Mudik 2014 – 2015 (11): Semarang – Jogja

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO SOBAT SEMUA DI BALTYRA…

Mengingat cerita mudik yang cukup panjang, maka mohon maaf kalau Dj. sedikit persingkat, agar tidak bosan….
Okay, kali ini sedikit cerita sebahagian, saat masih di Semarang dan dalam perjalanan menuju dan sampai di Jogja.
Kami di Semarang hanya 4 malam, walau demikian, acara kami cukup padat juga, olehnya Dj. juga harus mikir
kesehatan kami berdua.

Malam sebelum istirahat, masih bisa berenang sebentar, agar lebih nyenyak istrirahatnya.

jogja01

Jadi dengan padatnya acara, kamipun mengimbangi dengan santai dan makan-makan bersama sanak-keluarga
Dj. yang menengok kami di Hotel. Juga Mei yang setia setiap hari menemani kami.

Olehnya Mei, Dj. hadiahi kecupan di dahi daaaaaan….. ya bahkan Dj. sempat pijetin Mei…. hahahahahahahaha…..!!!

jogja02 jogja03 jogja04

Dj. yakin, Mei pasti tertawa melihat foto di atas…… Hahahahahahahaha…..!!!

Saat malam tiba, kamipun makan bersama di Rumah-Makan “Lombok Ijo” di Jalan Gajah Mada. Di Rumah Makan ini sungguh sangat murah meriah, tapi makanannya okay….. walau sedikit cukup bising, karena banyaknya pengunjung.

jogja05

Siang kadang kami makan di Rumah Makan “Nglaras Rasa”. Maaf ini hanya foto yang Dj. ambil dari dinding Restaurant, foto jaman dulu yang mungkin sebelum Dj. lahir….

jogja06

Jelas, saat kami masuk kesana, tidak seperti di dalam foto di atas….Yang Dj. senang di Restaurant ini, kira bisa milih apa yang kita ingin makan, tinggal menunjuk saja. Dan hampir semua makanan ada, mau gudeg atau yang lainnya, sungguh sangat menyenangkan makan di sana dan harganyapun sangat bersahabat. Dan kami benar-benar makan yang kami suka dan banyaknya juga terserah kami.

Malam kalau ingin suasana yang tenang dan romantis, maka kamipun dengan Taxi berduaan saja ke Restaurant “KUNO KUNI“. Di sini sedikit mewah tapi sangat romantis, bisa melihat kota Semarang di waktu malam, karena letaknya di atas.

Hanya saat kami ke sana, sudah malam, jadi Dj. jujur tidak tahu, di daerah mana, kemungkinan di Candi Baru, Mei pasti lebih tahu, karena dia yang kasih saran. Sayang di luar banyak nyamuk dan orang merokok, jadi kami memilih duduk di dalam yang lebih tenang, karena saat itu, di dalam hanya kami berdua saja. Ya…. kami masih harus berhati-hati dengan makanan yang akan kami makan, maka Susi memesan salad dan Dj. Lumpia.

Dan untuk minumnya…., Susi senyum saat melihat di menu card ada dawet….. Jelas, langsung kami pesan untuk kami berdua.

jogja07 jogja08 jogja09

Entah mengapa, kok rasa Lumpia Semarang di mulut Dj. semakin manis. Padahal 1 porsi ada dua, tapi baru makan setengahnya sudah eneg. Untuk makanan pokok nya, Dj milih bakmi (Ya Mien goreng) dengan bakso kuah. Sedang Susi milih Sate dengan lontong…

jogja10 jogja11

Okay…Itu tadi sebahagian saat kami di Semarang. Pada tanggal 9 Januari, kami melanjutkan perjalanan kami ke Jogja, tapi lewat Salatiga, ya sedikit muter kata pak sopir. Tapi karena sudah janji dengan kenalan, maka mau tidak mau harus dipenuhi. Kami di Salatiga, siang makan di Rumah Makan “Rini Joglo “, kalau tidak salah di jalan Imam Bonjol, tapi nomornya Dj. lupa tidak lihat, saat itu. Rumah makan ini juga sangat tenang, karena terletak di pinggiran sawah. Sungguh sangat nyaman…. udara yang cukup sejuk. Dan juga makanan yang lecker…..

