Peru (2) – Machu Picchu

Nia

 

Ini masih lanjutan cerita jalan-jalan saya di Amerika Selatan. Saya masuk Peru 2 kali, yang pertama dari Ecuador dengan bus melalui perbatasan dekat kota Chiclayo dan yang kedua dari Chile dengan shared taxi dari perbatasan Tacna. Jika anda menuju Peru dengan pesawat, rute dari Indonesia yang relative lebih murah adalah melalui USA atau tepatnya dari bandara Fort Lauderdale, Florida (FFL).

Dari FFL anda bisa naik budget airlines Spririt Airlines dan JetBlue yang melayani penerbangan ke Lima. Dari Lima bisa naik pesawat ke Cusco kota besar terdekat dengan Machu Picchu atau bisa juga dengan bus tapi lama perjalanan lebih dari 21 jam. Salah satu perusahaan bus yang direkomendasikan adalah Cruz del Sur. Keuntungan menuju Cusco dengan bus adalah kemungkinan terkena serangan AMS (Accute Mountain Sickness) bisa diminimalisir.

Cusco terletak di ketinggian 3400M di atas permukaan laut. Banyak turis yang naik pesawat dari Lima ke Cusco tapi langsung melanjutkan perjalanan ke Ollantaytambo dan bermalam di sana karena letak Ollantaytambo lebih rendah dari Cusco yaitu ‘hanya’ 2792M di atas permukaan laut.

Khusus perjalanan ke Machu Picchu ini saya tidak sendiri tapi bersama 2 teman dari Jakarta yaitu Julia dan Nuniek. Kami belum pernah bertemu sebelumnya dan rencana perjalanan ini kami atur lewat email dan chatting. Ada banyak drama selama perjalanan ini yang saya heran kok bisa kami atasi hehehe…

Drama besar pertama adalah pesawat Nuniek dari New York menuju FFL dibatalkan sehingga dia tidak bisa naik pesawat ke Lima dan kehilangan tiket yang sudah dipesan untuk penerbangan Lima-Cusco. Drama kedua adalah saya yang tolol bisa salah membeli tiket kereta untuk ke Machu Picchu. Saya tidak akan menceritakan detail drama kami karena terlalu panjang hahaha… ini hanya ringkasan cara hemat menuju Machu Picchu :)

Machu Picchu adalah situs arkeologi peninggalan suku Inca yang terdapat di atas bukit di dekat kota Machu Picchu Pueblo (Pueblo: town) yang juga dikenal dengan nama Aquas Calientes (Aqua: air, Calientes: panas) karena ada beberapa sumber air panas di kota ini. Aquas Calientes hanya bisa dicapai dengan kereta api atau jalan kaki. Tidak ada jalan untuk kendaraan bermotor untuk menuju kota ini. Kereta api yang menuju Aquas Calientes ada yang dari Ollantaytambo dan dari stasiun Hidroelectrico tapi informasi yang saya dapat kereta dari hydroelectric hanya untuk penduduk local.

Ollantaytambo - Situs arkeologi Sacret Valley dilihat dari Plaza de Armas (pusat kota)

Ollantaytambo – Situs arkeologi Sacret Valley dilihat dari Plaza de Armas (pusat kota)

Ollantaytambo - Prosesi keagamaan gereja Khatolik mengitari Plaza de Armas

Ollantaytambo – Prosesi keagamaan gereja Khatolik mengitari Plaza de Armas

Ollantaytambo - gang di area pemukiman yang penuh dengan cafe dan restoran

Ollantaytambo – gang di area pemukiman yang penuh dengan cafe dan restoran

Nuniek, saya dan Julia. Ini gerbong kereta Hiram Bighram bukan kereta biasa yang kami naiki Tidak mampu naik ini jadi jadikan background foto saja

Nuniek, saya dan Julia. Ini gerbong kereta Hiram Bighram bukan kereta biasa yang kami naiki Tidak mampu naik ini jadi jadikan background foto saja

Aquas Calientes - antrian di loket tiket bus menuju Machu Picchu

Aquas Calientes – antrian di loket tiket bus menuju Machu Picchu

Aquas Calientes - Plaza de Armas (pusat kota)

Aquas Calientes – Plaza de Armas (pusat kota)

Aquas Calientes - Plaza de Armas (pusat kota)

Aquas Calientes – Plaza de Armas (pusat kota)

Aquas Calientes

Aquas Calientes

Interior gerbong kereta dari Aquas Calientes ke Ollantaytambo

Interior gerbong kereta dari Aquas Calientes ke Ollantaytambo

Tiket kereta dari Ollantaytambo menuju Aquas Calientes bisa dibeli di website Peru Rail. Harga tiket sekali jalan paling murah sekitar 50 USD untuk turis mancanegara sedangkan penduduk Peru membayar harga yang jauh lebih murah. Hal semacam ini juga diterapkan untuk harga tiket pesawat dan tiket masuk tempat-tempat wisata dan taman nasional.

Julia, Nuniek dan saya dalam waktu yang hampir bersamaan membeli tiket kereta ke Ollantaytambo – Aquas Calientes – Ollantaytambo secara online dengan kartu kredit masing-masing. Sedangkan tiket masuk ke Machu Pichu hanya bisa dibeli dengan kartu kredit Visa jadi saya minta tolong Julia untuk membelinya. Pembelian yang titip Julia tidak ada masalah karena dia jeli dan teliti. Tiket yang saya beli sendiri malah salah tanggal :( seharusnya kami berangkat tanggal 7 November 2015 dan kembali tanggal 8 November 2015 tapi saya membeli untuk tanggal yang sama di bulan Oktober!! Duh!!!

Setelah usaha sana sini dan tetap tidak bisa naik kereta yang sama dengan Julia dan Nuniek (karena kereta penuh) maka saya memutuskan untuk ke Machu Pichu dengan cara lain. Saat itu saya tidak tahu kalau tidak ada kendaraan selain kereta api untuk ke Machu Picchu. Saya baca di internet cara lain ke Machu Picchu adalah dengan naik bus ke Santa Maria lalu ke Santa Teresa dan jalan kaki dari Hydroelectrico. Berikut detailnya:

  1. Ollantaytambo – Santa Maria: 15 Soles dengan bus. lama perjalanan sekitar 4 jam. 2 jam pertama jalan menanjak sampai puncak gunung diatas awan. Benar-benar di atas awan! Seperti kalau kita naik pesawat bisa melihat awan di bawah kita… nah perjalanan inipun seperti itu. 2 jam terakir jalan menurun.
  2. Santa Maria – Santa Teresa: 10 soles dengan shared taxi. 5 Soles jika mau duduk di bagasi. Lama perjalanan kalau tidak salah sekitar 1 jam melewati jalanan rawan longsor.
  3. Santa Teresa – stasiun Hydroelectrico: 10 Soles dengan minivan (semacam angkutan kota). Lama perjalanan sekitar 30 menit juga melewati jalanan rawan longsor.
  4. Hydroelectrico – Aquas Calientes: Jalan kaki menyusuri rel kereta api sampai mentok (dead end). Disebelah kanan rel ada jalan naik masuk hutan. Ikuti jalan itu sekitar 10 menit akan sampai di rel kereta api lain. Belok kiri, susuri rel. Sekitar 2,5 jam berjalan kita akan sampai.
  5. Aquas Calientes – Machu Picchu: jika kuat bisa jalan kaki (hiking) selama kira-kira 2 jam (kecepatan orang local). Ada bus wisata seharga 10 USD sekali jalan atau 19 USD pulang pergi.

 

Di area Machu Picchu ada bukit namanya Huayna Picchu yang jumlah pengunjungnya dibatasi hanya 400 orang per hari. 200 orang boleh masuk jam 10.00 dan 200 orang berikutnya jam 14.00. Untuk bisa ke Huayna Picchu sangat disarankan untuk membeli tiket jauh hari sebelumnya melalui website MINISTERIO DE CULTURA – BOLETAJE VIRTUAL Saat membeli tiket masuk Machu Pichu sebaiknya langsung membeli tiket masuk Huayna Picchu.

Area Machu Picchu luas sekali jadi siapkan fisik dan air agar tidak dehidrasi. Di gerbang masuk Machu Picchu kita akan diberi brosur yang berisi keterangan singkat tentang situs arkeologi ini dan juga daftar aturan yang harus ditaati selama berada di area situs. Jangan sekali-kali melanggar aturan karena petugas penjaga ada di mana-mana dan pengunjung yang orang local juga tidak akan segan menegur pengunjung lain yang melanggar aturan.

Arroz Cubana makanan yang mudah dijumpai di Peru Nasi putih dengan lauk telur dadar

Arroz Cubana makanan yang mudah dijumpai di Peru Nasi putih dengan lauk telur dadar

Machu Picchu - bukit di belakangnya adalah Huayna Picchu

Machu Picchu – bukit di belakangnya adalah Huayna Picchu

Machu Picchu dilihat dari small Huayna Picchu

Machu Picchu dilihat dari small Huayna Picchu

Machu Picchu

Machu Picchu

Machu Picchu

Machu Picchu

Machu Picchu

Machu Picchu

Rel kereta api dari Stasiun Hydroelectrico ke Stasiun Aquas Calientes

Rel kereta api dari Stasiun Hydroelectrico ke Stasiun Aquas Calientes

Santa Teresa - shared taxi dari Santa Maria ke Santa Teresa. 10 Soles per orang. 5 Soles kalau mau duduk di bagasi

Santa Teresa – shared taxi dari Santa Maria ke Santa Teresa. 10 Soles per orang. 5 Soles kalau mau duduk di bagasi

Lomo Saltado masakan daging sapi

Lomo Saltado masakan daging sapi yang rasanya seperti masakan Jawa. Salah satu menu murah di Ollantaytambo 10 Soles atau sekitar 3 USD. Bisa didapat di deretan warteg di sepanjang jalan menuju Stasiun Ollantaytambo

Untuk bisa menikmati Machu Picchu dengan lebih nyaman disarankan untuk datang sepagi mungkin. Usahakan sampai di gerbang Machu Picchu jam 07.00 saat masih sepi turis dan jam 10.00 ketika turis mulai banyak kita bisa masuk Huayna Picchu (beli tiket Huayna Picchu yang jam 10.00). Julia dan Nuniek yang sampai di Aquas Calientes sehari sebelumnya bisa masuk Machu Picchu pagi hari sedangkan saya yang terpaksa menginap di Santa Teresa dan harus jalan kaki dari stasiun Hydroelectrico baru bisa sampai di gerbang Machu Picchu sekitar jam 10.00.

Julia dan Nuniek kembali ke Aquas Calientes siang hari dan langsung naik kereta menuju Ollantaytambo sore harinya. Saya turun dari Machu Picchu sore hari dan memilih menginap di Aquas Calientes semalam. Pagi harinya rencana saya adalah kembali ke Santa Teresa – Santa Maria – Ollantaytambo seperti jalur yang saya lalui sebelumnya tapi karena hujan deras semalaman saya tidak berani ambil risiko jalanan tertutup tanah longsor jadi saya membeli tiket kereta api ke Ollantaytambo seharga 74 USD.

Selama perjalanan dari jendela kereta saya melihat grup-grup turis yang menuju Machu Picchu dengan berjalan kaki dari Ollantaytambo atau yang dikenal dengan Inca Trek. Detail tentang Inca Trek bisa didapat di internet.

 

 

About Nia

Don't judge the book by its cover benar-benar berlaku untuk Nia ini. Posturnya sama sekali tidak menggambarkan nyalinya. Blusukan sendirian ke seluruh dunia dilakoninya tanpa gentar. Mungkin hanya North Pole dan South Pole yang belum dirambahnya. Catatan perjalanannya memerkaya wawasan bahwa dunia ini benar-benar luas dan indah!

My Facebook Arsip Artikel

19 Comments to "Peru (2) – Machu Picchu"

  1. wahyu  9 July, 2017 at 12:14

    Halo kak Nia, salam kenal
    mau [email protected] nih, dulu untuk pertama kali melakukan travel ke negara mana? dan harus beli tiket PP ya? agar terhindar dari imgrasi di bandara indo.
    Rencana tahun ini saya mau ke Peru, karena tiketnya mahal jadi saya beli yang untuk pergi dulu, tp bingung mengenai imigrasi yg mengharuskan punya tiket pp

  2. nia  23 January, 2017 at 15:38

    Hi mas Wahyu,

    Ada beberapa teman ingin ke Peru tapi belum pasti.
    Silakan join grup Backpacker Dunia di facebook. cari teman disana

    salam

  3. Wahyu  21 January, 2017 at 16:59

    Hai mbak,

    Rencana tahun 2017 ini saya mau ke peru, tetapi saya masih mencari teman untuk kesana, ada info?

    Wahyu wijaya
    08128900831

  4. nia  24 July, 2015 at 07:13

    Ady… jalan kaki naik tangga bisa. tapi ada juga bus kesana. bus dari Aquas Calientes sampai tempat parkir dekat pintu gerbang masuk MP.

    JC… capcussss… anak-anak udah gede to… ajak sekalian

  5. J C  24 July, 2015 at 05:44

    Bercucuran airmata’ku melihat foto-foto ini… kapan bisa kelakon…

  6. Ady  23 July, 2015 at 15:05

    Bener ga menuju Machu Pichu harus naik tangga banyak banget dan hanya bisa ditempuh jalan kaki?

  7. nia  21 July, 2015 at 08:37

    beli tiket masuk MP-HP jauh hari biar pasti dapet kmaren saya liat banyak turis yg nunggu ada sisa tiket HP (huayna picchu) untung-untungan jadinya.
    ditunggu ceritanya ya Alvina naik yg hiram bighram ya keretanya

  8. Lani  20 July, 2015 at 22:52

    MISS NGAING-NGAING : apa yg kau katakan betul, Indonesia itu kalah di MENTAL nya………makanya ide presiden Jokowi hrs di support. Mentalnya hrs diubah, dan berubah…………

  9. Alvina VB  20 July, 2015 at 22:15

    Mantaf…akhirnya sampe juga ke Machu Picchu.
    Mahalo mbakyu Lani…absenin terus yak….masih bolos semingguan lagi baru balik

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.