Suerrrrrrr…rumput tetangga memang lebih hijau

Jeng Margi

 

Kenalanku, Ina (bukan nama sebenarnya) adalah sosok yang ideal.  Bagaimana tidak? Ina adalah wanita karier, istri, dan juga ibu. Ia alumnus PT favorit di kotaku. Ia sosok yang fashionable, taat beribadah, tak lupa Puasa Senin Kamis. Bisa dikatakan hubungan vertikal, horizontal Ina mampu seiring sejalan.

Koleksi bajunya unlimited. Ibarat ada acara dadakan, Ina tak pusing dengan namanya dress code. Semua ia sudah punya mulai dari tas, sepatu, baju sudah disesuaikan dengan event-nya. Suaminyapun demikian, punya karir moncer di kantornya. Anak-anaknya? Tumbuh menjadi anak-anak yang manis dan patuh pada ortu. Kini kedua anaknyapun  sedang menuntut ilmu di sekolah paling favorit di kotaku juga. Dari situ terlihat jelas, Ina tidak mementingkan diri sendiri. Ia begitu take care dengan keluarganya.

Melihat dan mengenal langsung Ina, tak pernah terlihat gurat kesedihan di wajahnya. Kantongnya selalu penuh. Everyday is a beautiful day, itulah Ina. Di saat orang lain masih sibuk berhitung dengan kondisi sosial ekonominya, Ina malah sudah melewati fase itu bertahun yang lalu. Ia sudah dalam taraf kebebasan ekonomi, kebebasan secara finansial.

Ina memang pintar membagi waktu. Ia tak melupakan pendidikan anaknya. Di saat kerja ya kerja, di saat family time, ia habiskan dengan keluarganya berkuliner,  ke mall, nonton film, ke toko buku, berenang, beli baju dan bukan hanya melulu tidur-tiduran di rumah.

Asal tau saja, sekedar untuk berenangpun, Ina ogah di kolam renang umum tapi doi sudah menjadi member renang di salah satu hotel berbintang di kotaku. So, saban weekend ia sudah pasti kecipak-kecipuk di swimming pool hotel yang super nyaman, lega dan lengang tidak hiruk pikuk, sambil sesekali request orange juice.

Aku merasa, orang seperti Ina bisa terhindar jauh dari stress. Karena every weekend, ia mampu bersenang-senang. Bahkan setiap libur sekolah anak-anaknya, jangan harap bisa bertemu Ina di rumahnya. Ia sudah pasti berada di kota lain buat berlibur.  Praktis setahun minimal 2 kali Ina family holliday. Menurut Ina, ibarat Hp, baterai kuwi harus sering-sering di’charge ben awet, ben iso dinggo berkomunikasi.

Bersamanya, acap aku melayangkan “joke” padanya. ” Ina, dirimu kuwi beruntung banget lho, urip sepisan, seneng terus, ora ono susahe”, kataku. Jawaban Ina, sungguh di luar dugaan. Begini katanya “Sing happy-happy, sing aku share, sing unhappy, aku simpan sendiri, mbak”. Coba sing unhappy kuwi apa jal..? Suaminya saja setia, gemati, anak-anaknya sehat dan cerdas. Ibaratnya Ina menginginkan sesuatu di pagi hari, sore ia sudah mendapatkannya.

rumput-tetangga-lebih-hijau

Rumput tetangga memang ijo royo-royo, sepertinya cocok disematkan untuk kehidupan Ina dan keluarganya ini. Dan Urip kuwi sawang sinawang? Hmmmmm…rasanya hanya berlaku bagi segelintir orang. Aku tak melihatnya pada sosok Ina, bener ….rumputnya memang sungguh ijo royo-royo, tak ada yang dikamuflase. Apa adanya. Bukan ada apanya. Wkwkwkwkwk…

Ina…..Ina…, memang engkau adalah deretan wanita yang beruntung….yang aku kenal…

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.