Two Rows by The Sea

Alvina VB

 

Waktu liburan Summer y.b.l di Eropa, saya melihat artikel di sebuah majalah* mengenai pamphlet yang dibuat oleh Egypt’s Bible Society berjudul TWO ROWS BY THE SEA (DUA BARIS DI PINGGIR LAUT).

Egypt’s Bible Society menyebarkan sekitar 1.65 juta lembar pamphlet ini setelah 21 anak muda Kristen Coptic di Mesir dibunuh ISIS di bulan Februari 2015. Pamphlet ini dibuat satu hari setelah video pembunuhan dikeluarkan ISIS ke publik. TWO ROWS BY THE SEA dibuat untuk memberikan penghiburan bagi banyak orang mesir yang sedang shock dan berduka dengan peristiwa tersebut, dan pamphlet disebarkan di seluruh gereja di Mesir. Ada puisi tentang pembunuhan yang dikaitkan dengan lima kitab di Injil tentang penderitaan. “Kita ingin memberikan sesuatu yang bisa memberikan penghiburan untuk orang yang sedang berduka,” Ramez Atallah, General Director dari Bible Society of Egypt menjelaskan.

Article & photo for Baltyra- Two rows by the sea

“Orang sedang dalam keadaan putus asa tentang apa yang sedang terjadi. Mereka merasa terhilang dan banyak pertanyaan kenapa anak muda tersebut dibunuh. Dan ketika tidak ada jawaban yang mudah, Injil mengingatkan kita bahwa akan ada waktu penganiayaan tetapi Kasih Tuhan untuk kita kekal selamanya. Pamphlet ini menjangkau banyak orang dari berbagai latar belakang; kita dengar banyak kali orang Kristen mendapatkannya dari teman muslimnya atau tetangganya yang dapat terlebih dahulu,” kata Pak Atallah lebih lanjut lagi.

Pak Atallah mengatakan bahwa pembunuhan anak muda tersebut menyatukan orang Kristen dan Muslim di negaranya yang sedang dalam kekusahan. Orang Kristen mencari Tuhan dengan kesedihannya dan orang Muslim menunjukan kasih dan perhatian kepada orang Kristen.

 

*Sumber berita: World News, VOX magazine, issue 26/April-June 2015

 

 

24 Comments to "Two Rows by The Sea"

  1. EA.Inakawa  30 January, 2016 at 09:42

    sesungguhnya apapun keyakinan kita , kita adalah sama ” Ciptaan Tuhan ” yang selalu mengajarkan KEBAYIKAN, kalaupun pilihan ingin tidak punya Tuhan juga tidak ada masalah ASAL kan selalu berbuat KEBAYIKAN kepada sesama ( mudah mudah an kalimat ini tidak salah ), salam sejuk

  2. Alvina VB  21 October, 2015 at 21:47

    Semoga aja begitu JC, ttp sepanjang Arab Saudi masih terus mendukung sama uangnya, ya terus masih bisa berkembang. Menurut berita di sini, recruitmentnya dah sampe jauhhhh ke negara2 di Asia (termasuk Indonesia). Biasa dah social media, bikin ini group keliatannya cool… wis, dasar gemblung…

  3. J C  19 October, 2015 at 12:30

    Aku hanya bisa terus berdoa supaya barisan devils ini boleh dilenyapkan dari muka bumi ini atau terlokalisir di tempat asalnya sana di tengah gurun padang pasir Timur Tengah saja…

  4. Alvina VB  14 October, 2015 at 07:52

    Mbakyu Lani, diskusinya dah OOT/nyimpang jauh euy..btw, kl di Kona sana pasti gak ada berita kl anak2 muda gabung ISIS kan? Di sini, banya ceritanya, ibu2 dan bpk2 kel. muslim pada ketar-ketir krn anak2 mudanya banyak yg tertarik gabung sama ISIS, sudah ada ratusan anak muda yg hilang terbang ke Turkey dan dari situ baru ke Syria. Kl sampe balik, mereka akan ditahan, krn ditakutkan malah merecruit banyak anak muda lainnya utk bergabung spt di Inggris dan Eropa sana.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.