Indonesia Kaya?

Agus Benzaenuri

 

Pepatah yang mengatakan Indonesia Kaya itu sesat!

Kenapa? Indonesia seharusnya berani mengakui dirinya sebagai nasion yang masih miskin untuk menyejahterakan penduduknya. Sebuah kemiskinan atau kekayaan ada batasnya, ada pembeda dan ada jaraknya. Menurut batasan pemerintah orang dianggap miskin adalah jika memiliki penghasilan Rp 302.735 per kapita per bulan. Sedangkan menurut standar bank dunia adalah yang berpenghasilan US$ 2 perhari per kapita dan internasional US$ 1,25.

Adapun beberapa lembaga global bahkan membatasi garis kemiskinan dengan batasan konsumsi kalori per kapita per hari. Jika didasarkan dengan standar batasan pemerintah, tentu negara lain akan kelihatan sangat kaya dan angka kemiskinan di Indonesia rendah. Namun, jika memakai strandar Bank Dunia maka angka kemiskinan di Indonesia relatif lebih tinggi dan terlihat negara miskin.

indonesia

Dengan standar bank dunia US$ 1,5 per kapita per hari maka tiap keluarga yang berisi 5 orang harus berpenghasilan Rp 2,25 juta. Dus, akan banyak keluarga miskin karena banyak di daerah yang setiap keluarga pendapatan perbulan kurang dari Rp 2,25 juta. Seharusnya Pemerintah berani miskinkan negara untuk meningkatkan taraf hidupnya.

Implikasi dari hal tersebut dan yang telah dilakukan beberapa negara adalah dengan menciptakan nilai tambah pada komponen produk domestik bruto untuk memepercepat pertumbuhan sehingga pendapatan naik dan keluarga miskin berkurang.

Ini akan dibahas dalam artikel lanjutan. Kembali ke permasalahan kemiskinan.

Kami melihat, bahwa terlihat miskin untuk menjadi sejahtera adalah harga yang harus dibayar.

Namun, jangan lupa tujuan negara salah satunya adalah memajukan kesejahteraan umum. Sejahtera tidak harus kaya namun setidaknya kebutuhan dasar terpenuhi.

Kebutuhan dasar seperti jaminan pendidikan, kesehatan dan penghidupan yang layak yang harus difasilitasi pemerintah. Di fasilitasi bukan diberikan atau dibayar dalam bentuk tunai.

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.