Benteng Indra Patra

Handoko Widagdo – Solo

 

Sekitar 19 km dari Kota Banda Aceh terdapat sebuah benteng kuno, Benteng Indra Patra. Benteng ini terletak di tepi pantai Ujong Batee, Desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Sebenarnya ada tiga bangunan benteng, namun hanya dua yang masih tampak kokoh. Satu lagi telah menjadi reruntuhan batu.

bentengindrapatra (1) bentengindrapatra (2) bentengindrapatra (3) bentengindrapatra (4) bentengindrapatra (5)

Setua apakah benteng ini? Menilik namanya, benteng ini mestinya peninggalan kerajaan Hindu. Kerajakan Lamurikah itu? Bentuk bangunannyapun menunjukkan arsitektur Hindu. Sumur yang dinaungi bangunan kubah adalah buktinya. Sudah adakah dikau sejak abad ke 7?

bentengindrapatra (6) bentengindrapatra (7)

Apakah dikau menjadi saksi peperangan antara Kerajaan Lamuri dengan Rajendracola I dari Negeri Cola di India abad 11?

bentengindrapatra (8) bentengindrapatra (9)

Ataukah dikau menjadi perlindungan tentara Lamuri dari serbuan Majapahit pada awal abad 15?

bentengindrapatra (10) bentengindrapatra (11)

Singgahkah Laksamana Cheng Ho di serambimu? Apakah Sang Laksamana meminum air dari sumurmu?

bentengindrapatra (12)

Kehebatan meriammu telah terbukti saat Sultan Iskandar Muda di akhir abad 16 dan para Sultan setelahnya mempertahankan Nangro dari serbuan Portugis.

bentengindrapatra (13) bentengindrapatra (14)

 

 

About Handoko Widagdo

Berasal dari Purwodadi, melanglang buana ke berpuluh negara. Dengan passion di bidang pendidikan, sekarang berkarya di lembaga yang sangat memerhatikan pendidikan Indonesia. Berkeluarga dan tinggal di Solo, kebahagiaannya beserta istri bertambah lengkap dengan 3 anak yang semuanya sudah menjelang dewasa.

My Facebook Arsip Artikel

8 Comments to "Benteng Indra Patra"

  1. Saiful Jihad  2 October, 2017 at 14:57

    Saya menantikan catatan lebih banyak dan lebih lengkap terkait peninggalan bersejarah ini…

  2. J C  18 October, 2015 at 20:44

    Waduh pak Hand, mbuh kapan bisa ke Aceh…

  3. Handoko Widagdo  4 October, 2015 at 08:54

    Avy, benteng ini juga termasuk yang kena tsunami. Namun karena kokohnya benteng ini tidak rubuh.

  4. Alvina VB  4 October, 2015 at 06:43

    Han, apa dulu waktu Tsunami di Aceh, Benteng ini juga kena? Btw, ini baru ngisi CAPTCHA Code lah kok keluar nama sendiri dan angka 7…surprise aja…

  5. Handoko Widagdo  2 October, 2015 at 14:35

    Ayo buat tulisannya juga Mbak Wiwit.

  6. Wiwit Arianti  2 October, 2015 at 13:54

    Iya, bagus banget memang, saya juga pernah kesana setelah mas Handoko, hehe…

  7. Handoko Widagdo  2 October, 2015 at 13:21

    Memang menyenangkan Kangmas Djoko. Dari Aceh sampai Papua Indonesia memiliki banyak tempat yang indah. Salam kembali untuk keluarga di Mainz.

  8. Dj. 813  2 October, 2015 at 13:20

    Waaaaaw . . . .
    Menyenangkan, begitu kayanya Indonesia dengan peninggalan nenek moyang kita .
    Jadi ngat kalau ke Makassar, selalu nengok Benteng .
    Terimakasih san salam manis dari Mainz, untuk keluarga dirumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.