Mudik 2014 – 2015 (8): Surabaya – Semarang

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO HARI SELASA . . .

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. yang sederhana ini….Kali ini, masih sebagian di Surabaya dan juga penerbangan ke Semarang. Jelas, saat kami di Surabaya, kami banyak mengalami hal-hal yang kami anggap indah,
karena banyak saudara dan kenalan yang ingin menyenangkan kami. Puji TUHAN . . . !!! Sering kami diundang makan malam oleh saudara…

surabaya-semarang01 surabaya-semarang02

Kadang oleh teman atau saudara…. dan kesempatan makan sate sapi kaki pendek… hahahahahaha….!!!

surabaya-semarang03 surabaya-semarang04

Hal ini yang bikin Dj. sampai sekarang masih suka tertawa, karena yang menawari Dj. seorang Muslim. Dia malah yang menganjurkan, kalau mau makan sapi kaki pendek, itu ada di sebelah sana…. Kadang kami juga makan makanan yang lain, jadi setiap malam selalu ada saja yang undang kami makan malam.

surabaya-semarang05 surabaya-semarang06 surabaya-semarang07

Asal anda jangan tanya Dj. itu semua apa….??? Karena Dj. pun tidak bertanya, kelihatan enak, ya santap saja… Kadang masih celingukan, ini makannya bagaimana….??? Setelah lihat sebelah kiri Dj…. Ooooo… hanya begitu… okaylah…..

Juga kejadian-kejadian lucu selalu ada saja yang kami alami….Contoh kecil saja….

Saat kami di pasar Atom Surabaya, selain memang Susi juga senang blusukan, untuk beli emping goreng, dimana di pasar Atom sangat terkenal. Kami juga sedikit berbelanja jajanan pasar, seperti kueh ku, lapis, onde-onde dan yang lainnya….Kemudian Susi melihat banyaknya toko emas, dimana memang dia bawa banyak emas yang tidak pernah dia pakai, baik kalung, gelang maupun cincin.

Kebetulan ada dia bawa di dalam tas nya, jadi dia berbisik ke Dj. bagaimana kalau kita jual emas dan uangnya untuk bentu saudara-saudara. Dj. setuju dan berbicara dengan keponakan Dj. yang mengantar…. Karena emas-emas tersebut memang hampir tidak pernah dia pakai. Setelah ketemu toko emas yang dia kenal, maka terjadilah obrolan tentang harga jual dan beli….

Setelah jelas, maka Dj. ngobrol dengan Susi, walau emasnya belum keluar dari tasnya….Kemudian kami ambil kesepakatan, karena harga emas saat itu sangat murah, atau sedang turun (anjlok). Maka Dj. katakan, mengapa jual, lebih baik kita beli saja, kebetulan Dj. lihat ada kalung yang bagus….Maka keponakan Dj. sedikit kaget dan bicara….
Oaalaaah Oom, mau beli emas saja, pakai uji yang punya toko…. boleh juga ideenya….. dia tertawa… Hahahahahaha….!!!

Dj. masih tidak ngeeeh apa yang dia maksud. Dia bilang, kalau Oom nanya harga beli, maka yang punya toko akan kasih harga mahal dan karena Oom bilang mau jual, maka dia kasih harga murah. Bahkan yang jual sempat bilang, memang harga emas sedang jatuh, jadi murah…. Hahahahahaha….!!! Jujur Dj. tidak mikir sejauh itu, hanya mikir saja… kalau harga turun, mengapa kita jual….?? Mending beli saja….Hanya Dj. pikir, tokh tidak mungkin toko akan rugi….

surabaya-semarang08 surabaya-semarang09

Okay…

surabaya-semarang10

Tak lupa, seperti setiap kali mudik dan di Surabaya, maka kami tidak lupa mengunjungi Tunjungan Plaza, karena Plaza yang pertama yang Susi pertama lihat saat di Surabaya. Jadi kapanpun kami ke Surabaya, harus ke Tunjungan Plaza…. hahahahahaha….!!!

surabaya-semarang11

Dan di Tunjungan Plaza, seperti biasa dia ingin memanjakan diri dengan creambath dan potong rambut. Maklum, di Jerman tidak ada creambath….. kasihan ya….??? Kalau adapun, mungkin harganya akan mahal dan kami tidak akan sanggup….

surabaya-semarang12 surabaya-semarang13 surabaya-semarang14

Dan… seperti yang anda lihat di atas…Susi juga sempat ngobrol sama yang melayani dia, bahkan Dj. kadang heran, mereka berdua tertawa…. Hahahahahaha…..!!! Karena Dj. juga duduk di kursi sebelahnya, hanya tidak memperhatikan pembicaraan mereka, maka Dj. tanya, ada yang lucu ya….??? Ternyata Susi cerita, apa yang terjadi 30 menit sebelum masuk ke ini salon.

Memang sebelum kami masuk ke salon ini, kami sudah dari salon yang ada di sebelah. Maksudnya Susi sudah potong rambut di salon sebelah, tapi tidak puas, maka kami masuk ke salon ini. Rupanya yang melayani di salon ini, bertanya….Yang benar, ini hasil dari kerja mereka….??? Nah ya, kami hanya bisa mengiyakan dan mereka hampir tidak percaya, olehnya mereka tertawa…. Tapi okay, kasihan juga dan tidak perlu Dj. ceritakan lebih panjang, hanya saat itu Dj. pun jadi ikutan tertawa…. Hahahahaha….!!!

Nah ya, setelah 4 malam di Surabaya, kamipun melanjutkan penerbangan kami ke Semarang…Di sinipun kami terpaksa, sedikit mengeluh, kaarena, naik Lion Air, tapi saat di Bandara Juanda, dibilang bukan Lion Air pak.
Lalu…??? Surabaya Semarang memang ticketnya Lion Air, tapi naiknya Wings Air. Dan bagasi hanya boleh 10 Kg/orang…..HAAAACH . . . ??? GUBRAAAAAAK . . . !!! Padahal saat di Agent, Dj. extra nanya, apa bagasi benar 20 Kg. atau bisa lebih…??? Karena koffer kami sekitar 23 Kg/Koffer. Maksud Dj. siapa tahu dapat 25 Kg. Hahahahahaha….. mimpi kali….??? Saat ditimbang, kami sedikit heran, karena koffer kami hanya 17 Kg. dan 18 Kg., jadi kelebihan yang harus kami bayar sebanyak 15 Kg. Kami telpon ke Agent dan mereka minta maaf, tapi kami tetap harus bayar overweight.

surabaya-semarang15

Belum cukup sampai di situ saja, penerbangan kami dinyatakan terlambat 2 jam. Padahal kami sengaja datang di Bandara 2 jam lebih cepat. Lengkap sudah apa yang jadi masalah, kami masih boleh keluar dari ruang tunggu dan bisa jalan-jalan ke Cafe. Hampir dua jam, maka kami kembali ke ruang tunggu, apa yang Dj. lihat di papan schedule… delay 1 jam lagi…. HAAAACH…. ???!!! Hebat sekali, jadi di’delay selama 3 jam.

Sampai Semarang sudah agak gelap, untung mobil yang kami sewa di Semarang, sopirnya (teman adik sekolah dulu), cukup sabar. Jadi dia melihat kami keluar bandara, sudah sangat senang dan kami diantarnya ke Hotel.
Dalam perjalanan, Dj. telpon Mei, karena kami ditunggu makan malam oleh kakak di Semarang dan posisi rumah kakak, tidak begitu jauh dari rumah Mei….Setelah ngobrol dengan Mei di telpon, maka Meipun setuju ikutan ke rumah kakak Dj, yang mana disana sudah disediakan mangut belut, kesukaan Dj.

Sangat gembira, malam itu juga bisa bertemu dengan Mei, karena Mei ini benar-benar sudah seperti adik Dj. dan dia sangat murah senyum.

surabaya-semarang16

Dan Mei langsung berkata kepada kami, besok acaranya bersama Mei ke panti asuhan dan rumah jompo, juga ke Restaurant Semarang. Jadi Mei sudah bikin acara untuk kami, hari berikutnya dan kami setuju.

Sangat disayangkan, saat makan malam di rumah kakak, Dj. malah lupa ambil foto…..Dan cerita di Semarang, akan Dj. ceritakan di oret-oretan minggu depan, semoga anda semua masih bisa bersabar.

Okay…..

Mohon maaf, bila banyak kata-kata yang salah tulis, atau yang tidak berkenan.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN selalu menaungi kita semuanya. Terimakasih untuk keksabaran anda semuanya dan terimakasih kepada pengasuh Baltyra….

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.