Ich Bin Ein BERLINER

Hennie Triana Oberst

 

Dalam bahasa Jerman penyebutan orang dari suatu tempat, seperti negara atau kota memakai imbuhan “er“. Dalam membedakan jenis kelamin, “er“ untuk lelaki dan “erin“ untuk wanita.

Contohnya:

Orang Indonesia = “Indonesier” (maskulin); “Indonesierin ”(feminin).

Orang dari kota Paris disebut “Pariser“ (maskulin); “Pariserin“ (feminin).

Perlu diketahui juga ada arti lain dari kata  Pariser, yaitu kondom.

 

Seperti biasanya, selalu ada pengecualian, contohnya,

Orang Jerman = “Deutscher” (maskulin), dan “Deutsche” (feminin).

 

Berliner adalah sebutan untuk orang yang tinggal atau berasal dari kota Berlin (ibukota negara Jerman), tetapi ada juga sejenis makanan yang di sebut “Berliner“.

Makanan sejenis donat yang berbentuk bulat, dengan taburan gula tepung dengan selai buah di dalamnya, umumnya berisi selai raspberry (frambos) atau stroberi. Berliner dikenal juga dengan nama Pfannkuchen atau Krapfen.

berliner

Di kota Berlin sendiri, makanan ini dinamakan Pfannkuchen, kue yang dimasak dengan minyak di penggorengan. (Pfanne = wajan, panci; Kuchen= kue).  Pada masa Karneval (pra Paskah) seperti saat ini, Berliner merupakan salah satu makanan yang cukup digemari, dan banyak ditemukan dijual di pasaran.

Kali ini kuenya aku beli (memang belum pernah nyoba bikin), kebetulan ada beberapa toko roti Jerman di Shanghai, jadi tidak terlalu sulit untuk mendapatkannya. Bagi yang ingin membuat sendiri, bisa dicoba resep ini.

Bahan;

4 kuning telur

60 g butter

60 g gula pasir

500 g tepung terigu

30 g ragi

¼ L susu

Garam secukupnya

Minyak goreng

Gula tepung

Selai buah

 

Cara membuat:

Kocok kuning telur dengan butter dan gula pasir hingga tercampur rata.

Masukkan tepung terigu, susu, garam dan ragi. Aduk rata hingga terbentuk adonan.

Biarkan 30 menit di tempat yang hangat, ditutup dengan serbet.

Bentuk adonan bulat dengan tangan. Tutup dengan serbet, biarkan selama 20 menit.

Goreng adonan bagian atas dan bawah dengan menggunakan minyak goreng yang banyak. Sehingga adonan terapung, tidak berada di dasar penggorengan.

Angkat dan tiriskan.

Isi adonan dengan selai.

Taburi atasnya dengan gula tepung.

 

Selamat mencoba!!!

 

Day3  #5dayfoodchallenge

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.