Halal Bihalal di Frankfurt

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA YANG BERBAHAGIA…

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. di hari Selasa yang indah ini…Mohon maaf ya, mau tidak nulis kok muncul thema yang minta ditulis, padahal sudah kehabisan dagangan…Hahahahahahahahaha…!!!

Okay…Hari Sabtu yang lalu kami dapat undangan untuk mengikuti pesta lebaran oleh masyarakat Islam di kota Frankfurt dan sekitarnya. Yaaaah… seperti setiap tahun nya, dalam pesta-pesta masyarakat, akan sangat banyak yang datang, karena undangan untuk semua orang. Dan melihat ke undangan yang dimulai dari jam 11:00 s/d jam 16:00, maka Dj. perkirakan akan sangat panjang acaranya.

Nah ya, maka Dj. teringat akan perintah TUHAN, yang tertulis…Apa bila kamu diundang makan, sebaiknya kamu makan lebih dahulu di rumah, agar kamu tidak kelihatan seperti orang kelaparan…Maka setelah bangun, mandi, sudah bersih dan wangi, maka jam 9:00 pagi, kami masih bisa santai sarapan di rumah, walau hanya dengan roti
dan ikan salmon asap dan di atasnya dibubuhi potongan telur rebus dan juga bawang bombai… Hhhhhhmmmm….!!! Ini roti Jerman dengan nama Paarweck (Paar = sepasang, weck = roti), roti kesukaan Dj.

halal-bihalal01

Salmon asap

halal-bihalal02

Setelah dibubuhi dengan irisan telur rebus dan bawang bombai…. Hhhhmmmm… Lecker…!!!

halal-bihalal03

Makan 1 tangkep, sambil gado buah zaitun yang sudah diasinkan dan diisi dengan bawang putih .

halal-bihalal04

Juga mini tomat…

halal-bihalal05

Ini yang Dj. makan, kalau Susi setiap pagi hanya makan roti dengan madu, olehnya dia selalu sehat…Hahahahaha….!!! Okay, olehnya kami dari rumah, jam 10:15 dengan perasaan tenang, karena perut sudah cukup kenyang. Dan sampai di tempat, ya seperti biasa, nyari tempat parkir yang biasanya sedikit sulit…

Puji TUHAN…!!!

Dia telah sediakan, jadi anak TUHAN tidak perlu lama kami mencari dan dapat parkir… HAHAHA…H A L E L U Y A…!!! Setelah isi daftar tamu, kami masih dapat snack dan minuman di pack. Dj. dan Susi saling memandang dan senyum, karena pikiran kami yang sama, dengan snack, pasti tidak ada makanan…Puji TUHAN…!!! Kami sudah makan, jadi tidak ada problem, nanti kalau pulang masih lapar, ya bisa mampir di Selera Restaurant (pikir kami).

Setelah itu, maka kami diantar untuk memasuki ruangan yang cukup besar…Dan mata Dj. melihat pemandangan (dekorasi) ketupat… waaaaaaw… di mana-mana dihias dengan ketupat…Walau bukan asli, tapi kelihatan sangat indah…

halal-bihalal06

Dan tepat, saat kami duduk, maka sudah dimulai pembacaan ayat-ayat suci oleh seorang pemuda dengan sangat teduh terdengar…

halal-bihalal07

Pembacaan ini cukup lama, tapi menyegarkan hati, karena yang membacanya benar-benar seorang ahlinya.
Kemudian di dinding bisa kami lihat dan baca…

halal-bihalal08 halal-bihalal09

Kami sengaja mencari tempat duduk di tengah, walau dipersilahkan ke depan. Karena ingat juga nasehat TUHAN, jangan duduk di depan, karena bila ada tamu yang lebih penting, maka kamu akan malu, bila nantinya kamu harus pindah ke belakang. Lebih baik kamu cari tempat di belakang, tapi kamu akan dihormati, bila nanti kamu diminta untuk duduk di depan. Belum selesai Dj. berpikir, benar saja…. ada beberapa tamu yang sudah duduk di depan dan harus pindah ke belakang….Dj. tidak bisa bayangkan, seandainya kami yang harus pindah…

Nah ya….Kemudian acara dimulai dengan kata sambutan oleh ketua warga Muslim yang tinggal di Frankfurt…

halal-bihalal10

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ibu Konsulat Jendral Indonesia di Frankfurt.

halal-bihalal11

Setelah kata sambutan selesai, maka kotbah tentang apa arti kata Halal Bihalal dan mengapa kita merayakannya.

halal-bihalal12

Hanya sayang sekali, undangan yang muda-muda sedikit keras berbicara, jadi apa yang disampaikan di depan, tidak terdengar dengan jelas. Dan setelah itu, mulailah adik-adik kecil dengan acara dan gayanya dalam satu Koor lagu-lagu padang pasir, tapi dalam bahasa Inggris. Jadi bisa dimengerti.

halal-bihalal13

Setelah adik-adik kecil beraksi, maka dilanjutkan dengan tarian Betawi oleh seorang dewasa…Ini tarian sangat menarik dengan gerakan yang cukup lincah dari penari yang sudah profi.

halal-bihalal14

Kemudian dilanjutkan dengan prensentasi tentang keuangan yang dilaporkan agar jemaah dan para tamu boleh mengerti berapa harta yang dimiliki saudara-saudara kita kaum Muslim di Frankfurt dan sekitarnya.

halal-bihalal15

Dj. ambil para tamu sedikit dari depan, karena ada yang sudah ngantuk dan beberapa kali angop…. Kasihan… ! !

halal-bihalal16

Setelah semuanya berlalu, maka tibalah saatnya untuk saling bermaaf-maafan, dimana KonJen dan staff nya berdiri di depan dan para tamu antri untuk besalaman dengan beliau dari kiri ke kanan. Di mulai oleh ketua M. I. I. (Masyarakat Islam Indonesia) di Frankfurt, bapak Masjid.

halal-bihalal17

Tiba juga giliran Daniel dan Susi yang tidak mau ketinggalan… Hahahahaha…!!!

halal-bihalal18

Setelah semua dapat bagian untuk maju ke depan, maka acara makan siang segera dimulai…Makan siang…??? Ternyata ada makan siang… A L H A M D U L I L A H… .!!! H A L E L U Y A…!!! Juga dimulai oleh ibu Konsul Jendral…Kasihan ini ibu Konsul Jemdral, suami dan staff nya, harus ambil sendiri dan tidak dilayani…

halal-bihalal19 halal-bihalal20

Di belakang mereka, semua tamu dilayani (diambilkan) oleh adik-adik yang berdiri di sebelah, maksudnya agar tidak ambil semaunya. Huahahahahahaha…!!!

Puji TUHAN…!!!

Makanan begitu berlimpah-ruah, setiap macam masakan ada sangat banyak di dapaur… Selain makanan pokok…

halal-bihalal21 halal-bihalal22 halal-bihalal23 halal-bihalal24 halal-bihalal25 halal-bihalal26

Juga ada buah dan puding untuk cuci mulut… (kalau mulutnya kotor… Hahahahahaha… :-))

halal-bihalal27 halal-bihalal28

Tapi Dj. malah boleh masuk ruang makan duluan, karena akan ambil foto. Dan karena tamu begitu banyaknya, maka yang menunggu dan antri di belakang, malai pada minta difoto…

halal-bihalal29 halal-bihalal30

Ya sudah, sekalian ambil kiri-kanan…

halal-bihalal31 halal-bihalal32 halal-bihalal33

Nona-nona yang kelihatan masih sangat muda-muda ini, mereka sudah mahasiswa…

halal-bihalal34 halal-bihalal35 halal-bihalal36 halal-bihalal37 halal-bihalal38 halal-bihalal39

Yang ini bukan nona-nona lagi, tapi oma asal Ambon manise yang terkenal sangat baik.

halal-bihalal40

Juga yang di bawah ini Ceu Yaty sudah seperti saudara sendiri, sangat baik .

halal-bihalal41

Seorang saudara dari Flores, yang juga hobby hunting photo…

halal-bihalal42

Okay…

Setelah cukup lelah, walau acara belum selesai, maka kamipun minta ijin dan berpamitan untuk meninggalkan tempat pesta…Kami masih ingin jalan-jalan di Frankfurt, untuk meluruskan kaki sebentar…Sampai di rumah, sudah malam dan perut masih sangat kenyang. Olehnya, untuk makan malam, Susi hanya mengupas beberapa buah saja.

halal-bihalal43

Tapi untuk Dj. ya mending makan Cha Pak Choy dengan, broccoli, paprika dan tahu… Hahahahahahaha…!!!

halal-bihalal44

Itulah sedikit cerita “Halal Bihalal “ yang kami kunjungi di hari Sabtu, tanggal 25 Juli 2015 di Frankfurt. Mohon maaf boleh kan…??? Karena saat ingin ambil foto-foto, ternyata Batterie di Flash, kosong. Cukup kecewa juga, karena harus ambil foto tanpa flash, jadi iso di kamera Dj tinggikan dan kecepatan Dj. rendahkan. Alhasil, tahu laaaah… kalau objek bergerak, maka sedikit buram, harap dimaafkan ya… Hahahahahaha…!!!

Juga jujur (tanpa alasan hahahaha . .) sebenarnya hanya ingin pamer foto saja, tapi karena hasilnya kurang memuaskan, maka harus Dj. beri penjelasan, ini foto apa… Hahahahahaha…

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. Juga terimakasih atas perhatian anda semuanya, yang selalu setia menanti hari Selasa. Sekali lagi, maaaaaf, bila ada kata-kata yang tidak berkenan, namanya juga oret-oretan, pasti banyak kesalahan.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN… selalu menaungi kita semuanya .

 

Salam Sejahtera dari Mainz.
Dj. 813

halal-bihalal45

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

37 Comments to "Halal Bihalal di Frankfurt"

  1. Lani  7 August, 2015 at 01:36

    MAS DJ : aku japri monggo di cek

  2. Dj. 813  6 August, 2015 at 22:33

    Terimakasih Corry . . .
    Jadi menurut Corry, mulut Dj. kotor ya . . . ? ? ?

  3. Cornelia  6 August, 2015 at 22:23

    Dj, klo ad acara prgi jngn lupa bw rinso krna rinso bisa mncuci sndiri klo mulut kotor.hehehe

  4. Cornelia  4 August, 2015 at 19:16

    Dj, klo prgi2 acara jgn lupa bw rinso kan bsa mncuci sndiri klo mulut kotor.

  5. Dj. 813  30 July, 2015 at 17:23

    Linda Cheang 30 July, 2015 at 12:17

    makan roti pakai salmon asap, wow.
    ——————————————————–

    Hallo Linda . . .
    Hatur Nuhun Linda . . .
    Benar Lind, ini memang kesukaan Dj., tapi ya tidak bisa makan setiap hari.
    Nanti lama-lama bisa keluar dari kuping . . . Hahahahahaha . . . ! ! !
    Tapi ya itu, banyak macamnya dari ikan salmon asab ini.
    Ada yang 1 packnya isi 5 lembar / potong dengan harga murah, ada yang menengah dan ada yang mahal.
    Yang murah, biasanya sangat asin dan warnanya extrem merahnya.
    Kkalau yang mahal kadang kelihatan sedikit pucat dan tidak terlalu asin.
    Untuk agar tidak terlalu asin, maka dibubuhi potongan telur rebus dan potongan bawang bombai.
    Kalau ada, makannya dengan Croissant tawar.
    Hhhhhhmmmmm . . . . Lecker . . . Dan untuk makan malam dengan 1 gelas anggur putih.
    Okay . . . Salam manis dari Mainz . . .

  6. Dj. 813  30 July, 2015 at 17:16

    J C 30 July, 2015 at 10:43

    Salmon asapnya yang saya paling ngesir…

    Salam untuk keluarga besar Paisan di Mainz…
    ———————————————————————

    Dimas Josh Chen . . .
    Matur Nuwun dimas . . .

    Ya . . . memang benar, ikan salmon asap, dibubuhi telur dan irisan bawang bombai mentah,
    mak nyuuuuuus . . . . ! ! ! Hahahahahahahaha . . .! ! !

    Salam manis juga untuk keluarga dirumah ya . . .

  7. Dj. 813  30 July, 2015 at 17:14

    Lani 30 July, 2015 at 09:18

    MAS DJ : ide yg bagus ber halal bihalal dipantai……….pakai tenda, nggelar klasa………pasti seru mas, apalagi semua memakai pakaian tradisional Indonesia……….wah malah jd tontonan menarik ndak ada duanya
    ————————————————————————-

    Hallo yu Lani . . .
    Benar yu, yang penting kan maknanya dan bukan tempatnya.
    Kalau hatinya penuh ucapan syukur, maka dimana pun bisa.
    Ingat saat jamannya SMP malah pernah Natal di pantai.
    Dan jaman SMA di Maakassar, tidak ada pohon cemara, pohon bambupun jadi.
    Malah bagus, kelihatan seninya, seni dari orang sableng . . .
    Hahahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Baru selasai masak dan mandi, sekarang mau makan siang yu.
    Salam manis dari Mainz…. )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.