Swedish Ivy kepo banget sama Jokowi

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) bisa datang dan pergi di Gedung Putih. Raja, ratu atau perdana menteri datang bertamu dan pulang silih berganti di Ruang Oval, ruang kerja presiden Amerika Serikat. Tapi tanaman Swedish Ivy (Plectranthus verticillatus) tetap ada di Ruang Oval sebagai penghuni permanen. Tanaman ini satu-satunya obyek organik yang hidup menjadi saksi dan mendengar pembicaraan ratusan raja, ratu, sultan, kaisar, emir, presiden, perdana menteri dan tokoh dunia lainnya di Gedung Putih. Termasuk juga obrolan Presiden Soekarno, Soeharto, Gus Dur, Megawati, SBY dan Jokowi.

Swedish Ivy (1) Swedish Ivy (2) Swedish Ivy (3) Swedish Ivy (4) Swedish Ivy (5) Swedish Ivy (6)

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

6 Comments to "Swedish Ivy kepo banget sama Jokowi"

  1. J C  2 November, 2015 at 12:56

    Wuiiiiihhhh…hanya mas Iwan yang bisa menulis dari sudut pandang seperti ini…mantaaaappp…

  2. Evi  29 October, 2015 at 20:14

    Says jadi kepingin punya tanaman Swedish Ivy.
    Ngomong2….saya penasaran dgn obrolannya Gus Dus dgn Bill Clinton?!?!?

  3. HennieTriana Oberst  28 October, 2015 at 21:05

    Tau aja ya ISK. Terima kasih tulisannya lieber Iwan. Selalu nambah pengetahuanku.

  4. Lani  28 October, 2015 at 03:13

    ISK : baru tahu klu ada tanaman ini diruang oval di gedung putih……..kamu mmg hebat belum pernah kesana, menyaksikan sendiri akan ttp malah lebih tau, mahalo sharingnya………

    Tanaman apa saja klu asli lebih menyejukkan drpd yg aspal

  5. Dj. 813  27 October, 2015 at 21:25

    Mas Iwan . . .
    Tanaman apapun selalu membikin suasana asri, tenang dan nyaman .
    Apalag dengan adanya tanaman, maka ruangan jelas akan segar udarana .
    Asal bukan tanaman plastik saja . . . Hahahahahaha . . . ! ! !
    Salam dan terimakasih.

  6. donald  27 October, 2015 at 15:41

    Nah, disitulah masalahnya… Seandainya Swedish Ivy bisa menceritakan semua yang didengarnya, mungkin hilang sedikit rasa penasaran.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *