Blusukanku (3)

Ariffani

 

Artikel sebelumnya:

Blusukanku (1)

Blusukanku (2)

 

Setelah personel telah lengkap. Kami menuju gang Gloria, tempatnya di depan Petak 9, aku kira jauh ternyata sangat dekat. Sebelumnya Bu Tiwi sudah cakap nak mau mencoba sup Pi Oh, aku yang dengar kata makanan dengan nama aneh langsung excited banget. Masuk ke gang Gloria kami sudah disuguhi penglihatan para penjual makanan yang menggoda iman.

Di gang ini juga ada kopi Es Takkie yang terkenal itu. Aku sempat naksir dengan bakmi yang dijual di kedai tersebut, tetapi dari cerita-cerita sebelumnya yang aku baca, makanan yang dijual tidak dapat saya konsumsi. Hehehehe… tetapi toh terobati dengan semangkuk sup Pi Oh dan sepiring nasi Hainan bebek ayam peking pesanan Ms.Huang. saat di Tak Kie aku dan Ms.Huang memesan es kopi. Mamah dan bu Tiwi memesan es susu kopi. Harga es kopi ini sekarang sudah jadi 14ribu rupiah, es kopi susu 15 ribu rupiah dan sup Pi OH 40ribu rupiah. Aku sendiri sangat menikmati es kopi tersebut. Secara aku suka minum kopi, dan ini memang enak sekali.

Om Kasir Kopi Takkie

Om Kasir Kopi Takkie

Di Kopi Takkie

Di Kopi Takkie

Makan yaaa...

Makan yaaa…

Makan yaaa...

Makan yaaa…

Nasi Hainam Bebek Panggang

Nasi Hainam Bebek Panggang

Penampakan Sup Pi Oh

Penampakan Sup Pi Oh

Yang jualan kece ya...

Yang jualan kece ya…

Selepas nangkring di kedai tersebut, kami lanjut jalan menyusuri gang tersebut, banyak sekali penjual makanan, bagi pecinta kuliner pasti suka bingit. Tetapi hati-hati ya, bagi sebagian orang tidak dapat menikmati makanan di sana karena kandungannya. Aku saja sempat tertipu dengan Sekba. Aku kira isi jeroan sapi atau kambing, ternyata itu jeroan babi. Mungkin kalo dari bahan lain aku juga mau makan. Haahahahaha…sempat pulak aku dan bu Tiwi menengok panci sekba, kami berpendapat sama. Mengundang selera…

blusukan5 (8) blusukan5 (9)

Bukan obat manusia

Bukan obat manusia

Dan sampailah kami di depan Toko KAWI. Yang khas adalah ham potong khas Bali. Dan Om yang memang spesialis pemotongan daging hamnya juga dengan sukarela untuk unjuk gigi di depan kami.

Si Oom ahli potong daging

Si Oom ahli potong daging

Di toko itu juga banyak dijual bahan makanan oriental asia, harganya lumayan, tidak mahal, sesuailah!! Aku membeli kuaci semangka, coklat suzanna, dan sekoteng anggur (dan sekoteng anggur ini enak sekali!!). Ms. Huang juga sempat membeli beberapa barang di sana.

blusukan6 (2) blusukan6 (3)

Buah tangan

Buah tangan

Keluar dari toko Kawi, kami mampir di foodcourt yang ada di depannya, Bu Tiwi memesan semangkuk kari ayam dan kari daging sapi,namanya KARI “LAM”, karinya asli enak. Terutama daging sapinya. Empuuukkk bangettt!!! Ms. Huang memesan tekwan kebetulan sekali si Tante penjual tekwan sedang tidak menyediakan spare tekwan, maka kami mendapat pertunjukan dari Tante membuat tekwan.

Foodcourt depan Toko Kawi

Foodcourt depan Toko Kawi

Kari sapi dan kari ayam

Kari sapi dan kari ayam

Tekwan olahan Tante

Tekwan olahan Tante

blusukan6 (8) blusukan6 (9)

Foodcourt depan Toko Kawi

Foodcourt depan Toko Kawi

Makan lagi

Makan lagi

Makan lagi dan lagi

Makan lagi dan lagi

Puas icip-icip, kami melanjutkan perjalanan, menuju Kota Tua dari Ps. Glodok ke Kota Tua ternyata dekat sekali, sepanjang jalan Pintu Besar Selatan dipenuhi ruko dan gedung-gedung tua, sebagian masih ditempati tetapi sebagian banyak yang kosong bahkan rusak. Di trotoar juga dipenuhi penjual batu akik, yang ini lagi demam di Indonesia. Terus juga ada pelukis jalanan. Di salah satu dinding ada 1 mural yang oke punya. Aku dan mamah langsung berpose.

Batu akik

Batu akik

Dikerjain Bu Tiwi

Dikerjain Bu Tiwi

Feeling like an angel

Feeling like an angel

Feeling like an angel

Feeling like an angel

blusukan7 (5) blusukan7 (6) blusukan7 (7)

Perjalanan dilanjutkan menuju ke arah Kota Tua, mampir sebentar ke museum Bank Mandiri. Untuk masuk ke Bank Mandiri dikenai pajak 5000 rupiah. Tetapi jika anda memiliki kartu kredit atau ATM, yang penting nasabah Mandiri. Maka masuknya Gratis!!

Antri loket

Antri loket

blusukan7 (9) blusukan7 (10) blusukan7 (11) blusukan7 (12)

Buku besar dan asli besar

Buku besar dan asli besar

blusukan7 (14) blusukan7 (15) blusukan7 (16) blusukan7 (17) blusukan7 (18)

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *