Siapa yang Tak Ingin Paras Rupawan?

Jeng Margi

 

Beberapa hari ini di medsos dihebohkan dengan berita tertangkapnya dokter kecantikan gadungan. Dari beberapa korbannya mengaku ditreatment dokter gadungan itu di kamar mandi/wc mall. Bukannya mendapat paras yang rupawan akan tetapi malah pipi jadi infeksi dan bernanah hihihi…

Mempunyai paras yang rupawan adalah idaman semua wanita dimuka bumi ini. Acapkali untuk pencapaiannya, banyak wanita yang menjadi irasionil, banyak yang melakukan segala macam cara untuk menjadi cantik, baik yang beresiko dan tidak. Yang membuatku heran, mereka (korban) itu lha koq mau-maunya dan manut-manut saja ditreatment di kamar kecil/wc ? Apa karena berbiaya murah? Lantas begitu saja mengabaikan sisi kesehatan.

Semua orang tau, wc adalah tempat berkumpulnya bakteri dan kuman, mosok dijadikan surgery area??? Kalo mampu berpikir jernih harusnya perawatan kecantikan  seringnya dilakukan di klinik skin care, di salon, yang bisa dijamin tempatnya bersih, steril. Lha ini di kamar mandi …..apa kata dunia …..????

Di sinilah kadangkala wanita-wanita yang pengin cantik sampe kehilangan daya kritis. Menyedihkan memang.

Terus kira-kira benefit cantik itu apa sih….??? Paling-paling cuman banjir pujian dari kanan kiri to, sukur-sukur dapat pujian dari lawan jenis. Habis itu hilang. Sementara biaya pemeliharaan jalan terus.

Hmmhmhm, sudah dari sononya, wanita memang selalu dekat dengan kecantikan. Karena cantik hanyalah milik wanita bukan pria. hehehehehe…

Seribu satu cara banyak dilakukan oleh para wanita untuk bisa menjadi cantik . Mulai dari rajin merawat diri di rumah, di salon, manicure,pedicure, mjd member di rumah cantik skin care, melakukan laser, sulam alis, sulam bibir, creambath dll.

Mau tau cara aku merawat diri. Nih tak kasih bocorannya. Berikut adalah tutorialnya hahahaha… Kalo model merawat diri sepertiku, standar banget. Aku tak mau gegabah. Aku percaya dan meyakini, Tuhan tak akan melahirkan produk gagal. Aku mengadop PaHe (Paket Hemat) saja. Mengapa??

Sebab pengin punya paras rupawan,  kalo diperturutkan, gajiku sebulan bakalan nombok. Cukup mandi 2x sehari, gosok gigi sehabis makan dan menjelang tidur, memakai bedak ala kadarnya (bila bepergian), memakai lipstik bila perlu. Pakai parfum srot..srot cukup di ketek. Selebihnya aku selalu mensugesti diri, bilamana aku ini cantik, lha wong aku wanita. Cantik menurut versiku. Ya gitu deh….. wkwkwkwkwkwkwk

Namun begitu, aku kagum dengan para wanita yang sanggup mengalokasikan budgetnya untuk hal ini. Meski kalo dirunut jelas memakan biaya yang tidak sedikit. Mereka (wanita) yang sudah mendapatkan treatment (di tempat semestinya tentunya), biasanya yang ta’lihat adalah kelihatan lebih muda, tampil jauh lebih menarik, mewangi sepanjang hari, sedap dipandang,tidak kuyu, fresh, kulitnya bersih, mulus, sorot matanya  berbinar-binar meski sedang tanggal tuwir sekalipun …. hehehehe. Yo jelas beda to, masak sudah keluar biaya mahal koq tidak ada hasil yang significant. Dan yang jauh lebih penting, para wanita ini menjadi begitu percaya diri. Oleh karenanya, menurutku, sah-sah saja, walo harus mengeluarkan ongkos lebih, tapi bisa membuat PD bertambah, Mengapa tidak???

You-are-beautiful

Tentang inner beauty, aku  belumlah seratus persen mempercayai hakekat inner beauty. Bagiku, cantik adalah sesuatu yang kasatmata.  Wanita kalo sudah cantik, mau uring-uringan, tertawa terbahak-bahak, melotot, menangis, jatuhnya ya tetep saja cantik. Sementara yang namanya  inner beauty, aku melihatnya hanya masalah ke penampilan lebih kalem, tidak meledak-ledak, terstruktur dan terukur tapi tak pernah mewakili parasnya. Maaf kalo aku salah.

So, terhadap mereka yang rajin merawat diri di rumah or di salon, aku sama sekali tidak apriori. Apalagi menyalahkan. Justru malah aku dukung. Tapi jangan lupa kudu tetep realistis. Karena biar bagaimanapun, jika wanita hanya melulu berkutat dengan urusan tetek bengek rumah/dapur yang tiada habisnya, seumur hidup bakalan tak sempat untuk memanjakandiri/merawat diri. Kalo tidak sekarang, kapan lagi…? Kalo bukan kita (wanita) siapa lagi….?

Ok, gitu aja, Jadilah wanita cantik yang cerdas. Karena cantik itu mutlak. Wkwkwkwkwkwk…

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.