[Cerbung Chaos] Keep In Peace – Tamat

Steven Timotius Sunjaya

 

Juni 2020

Semua pemberontakan berhasil ditumpas oleh pemerintah, sisanya menyerahkan diri, karena sudah tak ada lagi tempat untuk bersembunyi, Pulau Sumba, Sumbawa dan Flores berhasil diamankan dan personel petugas karantina diganti dengan orang-orang yang lebih berkompeten.

Test darah tetap dilakukan 6 bulan sekali oleh pemerintah, dan jika ada warga yang terinfeksi, langsung masuk karantina, tapi diperlakukan dengan baik. Import makanan kaleng dan buah-buahan dari luar diseleksi lagi lebih ketat, dan semua PSK dan Waria dilarang keras beroperasi dengan sanksi hukuman kurungan yang lebih berat…

Kini masyarakat bisa menarik nafas lega, perlahan-lahan chaos 2020 mulai terlupakan berganti harapan akan masa depan yang lebih cerah.

Dr. Steven Sim alias Popeye tetap bekerja di LIPI dengan tugas utama mencari formula atau senyawa yang bisa menumpas Virus HIV, dibantu oleh Ronald Hanafi, Aguan David dan Agus Sugiono. David Lienar tetap menjadi Wakil Ketum BIN. Fransiska Ningsih, Wanda Margareta kembali aktif sebagai Paspampres.

Semua team “Catch of The Rainbow” mendapat penghargaan dan bintang jasa dari pemerintah, termasuk dua personelnya yang gugur ditembak GPK, pangkat mereka naik semua satu tingkat.

Ronald dan Aguan David diizinkan membantu Popeye karena chemistry mereka yang kuat dan merupakan bukti dari pemerintah yang berempati terhadap warga yang telah terkontaminasi oleh Virus HIV.

peace

Ada hal yang menarik sebelum Wanda menerima hadiah penghargaan dari Presiden, F, Wakil ketua DPR potes,”Kok desertir malah dapat penghargaan, gimana citra TNI nanti..??”

Presiden menjawab protes ini dengan perumpamaan :

“Wanda Margareta itu ibarat sopir dari sebuah minibus, suatu saat, di depannya, dari arah yang berlawanan, ada sebuah truk yang bannya meletus dan tak bisa dikendalikan lagi lajunya, dan akan menabrak minibus yang dikemudikan oleh Wanda, di sebelah kiri Wanda ada pagar bambu rumah penduduk, jika Wanda tidak mengambil keputusan yang tepat, akan banyak korban berjatuhan, jadi Wanda membelokkan minibusnya ke arah kiri dan menabrak pagar bambu tadi, mobilnya rusak, tapi penumpangnya selamat. Itulah yang dilakukan Wanda saat ia harus memilih, berdiam diri, tetap bertugas mengawal saya, atau membantu ayahnya menolong Dr. Steven Sim dan akhirnya menyelamatkan kakaknya di kamp Sumbawa. Dan dia memilih yang kedua, dia berani mengorbankan jabatannya, demi baktinya pada seorang dokter yang pernah “bernyanyi” bakal ada wabah AIDS di tahun 2019, dan demi bakti pada ayah dan saudaranya dan demi bangsanya. Lantas Sdr F, dimana anda saat rakyat butuh pertolongan..?? Bukankah anda wakilnya..???”

Seketika muka F pucat dan diam seribu bahasa…

————————————————————-

Sore itu Wanda baru saja turun dari mobilnya setelah bertugas kembali di Istana, Wanda merasa ada seseorang yang menguntit dirinya. Saat Wanda akan membuka pintu apartemennya, tiba-tiba saja ada seseorang menyergapnya dari belakang dan membekap mulutnya.

Dengan sigap Wanda membanting orang tersebut ke depan, tapi orang itu cepat bangkit lagi dengan gesit, tangannya mencabut sebuah pistol. Namun tak kalah sigapnya, Wanda menendang pistol itu ke udara, kaki Wanda yang satunya menyerampang kaki lawannya hingga jatuh terjengkang, tangan kanan Wanda menangkap pistol yang jatuh dan langsung menodong kepala penyerangnya yang memakai topeng.

Si penyerang tampak tak berdaya, Wanda menyingkap topeng itu…dan…

“Tidak lucu Dr. Steven Sim…!!” katanya….

Dr. Steven Sim alias Popeye, tertawa…

“Hahaha, hey, bagamana kamu tahu itu aku, cantik..??”

Wanda tersenyum dibilang cantik, mukanya jadi memerah

“Baumu sudah tercium dari jarak 5 km!” jawab Wanda sambil tersenyum…..
“Oh ya..??” jawab Popeye..kemudian mereka duduk di teras…
“Well, aku punya hadiah untukmu. Bagaimana kalau sebuah makan malam yang romantis, dengan dua buah lilin yang besar, anggur merah, mawar merah dan masakan Prancis yang menawan..??” rayu Popeye

“Wow..!” jawab Wanda…” Aku tersanjung..kapan itu say…?”

“Ohh, malam ini pasti, dan dua buah cincin tanda ikatan..??” goda Popeye lagi….

“Owh, aku akan berdandan, secantik mungkin..!!” jawab Wanda sambil tersenyum manis……

 

the end

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.