ROHINGYA

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

TAHUN lalu majalah kapir TIME, mendatangi kesedihan minoritas muslim Myanmar, Rohingya, melalui kamera James Nachtwey. Nachtwey terkenal se dunia 1999 ketika mengabadikan sequence foto seorang pemuda Indonesia Timur dikejar, ditangkap, dikeroyok, dipukuli dan digorok lehernya di kawasan Ketapang, Jakarta. Nachtwey kadang merekayasa obyek foto ketika mengabadikan kemiskinan urban di pesisir rek kereta api Jakarta. Kali ini kamera Nachtwey jujur soal Rohingya.

rohingya01 rohingya02 rohingya03 rohingya04 rohingya05 rohingya06 rohingya07 rohingya08 rohingya09 rohingya10 rohingya11

Disengsarakan oleh rejim militer Myanmar, ditelantarkan agar cepat mati, diabaikan hak-hak kesehatan, pendidikan apalagi hak pangannya. Mereka pun lari mencari negeri baru. Tak ada yang mau menerima mereka untuk menetap sementara, apalagi dijadikan warga negara, tak ada yang terbuka menerimanya.

Kini nasib muslim Rohingya, dipersalahkan kepada orang kapir Solo. Sebagai pemimpin, menurut alien, orang kapir Solo punya domain tanggung jawab luas. Bila menelantarkan pengungsi Rohingya, si pemimpin kapir itu masuk neraka.

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *