Kemarau dan Penghujan

Fire – Yogyakarta

 

Beberapa bulan lalu saat masih musim kemarau, kami bermaksud pergi ke taman buah di daerah sekitar Jogja.

Karena bukan sedang musim panen buah, jadinya nggak banyak yang bisa kita lakukan selain menikmati angin sepoi-sepoi di perbukitan. Sempat berujar, “Lho, katanya taman buah kok nggak ada buahnya ya ….” Mungkin dulu waktu lihat tayangannya taman buah di tipi kan lagi panen buah, hiks …

Berikut sejumlah pemandangan yang diperoleh selama perjalanan dan ketika di taman buah.

K1 K2 K3 K4 K5 K6 K7 K8 K9 K10 K11 K12

Beberapa bulan berikutnya, masuklah ke musim penghujan. Kami sedang berkeliling mencari buah durian karena waktu itu sedang musim panen durian di sejumlah tempat sekitar Jogja. Berikut sejumlah pemandangan selama perjalanan.

K13 K14 K15 K16 K17 K18 K19 K20 K21 K22 K23

Dulu waktu SD, Pak Guru pernah mengajarkan cara menghapalkan kapan berlangsungnya musim kemarau dan musim penghujan. “HOA-PAO, hujan Oktober-April, panas April-Oktober”, begitu kata Pak Guru. Tapi sekarang sepertinya patokannya tak selalu demikian. Nggak mesti HOA-PAO, mungkin bisa saja HOA-HAO, atau POA-PAO. Kemarau datang tanpa sempat dijemput. Hujan berpulang enggan diantar.

Kadang bagaikan pungguk merindukan hujan, kemarau di seberang lautan tampak, hujan di pelupuk mata …. kebanjiran ….

Bukan kemarau dalam selimut, bukan hujan di daun talas. Kemarau sama dipikul, hujan sama dijinjing. Kemarau merindukan hujan. Hujan merindukan kemarau.

 

 

About Fire

Profile picture'nya menunjukkan kemisteriusannya sekaligus keseimbangannya dalam kehidupan. Misterius karena sejak dulu kala, tak ada seorang pun yang pernah bertatap muka (bisa-bisa bengep) ataupun berkomunikasi. Dengan tingkat kreativitas dan kekoplakannya yang tidak baen-baen dan tiada tara menggebrak dunia via BALTYRA dengan artikel-artikelnya yang sangat khas, tak ada duanya dan tidak bakalan ada penirunya.

Arsip Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.