Surabaya Birthday Blast (2): Festival Rujak Uleg

Yang  Mulia Enief Adhara

 

Sesuai janji jam 9.30 Am Thomas sudah sampai di depan rumahku, so kita langsung berangkat menuju kawasan Jembatan Merah. Niatnya mau sarapan Gule Kacang Ijo tapi ternyata sudah habis, dia buka jam 6.00 Am dan jam 10.00 Am dipastikan ludes. Harga IDR 6000, emang sih cuma tetelan aja tapi rasanya bagus, kalau yang di Ampel ada juga dengan daging dan buntut, tapi harganya IDR 50.000 (mungkin sekarang udah naik deh). Niat sarapan buyar tapi bukan niat utama sudah terlihat di kejauhan, asli nampak meriah, This is my first time actually dan aku memang sudah bertekad bulat tahun ini stay tune di hari Minggu selama bulan Mei, menyambut HUT Surabaya ke 722 memang acaranya keren-keren dan meriah.

Jalan Kembang Jepun adalah lurusan dari Jembatan Merah ke arah Kenjeran, tiap tahun Festival Rujak digelar di sini. Kawasan yang disebut juga Kya Kya ini dulunya tempat diadakan Festival Bulan Purnama bagi keturunan Tionghoa, tapi kemudian dipindahkan ke Kenjeran Park dan menurutku malah meredup. Oke aku cerita dikit soal Jembatan Merah, Jembatan Merah Surabaya sangat populer. Sampai-sampai dibikin lagu oleh Gesang. Nah, bangunan yang terletak di kawasan Utara ini mulanya untuk menghubungkan Surabaya sebelah Timur dan Barat. Sebelah Timur merupakan area pedagang dan pelaut asing. Sedangkan sebelah Barat adalah kawasan pemerintahan kolonial Belanda.

Jembatan Merah sendiri dibangun atas kesepakatan Pakubuwono II dari Mataram dengan VOC, sejak 11 November 1743. Sejak saat itu, daerah Jembatan Merah menjadi kawasan bisnis dan menjadi jalan satu-satunya yang menghubungkan Kali Mas dan gedung pemerintahan di Surabaya. Jembatan Merah berubah secara fisik sekitar tahun 1890-an.

festival rujak uleg (1)

Pagar pembatas diubah dari kayu menjadi besi. Sekarang, Jembatan Merah menghubungkan kawasan Rajawali dengan pusat bisnis pecinan di daerah Kembang Jepun, Surabaya. Di dekat Jembatan Merah Surabaya, terdapat Gedung Internatio atau Internationale Crediten Handelvereeniging adalah sebuah perusahaan Asosiasi Komersial dan kredit Internasional Rotterdam.  Banyak peristiwa penting dari masa lampau. Salah satunya peristiwa 10 November 1945. Saat itu, arek-arek Suroboyo mengepung gedung itu. Hingga terjadi ledakan dari mobil yang ditumpangi Brigjen Mallaby yang mengakibatkan Mallaby tewas di dekat gedung ini yang masih terlihat kokoh padahal sudah berdiri sejak 1931. Letaknya tepat di  depan JMP (Jembatan Merah Plaza) seberang Penjara Kalisosok.

Let’s talk bout Kya Kya yang diambil dari salah satu dialek bahasa Tionghoa yang berarti jalan-jalan. Kawasan Kembang Jepun dulunya pusat jajanan aneka masakan, mulai Cina, Surabaya dan berbagai daerah lainnya. Kembang Jepun dulunya adalah kawasan bisnis utama dan pusat kota Surabaya. Walaupun bukan menjadi yang utama, kawasan ini tetap menjadi salah satu sentra bisnis hingga saat ini. Kawasan ini terkenal sebagai pusat perdagangan grosir, yang kemudian dikenal sebagai CBD (Central Business District) I Kota Surabaya.

festival rujak uleg (2)

Jalan Kembang Jepun dulunya dinamakan Handelstraat (handel berarti perdagangan, straat artinya jalan), yang kemudian tumbuh sangat dinamis. Pada zaman pendudukan Jepang lah nama Kembang Jepun menjadi terkenal, ketika banyak serdadu Jepang (Jepun) memiliki teman-teman wanita (kembang) di sekitar daerah ini. Pada era dimana banyak pedagang Tionghoa menjadi bagian dari napas dinamika Kembang Jepun, sebuah Gerbang kawasan yang bernuansa arsitektur Tionghoa pernah dibangun di sini. Banyak fasilitas hiburan didirikan, bahkan ada yang masih bertahan hingga kini, seperti Restoran Kiet Wan Kie.

******

Stop right now … thank you very much, pelajaran sejarahnya sampe di sini ajem tar pade ngira aku Guru Sejarah deh, lha nyang aku omongin juga boleh nyontek kok. Balik ke acara Festival Rujak yang konon akan dimulai jam 1.00 Pm nampak sudah heboh walau masih sekitar jam 10.45 Am. MC-nya sepasang pria dan wanita nampak berhasil menghidupkan suasana, Lagu dangdut menggelegar dari speaker besar yang mengapit panggung penjurian. Sumpah aku gak nyesel ada di alam terbuka dengan suhu kisaran 38 degress dan catet ya, panasnya Surabaya bisa 4x panasnya Jakarta. Seperti itu? Iya itu menurutku ya!

