Mput Must Be Crazy (2): Fast and Furious Girl

Yang Mulia Enief Adhara

 

Hari ini aku janjian sama Putri agak sore, sekitar jam 3.00 Pm. Tadinya sih mau pagi-pagi tapi karena suatu hal akhirnya sore kita janjian di Royal Plaza. Rencananya dari Royal Plaza, Putri alias Puput alias Mput yang akan bawa motor, secara dia ada SIM dan aku gak ada. Mau kemana, berbuat apa??? Kita mau ke Hutan Mangrove di kawasan Wonorejo Rungkut.

Puput kalo duduk di kursi asli kadang menyek-menyek saat diingatkan kisah kelahirannya yang terjadi di atas becak di dekat BG Junction. Tapi saat dia di atas motor, wuih mantab, kesan menyek-menyek itu berubah total. Ini cewek emang banyak kejutannya. Dia beneran menguasai motor dengan baik, walau kencang dia ada perhitungan. Kita meluncur menuju Hutan Mangrove dengan diselingi ngobrol. Kebayang kan ngobrol di atas motor yang kencang, ngemeng di balik helm, wuiiihhh romantis sekale! Sumpah roaming.

Setiba di Hutan Mangrove sudah jam 4.45 Pm, kita sempat over time di Royal, gara-gara si Mbul (ribut nitip stocking warna pink dan gak dapet) nah sekedar masukan nih, Hutan Mangrove lebih pas dikunjungi antara jam 3.30 Pm-5.00 Pm. Selain panas sudah mereda, nyamuk pun belumlah menggila.

fast-n-furious-girl (1)

Di suasana setelah jam 5.00 Pm, entu nyamuk sadissss! Percaya gak kalo aku bilang jutaan? So unbelievable! Aku dirubung mulai tangan, kaki juga muka. Aku lupa bawa lotion anti nyamuk. Tanya aja sama Puput gimana nyamuknya. I don’t know why para nyamuk di manapun selalu suka sama aku, selalu aku nomer satu yang dirubungin.

Kita menelusuri deck kayu sekaligus jembatan panjang yang nampak sedang dikembangkan lagi, aku jelas sambil foto-foto. Puput sibuk selfie juga groovy. Suasana sebenernya asik tapi ya gitu, aku memang selalu jadi sasaran nyamuk, hasil gigitannya tuh berasa rada panas.

fast-n-furious-girl (2) fast-n-furious-girl (3) fast-n-furious-girl (4) fast-n-furious-girl (5)

Akhirnya kita memutuskan pulang, di parkiran motor saat jam 5.35 Pm sudah nampak gelap dan nyamuknya jutaan, ini bukan lebay, monggo silahkan coba sendiri kalo gak percaya. Musim panas membuat air surut dan lumpur semi becek itu jadi ajang nyamuk berkembang biak. Mungkin aku kualat lantaran sempat motret kucing kawin sampe entu kucing gagal orgasme alias kentang. Mau tak pasang fotonya tapi gak sopan sih jadi tak ceritain aja, atau liat aja di album Mangrove Killing Me.

Dari Hutan Mangrove kita sempet tuh mampir ke Pengerajin Batik Surabaya aka Batik Mangrove. Tapi ternyata dah tutup dan nampak seperti rumah biasa, bukan sebuah gallery atau sanggar. But aku masih penasaran, and I’ll be back! (Piye Put? Get ready for this?)

Pulang? Capek? Lemes? Hahahaha sori dori, kita bukan type itu, Puput ini officially salah satu partner blusukan favorite-ku, siap tempur, anti rewel dan nggak percuma kalo dia selalu merasa sebagai salah satu pentolan di Power Puff Girl, si Orange Blossom. Kita memutuskan makan, hari ini aku mau membuktikan ke Emput kalo aku bisa makan malam. Tujuan kita Bebek Item dan Krengsengan di Jalan Klampis Ngasem.

