[Happy Tuesday] Undangan Pernikahan

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA YANG BERBAHAGIA…Salam Jumpa dengan “HAPPY TUESDAY“

Di mana-mana di dunia ini, banyak tradisi, bagaimana orang menikah…Terutama di Indonesia yang kaya akan budayanya, mau ikut adat batak, Jawa, Kalimantan saja ,umgkin ada banyak budaya. Belum kalau lihat sedikit ke timur, Bali, Lombok, Timor, Makassar, sampai ke Irian, sungguh sangat buanyaaaak…

Dj. pernah melihat di TV, ada orang menikah dengan menyelam di air, karena calon suami istri gemar menyelam.
Dan pendetanya atau pegawai catatan sipil harus ikutan menyelam agar bisa memberkati pasangan saat mereka menyatakan kata “YA”. Ada pula yang hobby terjun payung, dan menikah di udara dan pendetanyapun harus ikutan terjun payung untuk memberkati pasangan tersebut. Memang sungguh unik.

Nah hari Sabtu tanggal 5 September lalu, kami mendapat undangan menghadiri pernikahan seorang kenalan. Lalu menikahnya bagaimana dan dimana…??? Nah, dalam undangan tercantum alamatnya di “Dorf–schmiede. ” Kata “Dorf = Desa “ dan schmiede berarti “Pandai besi “. Jadi ini tempat di desa yang mana dulu si pandai besi bekerja. Jadi bagi kami masih belum tahu, apakah itu tempat untuk pernikahan secara catatan sipil atau hanya tempat pestanya.

Saat kami sampai di tempat parkir yang sudah dekat dengan tempat tersebut, maka oleh seseorang diantar ke tempat tujuan. Cukup kaget juga, karena tempat itu begitu kecilnya, tapi di luar sudah cukup banyak orang yang menungggu.

pernikahan01

Saat Dj. masuk ke dalam, ternyata memang sangat sempit itu ruangannya, lalu Dj. mulai sedikit ambil foto kiri kanan, agar anda bisa melihat. Mungkin ini meja untuk memukul besi dengan hammer.

pernikahan02 pernikahan03 pernikahan04

Dan Dj. juga melihat macam-macam hammer yang sudah cukup tua tergantung di satu sisi dinding.

pernikahan05

Mungkin ini juga tempat pembakaran besi, sebelum besinya di’hammer.

pernikahan06

Dan di sinilah mereka akan mengikat janji pernikahan, unik juga pikir Dj. tapi satu idee yang bagus juga. Jelas masih banyak alat-alat yang lain di ruangan ini, tapi Dj. bukan akan cerita tentang hal itu. Dan tempat ini, jelas tidak lagi untuk bekerja si pandai besi.

Okay…Setelah kami bertemu dengan kedua mempelai, maka mereka menjelaskan ke pegawai catatan sipil, bahwa Dj. yang akan ambil foto. Jadi Dj. bisa bergerak sedikit leluasa dan tidak merasa canggung lagi. Padahal belum menunjukan kartu wartawan dari Baltyra…Hahahahahahahaha…!!!

Pernikahan di Jerman, (untuk orang biasa), tidaklah semeriah kalau dibanding dengan pernikahan di Indonesia.
Orang di Indonesia, yang tidak begitu kayapun, bisa mengundang orang sekampoeng. Tapi di Jerman, pada umumnya hanya dihadiri keluarga dan teman-teman dekat si mempelai saja. Kecuali mereka yang jutawan, ya jangan ditanya, pasti sangat rame. Nah ini teman atau kenalan Dj. yang dulu dari Rehab, malah jadi sangat dekat dengan kami.

Kami sungguh kaget, karena kami hanya kenal di rehab saja, tapi dia undang kami tidak dengan kertas undangan saja. Tapi mereka berdua datang ke rumah kami untuk memberitahukan maksud mereka, jadi kami merasa bangga juga. Hahahahaha…!!!

Okay, acara pernikahan secara catatan sipil pun dimulai dan pegawai catatan sipil yang masih muda, dibanding pasangan yang umur 60 tahun. Dan setelah pegawai catatan sipil…bla.. bla.. bla.. semua diceritakan…maka datanglah pertanyaan yang seperti biasanya. Maka mereka menjawab “YA”, akan pertanyaan pegawai catatan sipil dan mereka menandatangani, semua perjanjian yang tertulis. Mereka tidak muda lagi, bahkan sudah memiliki anak-cucu, tapi inilah keindahan tersebut. Walau tidak muda lagi, tapi mereka menemukan buah hati mereka, jadi anak cucu merekapun hadir dalam pernikahan ini.

pernikahan07 pernikahan08

Dan mereka mendapatkan buku yang isinya surat perjanjian dengan tanda tangan mereka berdua. Maka dengan sumringah dan rasa bahagia, karena mereka sudah menjadi suami istri yang sah.

pernikahan09

Satu kebahagiaan yang terlihat di wajah mereka berdua yang saling memandang dan berpelukan dan berciuman.
Itulah simbol, dimana mereka bukan dua lagi, tapi mereka telah menjadi satu.

pernikahan10 pernikahan11

Acara di dalam Dorf-Schmiede selesai dan mereka berdua keluar dan di luar sudah menunggu dua orang yang membawa kain putih dengan gambar hati.

pernikahan12 pernikahan13

Pasangan menggunting gambar hati tersebut dan berdua melongok dari jendela hati mereka.

pernikahan14

Kemudian meloncatinya, karena mereka sudah satu hati.

pernikahan15

Nah ya, kemudian kamipun disambut dengan minuman champagne dan makanan ringan sambil ngobrol kiri-kanan. Karena mengingat udara yang saat itu cukup sejuk.

pernikahan16

Roti bundar dengan rasa bermacam-macam keju.

pernikahan17

Udara cukup menusuk, karena saat itu angin cukup dingin dan tidak ada matahari sama sekali.

pernikahan18

Dan kami yang berdiri di depan dorf schmiede, kamipun mulai bergerak menuju mobil. Dan kesempatan Dj. untuk mengambil beberapa foto dari mempelai di sebelah mobil mereka.

pernikahan19

Iring-iringan sekitar 10 mobil dan setiap kali membunyikan klakson, bikin gaduh jalanan. Ini kesempatan di Jerman, dimana kami boleh membunyikan klakson semaunya. Hahahahaha…!!! Entah boleh atau tidak, yang jelas tidak ada yang pusing, bahkan orang yang berdiri di jalanpun pasti akan melihatnya dan melambaikan tangan. Foto bersama di tempat parkir, di dekat rumah mereka.

pernikahan20

Sesampai di depan rumah mereka.

pernikahan21 pernikahan22

Untuk pestanya, jujur Dj. malah lupa tugas…Karena begitu sampai, sudah tercium aroma harum dari bakaran daging yang menusuk hidung….. Hahahahahaha…Dan kasihan juga ini bapak yang kerja sendiri membakar daging.

pernikahan23 pernikahan24

Beberapa tamu yang sempat Dj. ambil fotonya dimana Uli menyapa tamunya.

pernikahan25 pernikahan26

Juga Susi sempat disapa, saat ambil makan.

pernikahan27

Dan ini piring Dj. dimana hanya daging bakar dengan salat dari kentang, tapi hhhhhmmmmm….. lecker ! ! !

pernikahan28

Nah itu tadi sedikit oret-oretan saat kami diundang dalam pernikahan Uli dan Ute.

Image1

Semoga Dj. bisa sedikit memperkenalkan kepada anda semuanya, bagaimana orang Jerman menikah. Mungkin bagi anda yang belum menikah, bisa mendapat satu idee, bagaimana nanti kalau mau menikah. Apakah mungkin ingin menikah seperti orang Jerman ini, yang sangat sederhana dan tidak ribet, tapi penuh kebahagiaan.

Siapa tahu ada yang ingin menikah di atas puncak gunung Rinjani di Lombok, karena anda berdua hobby mendaki gunung. Menikah di kandang kuda, pernah kami lihat. Dimana kandang kudanya disulap menjadi sangat indah dan kudanya turut melihat pernikahan mereka. Bagaimana kalau menikah di kandang ayam, karena mungkin memiliki hobby memelihara ayam. Mengapa tidak kan…??? Yang penting mempelai berdua bahagia dalam pernikahan tersebut.

Sering kami pamerkan ke keluarga di Jerman, bagaimana pernikahan di Indonesia. Tapi mereka merasa heran, karena mempelai berdua selalu kelihatan serius dan tidak ada senyum di bibir. Ipar Dj. yang selalu mengomentari, hari bahagia kok serius sekali malah ada yang kelihatan cemberut…??? Hahahahahahaha…!!!

Okay, terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. yang sangat sederhana ini.
Terimakasih kepada anda semuanya yang selalu menanti Happy Tuesday…Hahahahahaha…!!!

Mohon maaf bila banyak kata-kata yang tidak berkenan. Semoga Berkat dan Kasih TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

pernikahan29

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

21 Comments to "[Happy Tuesday] Undangan Pernikahan"

  1. Dj. 813  9 October, 2015 at 22:37

    Hallo dimas Josh Chen . . .
    Matur Nuwun dimas . . .
    Silahkan comot , mana yang disuka . . .
    Hahahahahahahaha . . .
    Salam manis juga untuk keluarga dirumah ya .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.