Liburan Ala Orang Lokal di Turki

Ady Nugroho

 

Kali ini bukan pengalaman pribadi, melainkan pengalaman teman-teman saya yang berlibur ke Turki, tapi foto-fotonya memakai punya saya waktu liburan di Istanbul awal 2011.

Pada liburan musim panas ini, beberapa teman saya berlibur selama satu bulan ke Turki dan menggunakan penginapan yang mereka temukan di sebuah situs penyewaan akomodasi berupa rumah warga lokal. Dengan tinggal di rumah seperti ini, mereka dapat merasakan sensasi menjadi orang lokal, tinggal selayaknya orang Turki, dan dapat mengenal area lokal lebih baik.

turki (1) turki (2)

Lucunya, teman saya ini mengirimkan foto backpack yang dia gunakan selama liburan. Ternyata teman saya tidak membawa koper dorong yang besar seperti kebanyakan wisatawan lainnya. Dia memilih membawa backpack besar dengan pakaian secukupnya. “Saya mau liburan kok. Bukan fashion show,” katanya enteng saja. Ada benarnya juga sih. Lalu bagaimana dia bisa bertahan liburan selama satu bulan dengan jumlah baju seadanya? “Cuci kering pakai dong,” jawabnya. Dan dia tahu cara mencuci baju agar wangi cukup di wastafel kamar mandi, jadi tidak perlu pakai ember.

Walaupun tinggal di rumah biasa di Turki, teman saya ini tetap membawa deterjen sachet dari rumah untuk cuci-mencuci karena sudah terlanjur akrab dengan wangi deterjen Indonesia, itung-itung jadi cara mencuci baju agar wangi tapi irit pengeluaran.

turki (3) turki (4)

Ketika berada di Turki, sangat sulit menghindari makanan lokal. Kebanyakan restoran menyediakan menu-menu setempat, seperti beraneka macam kebab. Cara berjualan kebab di sini berbeda dari penjaja kebab di Indonesia, jenis kebabnya pun tidak sama. Di sini, pembuatan roti pita untuk kebab dibuat di etalase restoran, jadi orang lewat dan calon pembeli bisa melihat sebelum masuk restoran. Sebagian tempat duduk di dalam berupa lesehan dengan beberapa bantal untuk alas duduk.

Di Istanbul, jika ingin lebih membaur dengan masyarakat setempat, tentu tempatnya di pasar yang tidak jauh dari masjid kubah biru ikon kota ini. Pemandangan paling banyak dijumpai di dalam pasar adalah lapak-lapak penjual rempah-rempah yang berwarna-warni, mulai dari lada, kayu manis, safron, sampai bumbu masak kering. Selain itu, penjaja minyak wangi juga bertebaran di dalam pasar. Meskipun tahu cara mencuci baju agar wangi, orang lokal tetap suka memakai minyak wangi dalam jumlah sedikit dan cukup dioles di belakang kuping dan di pergelangan tangan.

turki (5) turki (6) turki (7)

Kota Istanbul terbelah menjadi dua, yaitu sisi Eropa dan sisi Asia. Keduanya dipisahkan selat Bosporus. Hampir semua atraksi wisata Istanbul berada di sisi Eropa. Tapi menyeberang ke sisi Asia juga menjadi atraksi tersendiri, bisa memakai jalur darat lewat jembatan atau memakai feri. Nah, feri juga ada dua jenis, yaitu feri turis dan feri umum. Kalau ingin murah meriah, pilih feri umum sekalian berinteraksi dengan penduduk lokal.

Pengalaman seperti orang lokal paling terasa di rumah penduduk yang disewakan. Banyak situs penyedia penginapan lokal, di mana orang lokal di suatu kota dapat menyewakan rumah atau apartemen mereka untuk wisatawan yang singgah ke lokasi tersebut. Berbeda dengan hotel atau hostel, tempat penginapan yang disewakan di sini lebih memungkinkan para wisatawan untuk bisa merasakan kehidupan masyarakat lokal karena lokasi penginapan biasanya berada di permukiman perumahan penduduk. Banyak wisatawan yang berlibur jangka panjang memilih menyewa penginapan semacam ini karena lengkap dengan furnitur dan peralatan rumah tangga lainnya seperti dapur, peralatan masak, TV, dan mesin cuci walaupun deterjen harus beli atau bawa sendiri. Apalagi, untuk ukuran akomodasi yang sama, penginapan semacam ini biasanya lebih murah dibanding hotel.

 

 

About Ady Nugroho

Tukang jalan-jalan keliling dunia yang sekarang tinggal di Inggris. Memutuskan meramaikan BALTYRA.com dengan spesialisasi artikel-artikel yang terkait dengan jalan-jalan. Baik di dalam maupun di luar negeri, pengalaman perjalanan, tips perjalanan seperti cara berburu tiket murah, mengemas tas backpack, tidur nyaman di bandara, dll. Artikel-artikel tersebut akan dikaitkan dengan cara perawatan perlengkapan jalan-jalan khusus, misalnya cara mencuci sleeping bag, cara mencuci selama perjalanan dan banyak lagi hal yang terkait dengan jalan-jalan menyusuri bumi ini.

Arsip Artikel

10 Comments to "Liburan Ala Orang Lokal di Turki"

  1. J C  23 October, 2015 at 08:08

    Aku bermimpi bareng pak Hand…

  2. Dedushka  21 October, 2015 at 15:05

    Kan rmh d turki mba tp kerjaan suami d KZ ,semua baik baik aja mba,si eneng dah gede mau 3thn skr.

  3. james  21 October, 2015 at 09:20

    hello bang Djas, hadir nih

    Kebabs ala Turko

  4. Sumonggo  21 October, 2015 at 09:14

    Sinetron Turki memang cakep-cakep pemainnya …..

  5. Lani  21 October, 2015 at 05:57

    DEDUSH : wah, menetap di Turki tdk bilang2 klu tdk sdh aku datangi, kapan2 klu kamu pas balik lagi ke Turki, tp nampaknya malah tertarik ke Kazakhstan.

    Saat ini di Turki winter apa kebalikannya? Sudah lama kita tdk kontak2, semuanya baik, sehat2 saja?

  6. Dedushka  21 October, 2015 at 01:45

    Mba lani apa kabarnya? Ayo main ke turki,saya di turki dr november thn kmaren,eh tp bentar lagi mo balik ke kazakhstan nih. Pak han maen maen pak ke turki,dr jkt ada yg direct turkish airlines.

  7. Lani  20 October, 2015 at 23:33

    KANG DJAS : mahalo

  8. Lani  20 October, 2015 at 23:32

    Banyak mendengar crita dr teman2 yg pernah berlibur ke Turki, kedengaran sgt menarik sejauh ini belum tertarik utk mengunjunginya. Klu makanannya sdh bbrp kali mencobanya………sandwich yg isinya dimasukkan ke roti pita 1/2 lingkaran

  9. djasMerahputih  20 October, 2015 at 22:41

    Mas Hand:
    Yang penting sudah bisa nonton sinetronnya dulu…

    Absenin trio Kenthir…

  10. Handoko Widagdo  20 October, 2015 at 13:35

    Turki adalah salah satu tempat yang masih menjadi mimpi bagiku.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.