Seperti pernah aku ceritain, Bebek Item ini banyak di-claim di beberapa lokasi. Tapi yang di sinilah yang asli dan ini pantas dimasukkan list wisata kuliner.

Seporsi bebek hitam, lalapan, nasi, krengsengan (serpihan tulang dan daging yang dimasak) dihidangkan dengan sambal ulek kasar dengan dua cabai rawit merah utuh. Sambal ini mantab, sambal macan! Harga IDR 15.000 sudah 3W deh Wurah, Wenak, Wareg (maksa!)

fast-n-furious-girl (6)

Dalam kasus ini aku nambah seporsi nasi. Ini gara-gara aku diajak Mput ngobrol, jadinya ‘lupa’ udah makan nasi sepiring wkwkwkwkw. Puput ini gadis yang cekatan, mandiri dan dia cepat tanggap akan situasi. Keluarga yang ramah dan welcome nampak sangat tergambar. Di balik kehidupan memang ada kisah yang panjang, memang semua sikap ada alasannya. City around, walking around bersama Puput sangat penuh warna, dia mampu enjoy di segala situasi. Bahkan saat aku diserbu nyamuk dengan sadis, dia tetep selfie, malah merintah aku ikutan foto, so enjoy deh! (Ngakak sambil pesen 1 porsi lagi)

Dari Bebek Item kita meluncur menuju Taman Bungkul. Suasana ramai dan heboh memang sudah menjadi ciri khas Taman Bungkul. Ibarat habis hujan pun entah bagaimana taman ini kembali penuh, nggak ada matinya. Kita menjelajah sambil ngobrol dan Puput tiba-tiba membeli Brondong yang dijajakan seorang Ibu. Heyy ho! Ini bukan brondonk yang ada daging dan darahnya, ini beneran makanan.

fast-n-furious-girl (7)

Brondong bukan terbuat dari jagung tapi Jajanan dari shorgum. Shorgum ini sejenis tumbuhan memang mirip jagung. Wujudnya kecil-kecil ya mirip brondong jagung tapi jauh lebih kecil. Jadi penyajiannya adalah dicampur dengan kelapa parut lalu ditaburi gula pasir dan garam dan diaduk jadi satu. Rasanya gurih dan unik, yakin deh enak. Beli IDR 2000 dapatnya tuh lumayan. Penjualnya datang dari Lumajang naik kereta, seperti itu di setiap harinya.

fast-n-furious-girl (8)

Lalu tak lama kita melihat Pecel Semanggi. Ini sebenernya udah mulai langka walau masih eksis. Aku tanpa ragu mencoba. Jadi penyajiannya seperti umumnya pecel, sayuran direbus sesaat. Daun semanggi ini mirip bayam kalau direbus ya? Menurutku lho, rasanya memang agak ‘asing’ tapi ya enak sih. Mirip daun ubi? Maybe. Bumbunya juga beda, I mean tekstur rasanya karena ditambahkan ubi yang dihaluskan gitu deh. Disajikan dengan kerupuk beras yang besar, ohhh enaknya.

fast-n-furious-girl (9) fast-n-furious-girl (10)

Nah itu suasana jajanan di Taman Bungkul tentu selain tempat makan andalan seperti Rawon Kalkulator dan Mie Neraka yang dah sering tak bahas. Malam kian larut, that’s it for today, yuk markipul! Dan jangan sedih, kita sempet bingung nyari motor di parkiran yang ternyata dipindah sama penjaganya (yang ternyata yo gak apal) kampreeet! It takes time hanya demi nyari motor itu di mana. Malah aku nyaris tancap gas lupa sama helm yang ditumpangin di atas motor orang.

Sambil ngebut pulang, aku mikir, “Mput Must Be Crazy”, entu cewek jagoan juga di atas motor, ahh thank God I found her, aku banyak belajar dari dia akan artinya menikmati hidup.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.