[Shadow of Love] My Heart

Steven Timotius Sunjaya

 

Ketika Anton dan Silvia sampai di tenda lagi, rupanya sudah ada organ tunggal yang memainkan musik gembira, dan terlihat rekan-rekan mereka sedang berjoged ular. Anton Kho, Silvia Sally Sung-pun segera bergabung. Kemudian Anton mengajak Xian Li, Billy dan Sisi ikut joged juga, demikian juga dengan para istri, suami dan anak-anak diajak joged ular semua.

Terutama anak-anak, senangnya bukan main, karena joged ular hanya berjalan sambil berjoged memutari ruangan, dan ada dua orang yang berfungsi sebagai “pintu gerbang”, dan jika pintu gerbang ini menutup, maka yang terperangkap harus menyanyikan sebuah lagu, demikian seterusnya. Sesudah itu, acara dihentikan sejenak untuk makan siang bersama…

Setelah acara makan siang selesai, dan para rekan Anton pada sholat dahulu. Tibalah acara bebas menyanyi lagi. Kali ini Silvia didaulat untuk menyanyi lagi, tak disangka, dia mengajak Anton untuk berduet menyanyikan lagu “My Heart” nya Irwansyah dan Acha Septiarasa. Awalnya Anton malu, maklum suaranya pas-pasan, tapi teman-temannya memberi semangat terus, akhirnya Anton-pun maju, bersanding dengan Silvia…

You-In-My-Heart

My Heart :

Anton :
Di sini kau dan aku…
terbiasa bersama…
menjalani kasih sayang
bahagia ku denganmu…

Silvia :
Pernahkah kau menguntai
hari paling indah
ku ukir nama kita berdua
di sini surga kita

Bila kita mencintai yang lain
mungkinkah hati ini akan tegar

Bersama :
Sebisa mungkin tak akan pernah
sayang ku akan hilang

If u love somebody
could we be this strong
i will fight to win
our love will conquer all
wouldn’t risk my love
even just one night
our love will stay in my heart

My heart………..

Silvia menyanyi dengan penuh perasaan, matanya menatap Anton dengan pilu. Semula Anton mengira bahwa itu hanya penjiwaan Silvia atas lagu yang memang romantis itu, namun saat Silvia menyanyikan lirik :

“bila kita mencintai yang lain..
mungkinkah hati ini akan tegar…”

Air mata Silvia mengucur dengan deras, akhirnya Silvia limbung dan jatuh pingsan! Untunglah dengan sigap Anton memeluknya. Ruangan jadi geger….!!

Kemudian Silvia dibopong beramai-ramai ke kamarnya. Sementara Xian Li yang sedang menggendong Jessica, segera memeluk Angel yang tak mengerti mengapa mamanya pingsan. Akibat ada insiden itu, akhirnya satu-persatu rekan-rekan mereka mengundurkan diri….

Sementara Xian Li dan Anton, Susan Sinaga, Susanti dan Grace Widowati Pulih P, serta Julianto Martin Chow masih menunggui Silvia. Anton duduk di ruang tamu bersama Xian Li, sementara Silvia ditunggui Grace dan Susan, teman setianya….

“Pih, dia sangat mencintaimu…” kata Xian Li….
“Aku menyayanginya sebagai adik..” sahut Anton…

“Pih, tante kenapa ? ” tanya Billy..
“te, napa ?” Sisi ikut-ikutan….
“Wes…wes..” Jessica yang terbangun ikut ngoceh…

Tak lama kemudian, Silvia siuman. Grace segera memberinya minum, sementara Susan memijitinya.
“Sil, kamu belum bisa mengikhlaskan Anton yaa..” bisik Susan…

“Entahlah, kepalaku pusing…” kata Silvia…

“Mamah…..” Angel datang…..

Silvia segera menggendongnya……

Grace keluar…

“Gimana Grace..?” tanya Anton…
“Sudah baikan..” jawab Grace….

Setelah agak lama, merekapun berpamitan…..

 

[to be continued]

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.