memberikan uang kepada dewi kelinci giok ini sebagai tanda terima kasih, namun semuanya ditolak oleh dewi kelinci giok.

Saat dewi kelinci giok ini hendak menyembuhkan keluarga yang terakhir, dewi kelinci giok kelelahan dan beristirahat di bawah pohon 大槐樹 (dà huái shù) sambil tertidur pulas. Rakyat di desa tersebut menjaga dewi kelinci giok yang tertidur, lama kelamaan di atas kepala dewi kelinci giok ini muncul dua telinga besar kelinci, ada seorang rakyat desa berteriak karena takut melihat telinga kelinci. Akibat dari teriakan tersebut dewi kelinci giok terbangun dan memegang kepalanya terdapat telinga kelinci.

Dewi kelinci giok pun meminta maaf kepada rakyat di desa tersebut. Akhirnya dewi kelinci giok mengakui bahwa dirinya adalah dewi kelinci giok dari bulan dan menjelma sebagai manusia untuk menyembuhkan rakyat desa yang terkena bencana. Setelah seluruh rakyat desa tahu, akhirnya dewi kelinci giok pun pamit dan kembali ke istana bulan.

mooncake

Maka sejak itu, untuk mengucapkan terima kasih kepada dewi kelinci giok ini, setiap tanggal 15 bulan ke delapan menurut penanggalan lunar, rakyat menyembahyangi bulan untuk menghormati dewi 嫦娥 (cháng é) dan dewi kelinci giok (玉兔姑娘 yù tù gū niáng ini). (henky honggo)

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *