New York

Dian Nugraheni

 

Kuburan, makam, graveyard…

Biasanya keluarga yang masih hidup akan mengusahakan untuk membuat makam kelihatan bersih, cantik, bahkan mewah. Bersih, ya karena dirawat kebersihannya, cantik, karena biasanya makam dibangun dengan menggunakan berbagai bahan batu yang banyak di antaranya adalah batu-batu yang mahal macam marmer.

makam01

Ini graveyard yang sempat menarik perhatianku ketika jalan menyusuri lokasi wisata sekitar Wall Street…ada sebuah gereja bernama Trinity Church, di depan sebelah kanan kiri halaman gereja adalah makam yang dipagari. Jadi, makamnya ini di halaman gereja, di mana gerejanya ada di pinggir jalan raya, sehingga kita bisa lihat dengan jelas.

Kenapa menarik perhatianku?

newyork

Karena, siang itu, suhu udara New York City (NYC) sungguh puanaaas…dan bikin ga betah buat jalan-jalan, tapi begitu berhenti di depan pekuburan ini, menengok ke dalamnya…area pekuburan sederhana ini…, seperti mempunyai mataharinya sendiri, yang cahayanya kuning, hangat, dan memancarkan damai bersama sejuk hijau rerumputan yang seolah-olah, sama sekali nggak menderita karena panasnya suhu udara NYC saat itu…

Apakah karena yang dikebumikan di sekitar itu adalah para orang “mulia”, sehingga, sampai mereka dikubur pun, kemuliaannya tetap memancar…

 

 

12 Comments to "New York"

  1. J C  21 September, 2015 at 13:37

    Jadi ingat kuburan Belanda di Krapyak Semarang…

  2. James  20 September, 2015 at 09:23

    ci Lani sewaktu aku pacaran belum pernah ditangkap Hansip hanya waktu itu ada jamannya yang Pacaran ketangkap kepergok sama Hansip di Pos Jaga Malam yang dijadikan tempat Pacaran sama pasangan yang iseng

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *