No Bra Day – Dulu di Bali toko kutang tak laku, ini jawaban orang Amerika

Prabu

 

Sebuah studi yang dipimpin Sidney Ross Singer dan Soma Grismaijer membuktikan bahwa memakai bra terus-menerus justru dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Mereka yang mengenakan bra 24 jam sehari berpotensi ngidap kanker payudara 113 kali lebih besar daripada mereka yang memakai bra kurang dari 12 jam sehari. Dugaan ini berkaitan dengan tekanan dari bra terhadap payudara yang bisa menghambat ‘arus’ getah bening, sehingga racun menumpuk dan tak bisa keluar.

Survey selenjutnya menjelaskan, kebiasaan memakai bra (aku lebih suka menyebut kutang), justru bisa meningkatkan resiko payudara melorot. Salah satu alasan adalah karena ligamen payudara (sama seperti ligamen bagian tubuh lain) berhenti tumbuh ketika tidak difungsikan. Paham dengan maksud ligamen payudara? Intinya begini, seluruh anggota tubuh jika tidak digunakan dengan semestinya maka akan mengalami disfungi. Artinya resiko payudara melorot makin besar, ketika payudara yang setiap hari dibungkus kutang, mendadak tanpa kutang karena ligamen ‘lumpuh’ dan tak mampu menopang payudara.

Dengan paham demikian, maka tiada keliru jika tempo doeloe perempuan Bali berbusana tanpa kutang.

Gambar 1

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 2

Sayangnya kesadaran hidup tanpa kutang telat dipahami publik Amerika Serikat. Sehingga pada bulan Oktober yang baru lewat mereka bikin gerakan “No Bra Day”. Perayaan Hari Tanpa Kutang awalnya adalah sebuah acara inovatif tahunan Bulan Kesadaran Kanker Payudara (Breast Cancer Awareness Month), juga disebut di Amerika sebagai National Breast Cancer Awareness Month (NBCAM). No Bra Day merupakan ajang kampanye kesehatan internasional tahunan yang diselenggarakan oleh badan amal kanker payudara setiap 13 Oktober, acara ini digunakan untuk mengumpulkan dana bagi penelitian, pencegahan, diagnosis, pengobatan dan penyembuhan kanker payudara. Kampanye ini juga menawarkan informasi dan dukungan bagi mereka yang terkena kanker payudara.

Intinya, meski tanpa kutang dapat mencegah kanker payudara. Namun disarankan jangan mencobanya berjalan tanpa kutang di tengah keramaian. Tetap berbahaya!

Gambar 3

Gambar 3

 

*Bagi yang kurang puas dengan foto-foto di atas, silaken masuk “bali tempo dulu” di mesin pencari.

 

 

About Prabu

Sosok misterius yang sejak kemunculannya tidak banyak orang yang mengenalnya. Walaupun misterius, sosok satu ini sekaligus ramah dan sangat terbuka pertemanannya. Sang Prabu dan Permaisuri sering blusukan menyapa kawula BALTYRA.com dan menggebrak dunia, kebanyakan dengan coretan karikaturnya sekaligus artikel-artikelnya yang bernas, tajam dan berani.

My Facebook Arsip Artikel

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *