[Explore Shanghai] Jing An Park

Hennie Triana Oberst

 

Di tengah sibuknya Nanjing Road, tepat di sebelang Jing An Temple terdapat Jing An Park ini. Taman kota seperti inilah yang membuat suatu kota terlihat lebih cantik dan menarik. Apalagi kota metropolitan seperti Shanghai, kota dengan populasi tertinggi di Cina, sekitar 23 juta jiwa.

jing-an-park (1)

Di sekitar pintu depan taman terdapat beberapa kios dan cafe yang menjual makanan kecil dan minuman. Di satu cafe, dibagian kiri, kita juga bisa duduk santai di terasnya.  Di sisi kiri dan kanan banyak terdapat pepohonan yang rapi tertata dan dedaunannya rimbun membuat teduh area taman ini. Terdapat juga bangku-bangku untuk duduk di pinggiran taman.

Masuk ke bagian dalamnya, akan terlihat di  satu sudutnya banyak sekali orang yang menari. Ada yang menari sendiri, berpasangan ataupun beramai-ramai. Musik yang keras juga terdengar dari peralatan yang mereka sediakan sendiri. Siapa saja bebas untuk bergabung. Bebas menari di sini, dengan gaya masing-masing, tanpa perlu malu atau ditertawakan.

Sangat biasa di Cina, di taman-taman, orang bebas menari. Mereka sepertinya suka dengan gerak tubuh. Tak heran mereka terlihat cukup sehat dan fit di usai tuanya. Jika pagi hari akan banyak kita lihat orang melakukan senam seperti Tai Chi (mungkin juga gaya lain, aku kurang paham dengan gerakan berbagai senam). Jadi, di mana saja, mereka akan bebas melakukan senam, menari, atau gerak badan lainnya. Masih sering kita lihat para karyawan yang melakukan kebiasaan seperti ini. (Jadi ingat jaman sekolah dulu, setiap pagi harus ikut senam pagi).

jing-an-park (2)

Di bagian sisi taman yang lain terdapat satu kolam, dan satu restoran yang suasananya terlihat nyaman sekali. Restoran ini ternyata adalah restoran yang menyajikan masakan Indonesia, walaupun terdapat juga juga masakan lainnya. Bagi yang sudah biasa menikmati masakan Indonesia, tentu akan kurang puas menikmati masakan di restoran ini. Tetapi untuk orang asing atau yang tidak terlalu peduli dengan rasa yang otentik, tentu akan maklum dengan rasa yang tersaji. Pelayannya memakai batik, dan kebaya.

Kelebihannya adalah restoran ini menyajikan pemandangan sekitar yang sangat bagus, meja dan kursi di bagian luar yang ditata di pinggiran kolam taman sangat membuat pengunjung menikmati waktu makannya. Bagian dalam restorannya juga cukup bagus, dengan hiasan nuansa Indonesia.

jing-an-park (3)

Di sekitar kolam taman di sisi lainnya, kita juga bisa duduk santai jika musim panas tiba. Menikmati keheningan sejenak di balik hiruk pikuknya lalu lintas sekitar Nanjing Road.

jing-an-park (4)

 

Salam hangat dari Shanghai.
(Life in China)

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.