jogja12 jogja13

Makanan yang untuk mulut Dj. ya biasa-biasa saja, tapi Ca kangkungnya tetap enak. Pisang gorengnya…., enak sekali setelah makan pedes…..

jogja14 jogja15

Akhirnya kamipun sampai di Jogja, setelah melalui jalan-jalan sempit di daerah persawahan dari Salatiga ke Jogja
Apalagi, saat kami sampai di Jogja, alamat hotel yang ditulis oleh Agoda cukup membingungkan pak sopir. Hahahahaha….!!!

jogja16

Tapi akhirnya kamipun sampai di Grand Aston Hotel di Jogja, sungguh sangat bagus, tidak kalah dengan Ambarukmo Hotel, walau tidak sebesar Ambarukmo hotel. Front office yang ramah dan kamarnya juga sangat luas dengan fasilitas yang bagus. Kami kira kami masuk di Suite, karena kami hanya pesan deluxe saja. Malam itu, kami mendapat kunjungan Ki Ageng, mas Handoko bersama…. Bu GuCan dan mbak Sekar, juga kenalan kami yang suaminya dari Swedia.

jogja17

Malam itu kami diajak Ki Ageng bersama sobat semuanya ke Rumah Makan yang menyediakan ayam goreng.
Maaf, kami lupa namanya, tapi masih di Jalan Solo lama juga, jadi tidak jauh dari hotel. Dj. yakin mbak Sekar tahu itu rumah makan. Keasyikan makan ayam goreng, lupa ambil foto…. hahahahahahaha…..!!!

jogja18

Dan setelah makan kenyang, maka kami kembali ke Hotel lagi. Untuk mengisi acara yang sangat menyenangkan ini, maka kami ajak Ki ageng, mas Handoko berserta semua tamu kami naik ke atas di tingkat 9. Di sana ada Cafe & Restaurant. Dan dari atas, kamipun bisa melihat kota Jogja, hanya sayang music yang begitu keras dan gaduh. Dimana kami tadinya ingin duduk di Balkon, tapi karena musicnya kuat, maka kami semua memilih untuk duduk manis di dalam ruangan.

jogja19

Kami sungguh sangat menikmati persahabatan dengan keluarga Baltyra di Jogja yang bagitu ramah. Sambil memesan minuman dan makanan ringan masing-masing, kami ngobrol ngalor-ngidul. Satu macam makanan ringan yang Susi pesan (Pan Cake dengan stroberi dan pisang di tengahnya), hidangan yang cukup berseni.

jogja20

Tidak lama kemudian datanglah lurahnya, atau yang punya Jogja bersama istrinya yang cantik dan menambah kegembiraan kami. Dj. pikir, lurahnya Jogja tinggi besar seperti tulisannya yang begitu dasyat. Jadi saat foto, Dj. terpaksa harus jongkok….. Hahahahahahaha….!!! Maaaf mas Juwandi…. (jokes). Di sini Dj. semakin kagum dengan sosok yang satu ini, seorang ilmuwan yang sangat sabar, tapi tegas.

jogja21

Kamipun masih sempat foto bersama, sebelum sobat yang datang, meninggalkan kami untuk istirahat.

jogja22

Terimakasih Ki Ageng, mas Eddy (dosen di Jogja), mas Juwandi bersama istri, mbak Sekar yang jongkok dan awet muda, sejak 2008 sama sekali tidak berubah, mas Handoko bersama….??? (maaf lupa namanya, mbak Wiewik atau mbak Wiewit…) dan bu GuCan, (sayang datang sendiri dan tidak bersama mas Effi yang ganteng), sekali lagi terimakasih sudah menyempat diri untuk menemui kami.

Semoga kebaikan sobat semua diingat TUHAN dan BerkatNya berlimpah atas kita semuanya.

Terimakasih kami, juga kepada pengasuh Baltyra yang selalu setia menayangkan oret-oretan Dj. yang sangat sederhana ini. Selamat Berkarya….!!! Juga kepada anda semuanya yang selalu menanti hari Selasa untuk membaca oret-oretan Dj.

Mohon maaf, bila banyak kata-kata yang tidak berkenan. Semoga Kasih dan Berkat TUHAN , selalu menaungi kita semuanya, sampai Maranata TUHAN datang. Sampai bertemu di hari Selasa minggu depan, dengan cerita masih di Jogja…

Salam manis dari Mainz

jogja23

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *