[HUT RI 70] Indonesia La Petite Histoire – Perempuan-perempuan Proklamasi

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

PEREMPUAN lagi….perempuan lagi.. Sekelompok perempuan patriot, dikomando oleh Tante Jo Masdani, Tante Mien Wiranatakusumah (istri pengusaha dan pejuang Soedarpo Sastrasatomo), Tanta Ratulangie (putri Sam), Tante Zubaedah, Tante Gerung, patungan membuat tugu pertama dibangun bangsa Indonesia untuk memperingati HUT RI pertama kali 1946. Tugu berhasil dibangun, tapi dijagain beberapa tentara Sekutu. Malam harinya, tante-tante itu bersama puluhan gadis bergaun putih, berusaha menembus penjagaan ketat tentara.

Mereka berkumpul malam hari dalam suasana gelap membawa lilin sambil mengelilingi tugu yang baru diresmikan Sutan Sjahrir pagi harinya. Tante dan gadis-gadis itu dengan syahdu memegang lilin dan bersenandung irama patriotisme. Inilah perayaan HUT RI paling romantis yang pernah ada sejak 17 Agustus 1945.

tugu-proklamasi

Setelah dibongkar dan dibangun lagi (KW), tempat itu menjadi lokasi pacaran paling enak. Terutama anak-anak ABG yang belajar cipokan (ciuman).

 

 

10 Comments to "[HUT RI 70] Indonesia La Petite Histoire – Perempuan-perempuan Proklamasi"

  1. J C  20 August, 2015 at 18:06

    Hahahaha…pertanyaanku penasaran sama kayak Hennie…

  2. james  19 August, 2015 at 09:15

    Alvina, spring di Aussie nya awal September, cuaca saat ini mulai hangat pagi sekitar 10C siang antara 18-20C

    kalau pada saat Proklamasi tidak melibatkan Perempuan, maka Perempuan Indonesia tidak Merdeka

  3. Alvina VB  19 August, 2015 at 09:02

    Hidup perempuan2 masa proklamasi!!!
    Hadir James, ttp masih sibuk abis liburan kerjaan selalu numpuk euy…maunya liburan lagi stl ini, ha..ha…hampir Spring ya di Ausie?

  4. Sumonggo  19 August, 2015 at 06:41

    Wanita dijajah pria sejak dulu. Dijadikan perhiasan sangkar madu. Kapan proklamasinya?

  5. Lani  19 August, 2015 at 04:14

    JAMES : hadir wlu telat……….banyak yg hrs diurusin, mahalo ya

    ISK : ach, ada2nya tempat ABG belajar kissing………….mmgnya hrs pakai belajar ya???

  6. Dj. 813  18 August, 2015 at 18:31

    Pelempuan . . . Pelempuan . . . lagi .
    Hahahahahaha . . . ! ! !
    Terimakasih mas Iwan dan salam .

  7. Handoko Widagdo  18 August, 2015 at 13:26

    Sangat hebat para perempuan ini. Jadi ingat perempuan-perempuan yang mengunjungi kubur Yesus.

  8. djasMerahputih  18 August, 2015 at 11:51

    Hadir bang James…
    Romantis….!! Mungkin bangsa kita butuh diajarin keromantisan lagi, supaya nggak gampang Amnesia…

  9. HennieTriana Oberst  18 August, 2015 at 11:32

    Pasti suasananya sahdu saat itu.

    Kalimat penutupnya Lieber Iwan, dulu waktu ABG belajar ciuman di sana juga?

  10. james  18 August, 2015 at 10:47

    1……

    absenkan kenthirs lainnya…..hey…hey….hey pada kemana nih ?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.