Suzhou The Grand Canal – Heaven on Earth

Hennie Triana Oberst

 

Seorang guruku pernah mengatakan jika kita mengunjungi Shanghai, sempatkan juga ke Suzhou dan Hangzhou. Begitu meyakinkannya ia, maka aku bertekad, selama tinggal di Shanghai ini, akan aku usahakan menjenguk kota ini, walaupun sebentar.

“Di Langit ada Surga, di Bumi ada Suzhou dan Hangzhou”.

Shang you tian tang, xia you su hang上有天堂, 下有苏杭)

Ungkapan yang dikenal di Cina ini menggambarkan betapa indahnya kedua tempat tersebut, sehingga disejajarkan dengan indahnya Surga. Suzhou adalah salah satu kota kanal yang dikenal juga dengan sebutan “Oriental Venice”.

 

Foto 1: Map The Grand Canal

Foto 1: Map The Grand Canal

 

Perjalanan ke Suzhou dari rumah kami ditempuh hampir dua jam dengan mobil. Seorang kenalanku pernah mengatakan akan lebih baik jika jalan-jalan ke Suzhou dengan membawa kendaraan sendiri, jika tempat yang akan dikunjungi lebih dari satu lokasi.

Kami, dua keluarga dengan masing-masing satu anak berangkat dengan seorang supir. Sengaja berangkat tidak terlalu siang, pukul sembilan selesai sarapan, kami mulai perjalanan. Hari ini hari Minggu, semoga saja tempat yang akan dikunjungi belum terlalu padat. Dari referensi yang aku baca dan dengar, akan lebih menyenangkan jika kita ikut berperahu. Sepertinya lokasi untuk naik perahu ini ada di beberapa tempat.

 

Terbantu sekali oleh anak temanku yang bahasa Mandarinnya sangat bagus, karena ia sekolah di Beijing. Mengandalkan supir percuma saja, karena ia tidak bisa berbahasa Inggris, sementara kami, empat orang dewasanya sama payahnya, tidak bisa bahasa setempat.

 

Foto 2: Perahu

Foto 2: Perahu

Foto 3: Perahu

Foto 3: Perahu

Foto 4: Dermaga

Foto 4: Dermaga

Foto 5: Dermaga

Foto 5: Dermaga

 

The Grand Canal yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO ini adalah kanal terpanjang di dunia, terbentang dari Beijing ke Hangzhou sepanjang 1.776 kilometer. Bagian tertua dari kanal ini dibangun pada abad ke 5 SM (Sebelum Masehi).

 

Kami langsung ke loket pembelian tiket perahu. Biaya tiket CN¥ 100,- /orang. Kami langsung menuju dermaga dan menaiki ke perahu paling pinggir sebelah kiri, seperti yang telah ditunjuk. Perahu langsung berangkat. Girang rasanya, karena tidak ada penumpang lain, hanya kami berenam. Serasa memiliki perahu sendiri.

 

Foto 6: Jembatan

Foto 6: Jembatan

Foto 7: Jembatan

Foto 7: Jembatan

Foto 8: Jembatan

Foto 8: Jembatan

Foto 9: Rumah-rumah dan pemandangan di pinggir

Foto 9: Rumah-rumah dan pemandangan di pinggir

Foto 10: Rumah-rumah dan pemandangan di pinggir

Foto 10: Rumah-rumah dan pemandangan di pinggir

 

Di dalam perahu ada dua orang lelaki, yang satu adalah nakhoda kapal, yang satunya awak kapal yang sangat ramah. Ia mengurusi segala hal termasuk melepas dan menambatkan tali kapal. Ada seorang wanita yang duduk di bagian kiri depan perahu, yang sibuk dengan telepon selularnya. Belakangan aku tahu bahwa wanita ini tugasnya menghibur penumpang, dengan memainkan alat musik sambil bernyanyi.

Foto 11: Memancing

Foto 11: Memancing

Foto 12: Kapal nelayan

Foto 12: Kapal nelayan

 

Jika mengunjungi Suzhou sempatkanlah berwisata dengan perahu, durasinya 70 menit. Lumayan puas mengamati dan menikmati kehidupan di sepanjang pinggiran sungai. Selesai berperahu kami lanjutkan wisata menuju salah satu taman yang selalu direkomendasikan bagi pelancong. Sebelumnya kami sempatkan mencari rumah makan, karena tidak membawa bekal dari rumah. Untuk gampang dan menghindari padatnya pengunjung rumah makan di sekitar taman, kami berjalan menuju jalanan utama, dan memilih sajian fast food masakan Korea.

 

Foto 13: Menyanyi sambil bermain musik

Foto 13: Menyanyi sambil bermain musik

Foto 14: Suzhou

Foto 14: Suzhou

 

 

 

Shanghai, 20140914

 

 

 

Suzhou The Grand Canal

No. 789 Panxu Road, Canglang District, Suzhou, Jiangsu Province

Jam buka: 09:00 – 17:00 / 19:30 – 20:45

Tiket: CN¥ 100,- / orang

 

 

(Rujukan: wikipedia.org)

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.