Surat Kelimabelas dari Desa

Angela Januarti Kwee

 

Dear David,

Bagaimana kabarmu di sana? Aku rindu sekali ingin bercerita lagi. Aku sedang bahagia melewati beberapa hari ini dengan sangat indah. Belum lama ini, aku mulai bergabung dengan kelompok paduan suara Tonia Araceli. Aku senang bisa berkenalan dengan orang baru dan menambah teman. Lebih lagi, aku belajar membaca not lagu dan semakin semangat melayani Tuhan dengan talenta yang Ia berikan. Aku jadi teringat perkataan seseorang padaku “Lakukan apa yang menurutmu baik ….” Ketika mendapati kalimat ini aku sadar bahwa Ia sangat mendukung setiap kegiatan positif yang kulakukan.

Minggu lalu, Tonia diminta untuk bertugas dalam misa Minggu di Gua Maria-Kelam. Empat orang teman mendapatkan tugas membawakan bacaan, doa umat dan mazmur. Aku sendiri ikut dalam koor.

Kami berangkat dari Sintang pukul setengah delapan pagi secara rombongan. Berangkat ramai-ramai seperti ini sangat menyenangkan loh, David. Aku sangat menikmatinya. Setibanya di sana, lokasi Wisata Rohani di mana Gua Maria berada terlihat ramai. Selain karena hari Minggu, bulan ini juga bertepatan dengan Bulan Maria. Ada banyak orang datang untuk berziarah. Aku melampirkan beberapa gambar agar David bisa membayangkan suasananya.

(Jalan masuk menuju Wisata Rohani)

(Jalan masuk menuju Wisata Rohani)

(Suasana pagi di kawasan Wisata Rohani)

(Suasana pagi di kawasan Wisata Rohani)

(Berjalan kaki menuju Gua Maria dari area parkir kendaraan)

(Berjalan kaki menuju Gua Maria dari area parkir kendaraan)

(Bila baru pertama kali berkunjung, kita bisa melihat tanda yang menunjukkan lokasi Gua Maria dan Jalan Salib)

(Bila baru pertama kali berkunjung, kita bisa melihat tanda yang menunjukkan lokasi Gua Maria dan Jalan Salib)

Rencana awal, misa akan dimulai pukul 09.00 Wib. Ketika kami akan memasuki lokasi Gua Maria, ternyata misa sebelumnya masih berlangsung. Seraya menunggu, kami memilih bersantai di warung untuk sarapan dan berbincang.

surat-kelimabelas (5)

Sebelum misa dimulai, pastor meminta seorang di antara kami untuk mengajak para umat berdoa Rosario bersama. Dua orang abang meminta aku melakukannya. David pasti tahu bahwa aku tidak akan menolaknya. Meski tanpa persiapan, aku melakukan ini sebagai ungkapan kecil untuk melayani Tuhan. Puji Tuhan, semua yang kami lakukan berlangsung lancar termasuk koor, bacaan, doa umat dan mazmur.

Usai misa, setiap pengunjung berkesempatan berdoa di Gua Maria, menyalakan lilin dan menyampaikan wujud doa secara pribadi kepada Bunda Maria. Aku dan beberapa teman juga melakukannya. Tidak lupa, aku pun mendoakanmu, David.

surat-kelimabelas (7) surat-kelimabelas (8)

Intinya hari minggu itu menggembirakan sekali bersama teman-teman Tonia. Kami menghabiskan waktu bersama selama beberapa jam dan bercerita banyak hal yang membuat tertawa. Semoga kamu pun merasakan kegembiraan ini dari jauh ya, David.

Sudah dulu ya. Lain waktu aku akan mengirim surat lagi.

 

Salam sayang dan rinduku,

Mawar

surat-kelimabelas (9)

 

 

About Angela Januarti Kwee

Tinggal di Sintang, Kalimantan Barat. Bersahaja namun sangat dalam memaknai kehidupan. Banyak sekali kegiatan yang berkenaan dengan kemanusiaan, kebhinnekaan dan wujud Indonesia yang plural. Menembus batas benua dan samudra membagikan cerita kesehariannya melalui BALTYRA.com

My Facebook Arsip Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.