Suasana sangat carnival agak sedikit Cosplay, peserta wajib memakai kostum unik, sebagian memakai bahan daur ulang dan sebagian memakai baju daerah atau kostum unik lainnya. Riasan pun mereka sangat niat, sebagian memakai rias fantasi dan tetep lincah dibawah terik matahari Surabaya nan sadeez.

festival rujak uleg (3) festival rujak uleg (4) festival rujak uleg (5) festival rujak uleg (6)

Ikut menjadi peserta tidak dipungut biaya, tapi tentu wajib membawa sendiri bahan dan hiasan meja, panitia hanya memberi meja yang lumayan besar (sekitar 4 meja sekolahan digabung) yang sudah ditutupi kain sampai bawah, Peserta (satu team) harus 5 orang. Peserta bebas siapa saja mulai anak kuliahan sampe Oma Opa. Berbagai Instansi Pemerintah ikut mengisi acara, Perusahaan Swasta yang umumnya Hotel dan Rumah Makan juga hadir lalu Organisasi Masyarakat juga ada, pokoknya hampir 1000an peserta ada di Jalan Kembang Jepun.

festival rujak uleg (7) festival rujak uleg (8) festival rujak uleg (9) festival rujak uleg (10) festival rujak uleg (11)

Pesertanya semua narsis, pria, wanita, tua, muda pokoke narsis. Begitu aku meminta mereka action, langsung deh gaya totalitas dan mereka nampak riang walau panas terik, itu hebatnya orang Surabaya, selalu semangat gak katek galau lah.

festival rujak uleg (12) festival rujak uleg (13) festival rujak uleg (14) festival rujak uleg (15) festival rujak uleg (16) festival rujak uleg (17)

Rujak uleg adalah jenis rujak yang siraman sausnya terbuat dari saus petis, kacang, cabe dan bawang putih. Semuanya digerus menjadi satu sebagai siraman. Rujak uleg itu mirip-mirip rujak cingur, isinya sayuran ada juga yang buah-buahan. Rujak uleg terdiri atas dua jenis, yaitu sayur dan buah. Rujak uleg sayur biasanya menggunakan mentimun, taoge, kangkung, lontong, tahu dan tempe. Mirip seperti gado-gado. Sementara itu, rujak uleg buah sama seperti rujak buah lainnya, yaitu terdiri dari mangga muda, belimbing, kedondong, pepaya, mentimun, jambu air, dan bengkoang. Bedanya, rujak uleg buah memiliki saus yang lebih manis ketimbang rujak uleg sayur, karena menggunakan gula aren lebih banyak.

festival rujak uleg (18) festival rujak uleg (19) festival rujak uleg (20) festival rujak uleg (21)

Biasanya, peserta rujak uleg berasal dari penduduk lokal atau datang dari luar Surabaya, bahkan ada yang dari luar negeri. Yang membuat Festival Rujak Uleg lebih menarik, para peserta harus mengenakan pakaian tertentu dan unik. Tujuannya satu, untuk menambah keceriaan festival. Jadi jangan kaget kalau ketika datang ke Festival Rujak Uleg, Anda melihat banyak peserta yang mengenakan pakaian tentara atau nelayan. Bahkan, tak sedikit yang mengenakan kostum badut, Gatot Kaca atau kostum tokoh pewayangan lainnya.

festival rujak uleg (22) festival rujak uleg (23) festival rujak uleg (24) festival rujak uleg (25) festival rujak uleg (26) festival rujak uleg (27) festival rujak uleg (28)

Pada tahun 2011, Festival Rujak Uleg telah menorehkan sejarah dengan memecahkan rekor MURI dalam kategori Rujak Uleg dengan peserta terbanyak. Pada saat itu, jumlah peserta yang mengikuti festival adalah yang terbanyak, yaitu 1.500 orang. Tak sampai di tahun 2011, tahun 2012 lalu pun Festival Rujak Uleg kembali digelar dalam rangka ultah Kota Surabaya. Sama seperti tahun 2011, Festival Rujak Uleg digelar di Jalan Kembang Jepun. Jumlah pesertanya pun tetap sama, yaitu 1.500 orang. Tahun ini kayanya gak sampe 1500 deh, tapi nggak tau juga sih, kurang kerjaan aja kalo aku kudu ngitungin atu-atu.

festival rujak uleg (29) festival rujak uleg (30) festival rujak uleg (31)

Nah sepertinya udah cukup ya kisah Minggu kedua menyambut HUT Surabaya ke 722, next week masih ada acara-acara lainnya, semoga ane sehat dan bisa hadir yaaa…

festival rujak uleg (32) festival rujak uleg (33) festival rujak uleg (34) festival rujak uleg (35) festival rujak uleg (36) festival rujak uleg (37) festival rujak uleg (38) festival rujak uleg (39)

Oh iya, di sini disediakan mobil toilet yang cukup bersih, kiri buat cowok dan kanan buat cewek.

festival rujak uleg (40)

Nah ini beneran pamit, ssstt tapi asal tau aja, aku pulangnya mampir ke Bakso Anom yang yummy. Nih penampakannya ya ….

festival rujak uleg (41)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.