Dua Film Indonesia Raih Penghargaan Gold Kahuna dan Silver Lei dari Honolulu

Ratman Aspari

 

KATA ALOHA – Terdengar sangat merdu ketika disertai dengan kabar yang menggembirakan bagi perfilman Indonesia. Film From Seoul To Jakarta (FSTJ) dan I’M Star (IMS) meraih penghargaan bergengsi dari Honolulu Film Awards yang baru-baru ini berlangsung di Waikiki, Hawaii. From Seoul To Jakarta karya sutradara Damien Dematra yang merupakan kerjasama tiga negara: Indonesia, Korea-Selatan dan Amerika Serikat ini dihargai penghargaan Gold Kahuna dan memperoleh pujian sebagai film dengan kaliber  sinematik yang sangat luar biasa. Di samping itu, film I’M Star karya Damien Dematra tercatat sebagai film yang telah membuat terobosan berani dalam perfilman dengan memilih anak-anak penyandang autisme sebagai bintang utama. Karena itu, film ini diapresiasi dengan penghargaan Silver Lei dalam kategori Narrative Feature.

banner-IMSTAR

Festival Honolulu Film Awards yang telah berlangsung selama 9 tahun dan diikuti lebih dari 500 film dari seluruh dunia ini memberi tempat spesial pada dua film Indonesia karena keduanya dianggap telah menunjukan “outstanding achievement in filmmaking” atau pencapaian yang luar biasa dalam perfilman.

Baru-baru ini, FSTJ dan IMS juga meraih penghargaan bersama dari Mexico International Film Festival. Film FSTJ dianugerahi Golden Palm Awards dan film IMS meraih Silver Palm Awards.

Sebelumnya, FSTJ meraih 6 nominasi di Perancis dan penghargaan terbaik untuk Erna Santoso yang berperan sebagai Ho-Sook, seorang ibu rumah tangga kebangsaan KorSel, dalam film ini. Selain itu, Accolade Global Competition menganugerahkan Award of Merit Artis Terbaik untuk Natasha Dematra dan IndieFest juga memberi penghargaan Award of Recognition untuk artis muda ini.

acara_FSTJ awards-night-di-perancis

Film I’M Star bercerita tentang empat remaja berkebutuhan khusus: Arya, Abhi, Shinta dan Ervitha, yang berusaha diterima di sekolah baru mereka yang sedang mencoba menerapkan aturan menteri. Penolakan dan kecanggungan terjadi di kalangan guru dan teman-teman sekolah mereka, kecuali bagi Mella (Natasha Dematra), ketua OSIS periang yang ternyata memiliki masa lalu pedih.

Sebelumnya, IMS pernah diputar di Apec Film Festival dan ditonton oleh para petinggi negara Apec. Film ini juga meraih Film Terbaik dari Colorado International Film Festival dan puluhan penghargaan internasional lain.

Produser dan sutradara Damien Dematra merasa terharu dengan dua penghargaan ini. Dua penghargaan ini diterimanya beberapa minggu setelah ia menerima penghargaan Sutradara Terbaik dari American Movie Awards 2015. Berbagai penghargaan yang datang dari luar negeri ini terasa sangat spesial, apalagi mengingat film Indonesia sedang terpuruk di negeri sendiri; di mana dalam tahun 2015 telah tayang 62 film Indonesia di bioskop nasional, namun hanya dinikmati oleh 4 jutaan penonton—sebuah kondisi yang berbanding terbalik dengan film-film asing yang meraup rupiah dengan mudah lewat film-film Box Office berbiaya triliunan. Mahalu Nui Loa atau terima kasih yang sedalam-dalamnya untuk penghargaan ini karena sekurang-kurangnya, film Indonesia masih dihargai, walaupun bukan di negerinya sendiri, tutup sang sutradara.

(ratman aspari)

 

 

5 Comments to "Dua Film Indonesia Raih Penghargaan Gold Kahuna dan Silver Lei dari Honolulu"

  1. djasMerahputih  4 July, 2015 at 19:54

    Hadiiirr… Good news is always Good News…!!

  2. J C  3 July, 2015 at 17:10

    Prestasi luar biasa yang tidak terekspos di media…

  3. Dj. 813  29 June, 2015 at 22:51

    Apalagi di Mainz James…… Yu Lani….
    Di Mainz malah tidak ada….
    Hahahahahahahaha…..!!!

    Salam manis dari Mainz…

  4. james  29 June, 2015 at 10:28

    hadiiirrr……setelah Baltyra nya Ganti Mesin Baru

    ci Lani, di Sydney saja suka ada Festival Film Indonesia saja gak pernah tahu tuh gak pernah denger juga….kurang peminat barangkali

  5. Lani  29 June, 2015 at 09:59

    Absenin trio kenthir……..Baltyra is back to normal!

    Wah, film Indonesia dpt penghargaan di Hawaii? Kapan ini festivalnya? Aku yg ndekem di Hawaii tidak tau menahu……..wah ketinggalan berita nih……..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *