Suka Duka Memelihara Ikan Arowana

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA YANG BERBAHAGIA . . .

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. di hari Selasa yang indah ini…

Anda tidak salah baca judul di atas, memang hobby Dj. satu ini (memelihara ikan), sudah Dj. tekuni sejak kecil. Walau dulu saat kecil, hanya sekedar cari ikan di kali, kemudian saat duduk di SMP, sudah mulai dengan ikan koki. Dengan berjalannya waktu, maka banyak sudah macam ikan yang pernah Dj. pelihara. Bahkan berternak manfish… dan di bawah ini foto saat telur ikan menetas di atas daun…

arowana01

Anak-anak ikan yang sudah mulai berenang bersama induknya dan induknya sealu menjaganya, atau mengawasinya.

arowana02

Dan sudah sedikit lebih besar dan sudah semakin terlihat bentuknya….

arowana03

Berternak ikan diskus…? Juga pernah…Yang ini cukup sulit, karena kadar airnya harus benar, baik pH nya, juga kekerasaan airnya. Tapi betapa bahagianya juga berhasil membesarkan anak-anak ikan tersebut. Dan keanehan anak-anak ikan diskus ini, dia makan selaput kulit induknya, kadang kasihan induknya, sampai luka-luka.
Tapi begitu mereka Dj. pindah di aquarium tersendiri, hanya jelang waktu 2 – 3 Minggu, maka pasangan diskus ini akan bertelur lagi.

Bisa kewalahan, karena harus menyediakan banyak aquarium dan kami pernah punya sampai 13 aquarium demi anak-anak ikan diskus.

arowana04 arowana05

Sungguh sangat menyenangkan, walau banyak kerjaan untuk membesarkan anak-anak ikan tersebut, karena harus beli telur udang mini. Menetaskan di salah satu tempat dengan garam dan oksigen yang cukup. Kemudian setelah telur udang tersebut menetas dan memberikan mereka makan….

Okay….

Pernah di tahun 1996 (saat kami mudik) dapat hadiah ikan Arowana di Cibubur (Jakarta Selatan, kalau tidak salah)
Tapi tidak Dj. ambil, karena takut membawanya ke Mainz, karena Dj. tahu ikan ini sangat dilindungi. Walau pemberi hadiah, cukup meyakinkan, bisa mengirim sampai Mainz. Tapi Dj. batalkan niat tersebut.

Nah tahun lalu dengan sedikit nekat, Dj. membeli ikan Arowana dan tentang hal ini pernah Dj. ceritakan tahun lalu.
Dan saat itu, aquarium Dj. panjangnya hanya 120 Cm, hanya 240 liter kapasitas airnya.

arowana06

Kalau anda penasaran, silahkan klick di Link ini… dan masih ada juga beberapa cerita tentang Aquarium.

http://baltyra.com/2014/10/07/arowana/

Dengan ikan Arowana ini, maka Dj. membeli Aquarium yang lebih besar, sehingga ikan Arowana bisa berenang dengan sedikit lebih leluasa. Dan untuk memindahkan dia ke Aquarium yang lebih besar, jelas tidak mudah.
Tentang hal ini, juga telah ceritakan di oret-oretan tahun lalu.

arowana07

Okay… Anda tidak salah baca, memang apapun yang kita pelihara dan rawat, selalu ada suka dan dukanya…
Suka dan dan bahkan sangat menggembirakan bila peliharaan kita sehat, tapi bila penyakit menyerang, baik itu anjing, kucing, ya, bahkan ikan atau tanaman.

Bila terkena penyakit, akan membikin kita juga bersedih dan kadang bisa panik, karena ingin menolong, tapi tidak berdaya. Mereka tidak bisa berkata, sakitnya tuh di sini….

Nah sebelum banyak Dj. menulis, kalau ada waktu, silahkan melihat video di YouTube ini…Ini juga kisah seseorang yang sudah sekian lama memelihara ikan Arowana dan satu saat Arowananya mati dan harus menguburkannya.
Dan seluruh keluarga turut berduka, karena ikan tersebut sudah menjadi bahagian dalam keluarga mereka.

http://www.aljazeera.com/programmes/witness/2014/05/swimming-with-dragons-2014529122413186942.html

Nah…. Bila anda telah melihat itu Video, maka anda akan sedikit mengerti, bagaimana perasaan seseorang yang memiliki hobby memelihara yang hidup, yang bergerak dan tumbuh. Baik itu anjing, kucing, kuda, ikan atau bonsai, mereka sangat menyayanginya dan bahkan apapun akan dikorbankannya demi peliharaannya.

Di sini pula Dj. ingin sedikit cerita apa yang telah Dj. alami dengan Arowana yang kami miliki. Bukan hanya karena harga yang cukup mahal, karena kami beli Arowana seharga € 2000,- (satu ekor) dan ini yang Red Gold. Dan bukan yang silver yang asia punya yang harganya mencapai €8000,- atau lebih, Tapi lebih dari itu, ini ikan sangat lain dari ikan-ikan yang lain….

Dia seolah (entah benar atau tidak) mau dan bisa mengerti kalau kami bicara dengan dia, apalagi saat memberi makan. Atau mungkin karena sio Dj. Dragon dan ini kan terkenal dengan nama Dragon Fish…. Hahahahahaha….!!! Kesulitan atau pengalaman yang pertama kami alami saat memindahkan ke Aquarium yang lebih besar, dia mencolot (loncat…) dan tidak mudah di tangkap.

Puji TUHAN . . . ! ! !

Dengan usaha yang cukup melelahkan, akhirnya kami bisa tangkap dan memasukkan ke dalam Aquarium yang baru. Tapi apa daya, dia sudah banyak kehilangan tenaga, jadi dia sudah tidak bisa berenang…Dj. juga pernah ceritakan tahun lalu… yang mana dia kehilangan banyak sisik dan harus sabar menunggu hingga tumbuh lagi (kalau dia hidup).

Ceritanya, dia babak belur, seperti orang yang selesai berkelahi.

arowana08 arowana09

Walau demikian, Dj. masih bersyukur, karena dia mau berenang lagi dan dengan berjalannya waktu, maka sisiknya pun kembali tumbuh.

Namun apa yang Dj. alami bulan Mei lalu. Seperti biasanya, selain jangkrik dan ulat tepung (Mehl Worm) yang dia makan, Dj. juga memberikan dia ikan emas yang masih hidup. Karena dengan demikian dia bisa mencarinya (mengejar) sendiri, yaaaaa… bisa mengejar kalau dia lapar (baca oleh raga / bergerak). Biasanya Dj. membeli ikan emas ini sekitar 10 ekor dan baru habis setelah 2 Minggu.

Ya… dia mengejar ini ikan, anehnya hanya di waktu malam, saat lampu dimatikan, sedangkan siang, saat terang dia sama sekali tidak berburu. Jadi kamipun tidak melihat, kapan dia makan ikan tersebut. Pagi kalau Dj. menyalakan lampu Dj. mulai cari dan hitung ikan-ikan kecil, apakah sudah berkurang atau masih utuh seperti semalam.

Dan untuk ikan-ikan kecilpun ada tempat mereka bersembunyi, jadi bukan dengan mudah Arowana memakan mereka…Kadang karena dia kejar ditempat persembunyian, sehinggaa kepalanya luka….Jadi setiap dua minggu, biasanya Dj. membeli ikan-ikan kecil tersebut di toko ikan yang sudah menjadi langganan…..

Satu hal yang juga tidak murah, untung dia tidak makan 5 ekor dalam satu malam…. bisa bangkrut….Hahahahahahaha…!!! Bagaimana tidak, karena ikan emas tersebut harganya sekitar € 3 ,-/ ekor, tergantung dimana belinya. Kalau makan 5 ekor, kan setiap hari jadi € 15,- dan belum jangkrik dan Mehlworms nya….

Okay… pendek cerita, Dj. dapat tawaran ikan dengan harga murah, hanya 0,60 Cent Euro / ekor dan kelihatan semua okay. Jadi Dj. pikir, kalau sudah dikasih murah, maka Dj. beli sekalian yang lebih banyak, jadi Dj. beli 30 ekor sekalian dan pulang dengan rasa puas….

arowana10

Tapi apa yang Dj. lihat 2 hari kemudian di pagi hari, ada ikan emas yang mati di dasar Aquarium di atas pasir…

arowana11

Besoknya ada pula dua ekor yang mati dan terapung di atas….

arowana12

Jelas hal ini membikin Dj. sedikit cemas, walau saat itu Arowana tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa dia sakit.
Masih berenang seperti biasanya dan juga makan jangkrik yang Dj. berikan. Namun demikian, langsung Dj. keluarkan hampir semua ikan emas dari dalam Aquarium, tapi Dj. sisakan 7 ekor, siapa tahu dia masih mau makan.

Satu pagi, seperti biasanya, Dj. bangun tidur langsung menyalakan lampu di Aquarium dan melihat apakah dia okay….??? Wadoooooh…. saat Dj. lihat dia, hanya diam di bawah dipojokan Aquarium dan tidak mau bergerak sama sekali…Dj. panggil-panggil dan Dj. pamerkan jangkrik…. yang mana, biasanya kalau Dj. bawa tempat jangkrik, dia seperti yang tidak sabar lagi. Berenang ke kiri dan ke kanan, ingin makan dan kadang jangkrik belum lepas dari capitan, dia sudah meloncat menangkapnya….

Tapi kali ini, dia tidak bereaksi sama sekali, hanya diam di bawah, tanpa ada reaksi sedikitpun dan kelihatan pucat.
Sangat menyedihkan…. Tapi tidak bisa menolongnya, karena tidak tahu apa yang dia sedang rasakan….

arowana13

Sama sekali tidak ada tanda-tanda bahwa dia sakit, tapi mengapa dia hanya diam saja…Dj. gerakan tangan Dj. di depan kaca, persis di depan hidungnya, juga tidak ada reaksi sama sekali…Susipun mencari di Google, tentang penyakit ikan Arowana, yang kemungkinan ada yang sudah berpengalaman dan menuliskannya. Dia banyak baca, tapi symtome atau tanda-tanda yang demikian tidak ada, karena tidak luka atau ada jamur yang kelihatan di tubuhnya.

Untung kami pernah lihat dokter hewan yang praktek di toko binatang dan segera Dj. telpon kesana dan menceritakan semua yang Dj. lihat. Dia jelaskan, kemungkinan gangguan pencernaannya dan bisa dibantu dengan obat. Dia akan tolong kalau dia lihat langsung, tapi bagaimana mau bawa ke sananya….??? Bingung juga dan bahkan sedikit panik…

Dj. masih sedikit becanda sama Susi, bagaimana kalau kita kasih obat Buscopan di Aquarium….??? Selang dua hari kemudian, hanya sedikit perubahan, kadang dia bergerak, tapi kembali ke tempat dimana dia tadi diam. Dan kadang seharian dia sama sekali tidak bergerak, hanya diam saja. Dan hal ini yang membikin Dj. semakin kasihan.

Saat kami ke toko ikan dimana kami beli dia, maka boss di toko Dj. ceritakan… karena seperti biasa, kalau kami kesana, dia selalu bertanya, bagaimana denga Arowananya…??? Kali ini dia juga bingung, tapi dia kasih obat, cairan yang dia biasa gunakan untuk ikan Koi. Dia hanya bilang, mudah-mudahan ada manfaatnya…..

Dan dengan aturan yang ada tertulis dan cara memberikan ke dalam Aquarium, dua hari sekali dan dalam enam hari, maka Dj. mulai saring, atau filter obat tersebut dengan saringan yang dibikin dari busa yang mengandung arang, agar obat tersebut tidak berubah menjadi racun, bila kelamaan di air. Dan setelah 3 hari denga filter arang, maka filter tersebut Dj. ganti lagi dengan filter yang biasanya dan air didalam quarium Dj. ganti setengahnya.

Sambil bekerja mengganti air di Aquarium, setiap kali Dj. lihat dia yang hanya diam di bawah tanpa ada reaksi apapun….Kadang seperti orang gila, bicara dengan ikan yang tidak bisa menjawab…. Hahahahaha….!!!
Tapi ke esokan harinya, saat Dj. menyalakan lampu di Aquarium, Dj. seperti yang tidak percaya dengan apa yang Dj. lihat. Dia B E R E N A N G . . . ! ! ! H A L E L U Y A . . . ! ! ! Mata Dj sampai berkaca-kaca karena rasa bembira, dia sudah mau berenang….!!! Puji TUHAN . . . ! ! !

Tidak hanya itu, dia juga mulai mau makan….. walau hanya 1 – 2 ekor jangkrik dan yang ke 3 dia keluarkan lagi. Suatu kegembiraan yang tidak terkira…. Dan Dj. lihat ada harapan, walau hanya 2 ekor jangkrik, pagi itu yang dia makan. Tapi siang hari, dia mulai lagi diam di tempat yang sama, wadooooh….!!!

Dj. sudah gembira kalau hari itu, dia sudah mau berenang dan Dj. harap satu saat dia akan kembali sehat….!!!
Puji TUHAN . . ! ! ! Hari demi hari, dia mulai banyak makan lagi, walau hanya jangkrik saja, Tapi Dj. sabar dan berharap dia pulih dan menjadi kuat dan Dj. harap dan nantikan dia tidak lagi duduk diam di tempat di bawah….

Beberapa hari yang lalu, Dj. melihat dia berenang ke kiri dan ke kanan tanpa lelah dan mau makan seperti dulu lagi…Dj. merasa lega dan memuji TUHAN . . . ! ! ! Walau dia hanya ikan, tapi jujur Dj. juga telah mendoakannya dan berharap, agar dia sehat kembali. Sekarang . . . ? ? ?

Dia sudah semakin sehat, anda bisa lihat sendiri, warnanya juga semakin indah…

arowana14 arowana15 arowana16 arowana17 arowana18 arowana19

Dan untuk penutup, ini Video yang Dj. ambil tanggal 16 Juni 2015 kemarin…. Dan Dj. pajang di YouTube…
Silahkan menikmati…. Hahahahahahaha….!!!

Indah, bukan . . . . ? ? ? Nah itu dia, diapun sekarang berenang dan makan seperti biasanya dan dia sudah tidak pernah duduk di bawah lagi…Kegelisahan yang dia bikin dan itupun Dj. akui adalah kesalahan Dj. sendiri dan bukan kesalahan dia atau orang lain. Satu pelajaran yang sangat berharga yang jelas semoga tidak terulang lagi…. Hahahahahahaha….!!!

Okay, banyak sudah yang Dj. ceritakan di atas, siapa tahu juga bisia menjadi pelajaran bagi anda yang hobby memelihara binatang atau tanaman. Jangan asal murah, lalu dibeli… tapi periksa dulu, apa benar-benar okay. Lebih baik sedikit lebih mahal, tapi okay. Kita senang kalau yang kita pelihara sehat, apalagi kalau beranak pinak (binatang) atau tumbuh subur dan berbuah (kalau tanaman)

Tapi tidak selamanya apa yang kita inginkan itu yang terjadi, sering kita juga dihadapkan dengan tantangan yang bikin pusing…Hahahahahahaha….!!! Tapi tanpa tantangan, apalah artinya hidup ini, semakin berat tantangan yang bisa kita selesaikan, maka semakin senang, bila bisa menyelesaikannya…

Itulah mengapa Dj. beli ikan Arowana yang mana untuk Dj. cukup mahal, tapi justru tantangannya itu yang bikin penasaran. Orang Jerman berkata… “WAS DICH NICHT TOTET , MACHT DICH HÄRTER“. (APA YANG TIDAK MEMBUNUHMU, AKAN MEMBUATMU LEBIH KERAS DALAM ARTI LEBIH KUAT).

Mohon maaf, bila cerita di atas terlalu panjang, semoga tidak menjadikan anda bosan. Maaaf juga bila banyak salah tulis dan hal-hal yang kurang menyenangkan…Terimakasih untuk perhatian anda semuanya. Terimakasih kepada pengasuh Batyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya, dimana saja kita berada.

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

27 Comments to "Suka Duka Memelihara Ikan Arowana"

  1. J C  3 July, 2015 at 17:25

    Pak Djoko, yang urusan bonsai saja, saya belum kober…hahaha…apalagi urusan ikan. Dan ikan ini harganya segitu, bisa bikin stress berat…hahaha…saya belum waktunya mungkin ya…hahaha…

    Dulu di Medan pernah pelihara ikan koi yang lokal dan biasa-biasa saja. Itupun akhirnya habis semua, karena memang mungkin belum pas waktunya…mungkin suatu hari. Tapi saya lebih suka ikan koi…

    Salam untuk keluarga besar Paisan di Mainz ya…

  2. Dj. 813  2 July, 2015 at 15:42

    Jeng Margi….
    Matur Nuwun jeng, sudah mampir….
    Itu semua relaativ, setiap orang punya trioritas masih-masing…
    Ada yang nabung untuk beli rumah, ada yang nabung untuk jalan-jalan dan piara tanaman dan binatang.
    Sejak kecil memang sudah menjadi hobby Dj. cari ikan di kali.
    Lalu ayah panggil tukang untuk bikin 3 kolan ikan yang sangat besar dikebum belakang rumah.
    Saat SR Dj. sudah punya banyak ikan emas, ikan guramie, ikan mujair dan ikan lele di blumbang paling bawah.
    SMP sudah punya aquarium dgn ikan koki dan di Jerman pernah punya 13 aquarium, kaena ternak ikan diskus.
    Jadi Dj. pikir tdak mutlak hanya untuk orang yang sudah mapan saja.
    Sudah mapan, tapi kalau pelit….???
    Hahahahahahaha…..!!! Maaf jokes…

    Okay, salam manis dari Mainz…

  3. Dj. 813  2 July, 2015 at 15:36

    Bung Chandra…. Hahahahahahahaha….!!!
    Maaaaaf… itu sekedar jokes saja…. Dj. kan sudah 63 tahun, jelas perkututnya juga 63 tahun umurnya.
    Karena selalu dirawat….. dan selalu dimandikan 2 – 3 X sehari….
    Hahahahahahahaha…..!!!

    Maaaf jangan marah….
    Salam Damai dari Mainz.

  4. jeng margi  2 July, 2015 at 14:56

    Salut utk pak dj, biasanya penghoby ikan hias adalah mereka yg sdh mapan secara ekonomi. krn biaya pemeliharaannya yg cukup tinggi. Brgsiapa yg hidupnya msh senih kemis cukup jd penonton sj hahahaha

  5. Chandra Sasadara  2 July, 2015 at 09:37

    Pak DJ, gmana caranya bisa bikin perkutut sampai berusia 63 tahun?

  6. Dj. 813  30 June, 2015 at 16:30

    Terimakasih Wid…
    Terimakasih dimas Josh Chen…
    Terimakasih juga untuk anda yang dua yang tidak kelihatan namanya….
    Terimakasih untuk semua jempolnya.
    TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUANYA . . . ! ! !

  7. Dj. 813  30 June, 2015 at 16:29

    Budi Margomuljo 30 June, 2015 at 13:19

    Tadi baca cerita Oom DJ, sempat ikut kuatir dengan kondisi ikan Arowana. Semoga ikan Arowana tetap sehat ya Oom. Ikan mahal, biaya merawatnya juga mahal….
    Titip salam buat segenap keluarga besar Oom DJ di Mainz.. Tuhan memberkati..
    ——————————————————————————————

    Hallo Bung Budi Margomuljo….
    Terimakasih sudah mampir….
    Terimakasih juga untuk sympati nya….
    Nah ya, yang jelas, untuk kami saat itu, tidak mikir soal uang, tapi lebih ke keselamatannya.
    Karena dia sudah seperti anggota keluarga yang setiap hari diperhatikan.
    Setiap kali liwat didepan aquarium selalu Dj. sapa dan setiap hari 3 X kasih makan dia dengan Jangkrik dan Mehl Worm.
    Jadi sudah sangat dekat dan dia tahu, kalau Dj. didepan aquarium, dia selalu datang.
    Uang tidak dicari juga datang sendiri, tapi dia hanya ada satu kali, kalau beli lagi, itu sudah lain cerita.
    Dia sudah punya nama ( Oka ) pemberian cucu kami si sarah yang baru umur 2 tahun.

    Okay, salam Sejahtera juga dari Maint dan semoga sehat selalu.

  8. Dj. 813  30 June, 2015 at 16:24

    james 30 June, 2015 at 09:13

    hadir mbak Lani….makasih

    mas DJ ikan Arowana nya bisa di goreng gak ? seperti Gurame atau Ikan Mas gitu
    ———————————————————-

    Halllo James…
    Terimakasih sudah mampir…
    Ya jelas bisa James, mengapa tidak….???
    Di Kalimatan, itu ikan menjadi makanan penduduk asli, setiap hari.
    Ya seperti ikan emas atau mujair atau guramie….
    Bisa dilihat di you Tube, orang indianer yang menangkap ikan arowana di sungai amazona
    dan mereka makan dengan dibakar….
    Itu paradoknya, dibilang orang primitiv, tapi makanannya yang mahal-mahal…. Hahahahaha…!!!

    Salam Sejahtera dari Mainz.

  9. Dj. 813  30 June, 2015 at 16:20

    Chandra Sasadara 30 June, 2015 at 08:20

    Kudu cukup sabar tuk punya peliharaan. saya di rumah punya perkutut, saat keluar kota kotoranya tak ada yg bersihkan, tunggu yg punya pulang..hahahaha
    ———————————————————-

    Bung Chandra….
    Terimakasih sudah mampir…
    Sangat benar, saat mudik kemarin, juga ada bonsai yang sangat bagus, juga mati.
    Tapi tidak bisa disalahkan ke anak-anak, karena mereka sudah berusaha menyiramnya.
    Itu semua sudah resiko.
    Juga kalau anda lihat di Video Dj. diatas. Ada lanjutannya, video yang lama di you Tube, saat
    kami punya ikan arowana yang perak dari Brazil.
    Dia mau makan apa saja, tapi saat kami tinggal mudik, dia sama sekali tidak mau makan.
    Kami pulang, sudah sangat kurus, karena kami liburan 6 minggu.
    2 Minggu kemudian setelah kami kembali, dia mati,sedih sekali….

    Okay, semua sudah harus di relakan, karena semuanya itu adalah resiko.
    Salam Sejahtera dari Mainz.

    Ooooo… ya, Dj. juga punya perkutut yang sudah 63 tahun dan masih sehat…. Hahahahahaha….!!!
    Jokes.

  10. Dj. 813  30 June, 2015 at 16:14

    Linda Cheang 30 June, 2015 at 08:18

    Ikan mahal, euy.
    ———————————————–

    Hallo Linda…
    hatur Nuhun Linda…
    Ya… begitulah, memang cukup mahal…
    Itu kan hadiah dari Susi, saat Ulang Tahun dan bersamaan, Dj. berhenti bekerja.
    Tapi bukan hanya ikannnya saja yang mahal….
    Makanannya, ikan emas, sehari kadang 2 ekor, 1 ekornya sekarang Dj. beli yang € 3,-
    Belum 10 jangkrik, yang ini murah, hanya sekitar € 1,-
    Dan 10 ulat tepung ( Mehl Worm ) juga murah sekitar € 0,20 cent.
    Jadi yang sekitar € 3,- ( Rp. 45,- ) setiap harinya.
    Sebulaan masih belum sampai € 100,-
    Pensiun Dj. masih cukup… Hahahahahahaha….!!!
    Tapi harga kegembiraan, tidak bisa dibayar…… Karena bukan hanya Dj. saja yang dibikin gembira.
    Jadi ya okay, tidak jadi masalah…. Hahahahahahahahaha….!!!

    Kalau di Indonesia, Dj. yakin, baik ikannya, maupun makanannya, lebih murah ya….

    Salam manis dari Mainz..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.