MAULTASCHE, Menu Daging yang Tersembunyi

Hennie Triana Oberst – Shanghai

 

Maultasche adalah salah satu makanan dari daerah Swabia, di mana aku menetap. Daerah ini terletak di negara bagian Baden-Württemberg (ibukotanya adalah Stuttgart).

Kisah yang cukup dikenal di masyarakat mengenai asal muasal makanan ini, adalah kisah pada sekitar abad ke 17 dulu. Pada masa berpuasa menjelang Paskah, seorang Biarawan dari kota Maulbronn menerima daging dalam jumlah yang sangat banyak. Maka untuk menghidangkan makanan tanpa daging, dicincanglah daging tersebut hingga halus, dicampur spinach dan bumbu. Kemudian campuran daging tersebut dibungkus dalam lembaran adonan pasta. Makanan ini kemudian dikenal dengan nama “Maulbronn Nudeltasche“, dan disingkat menjadi “Maultasche“.

Maultasche bentuknya segi empat, mirip-miriplah dengan bentuk martabak mini kalau di Indonesia. Sekarang ini sudah beragam jenis Maultasche yang disajikan di restoran maupun yang tersedia di pasaran, jenis daging isiannya juga bermacam-macam, ada juga yang khusus untuk vegetaris. Penyajiannya juga beragam, tetapi yang sangat umum adalah disajikan seperti sup.

Kebetulan, aku punya persediaan Maultasche, dan karena seharian ini hujan, jadi malas mau pergi belanja. Maultasche bisa aku olah untuk menu makan malam nanti. Maultasche ini bukan bikinanku, tetapi jika ingin mencoba membuat sendiri, berikut ini resepnya.

Bahan kulit:

375 g tepung terigu

3 butir telur

2 sdm minyak goreng

3 sdm air

¼ sdt garam

(Campur semua bahan, uleni. Biarkan 30 menit.)

***Bisa juga membeli lembaran adonan pasta yang sudah jadi

 

Bahan isi:

1 butir telur

50 g spinach, bisa diganti bayam

10 batang peterseli (iris)

5 batang Schnittlauch**, atau bisa diganti 2 batang daun bawang, (iris)

200g daging giling

30g tepung panir

¼sdt teh bubuk pala

½ sdt Lada

Garam secukupnya

(Cincang spinach. Campur semua bahan, aduk hingga tercampur rata)

 

Cara membuat:

Ambil adonan kira-kira untuk membentuk lembaran 10x10cm, giling hingga tipis.

Letakkan di tengahnya bahan isi.

Lipat seperti membuat amplop surat. Rekatkan dengan air.

Ukuran Maultasche kira-kira bentuk kuadrat 5x5cm, atau bisa juga persegi 5x7cm. Besar kecilnya bisa dibuat sesuai selera.

Ulangi hingga adonan habis.

Masak  hingga mendidih air kaldu (bisa kaldu yang sudah jadi atau membuat sendiri), tambahkan garam, bubuk pala dan lada secukupnya.

Masukkan Maultasche, masak hingga matang, sekitar 12 – 15 menit.

maultasche

Penyajian:

1. Sajikan dengan kuah kaldu dan taburan irisan peterseli, Schnittlauch dan bawang goreng jika suka.

2. Penyajian bisa juga digoreng. Maultasche dimasak (tidak perlu dengan air kaldu) hingga matang. Tiriskan. Kemudian goreng dengan margarin hingga kecoklatan.

Sajikan dengan taburan bawang goreng, Peterseli dan Schnittlauch.

 

Penyajian lainnya bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

 

Selamat mencoba!!!

 

Shanghai 29.Jan.2015

 

Catatan:

**Schnittlauch: bentuknya mirip bawang batak (Lokio), tapi rasa dan aromanya berbeda.

***Tasche: kantongan, tas

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *