REPUBLIK INDONESIA 70 TAHUN (12): Soekarno bongkar rumah Jl. Pegangsaan Timur 56

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

PEMBONGKARAN bangunan paling bersejarah bagi bangsa Indonesia, rumah di Jalan Pegangsaan Timur 56 oleh Soekarno, pemiliknya sendiri, tidak bisa diterima dan menjadi pertanyaa yang tak terjawab. Rumah yang ditempati Soekarno selama 3 tahun (1942-Jan 1946) bersama istrinya, Fatmawati dan balita Guntur Soekarnaputra, serta beberapa pembantu setia, kini rata dengan tanah. Di atasnya berdiri tugu petir tepat di bekas Soekarno berdiri membacakan proklamasi kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. Rumah itu itu milik Baron van Asbeck, lalu “diusir” penguasa Jepang melalui pejabat propaganda Shimizu. Setelah dicarikan oleh Chaerul Basri dan Abel Sofyan, rumah itu ditempati dan kemudian dibongkar 15 tahun kemudian oleh Gubernur Jakarta Soemarno Sastroatmodjo atas perintah si pemiliknya. Ah, Soekarno…

BALTYRA 70 (12)

 

 

One Response to "REPUBLIK INDONESIA 70 TAHUN (12): Soekarno bongkar rumah Jl. Pegangsaan Timur 56"

  1. hakim  12 January, 2017 at 22:48

    Bangsa yg besar adalah bangsayg dapat mwnghargainjasanparabpahlawannya

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *