Tigaratus Limapuluh Film Mancanegara Rayakan Hari Toleransi Sedunia di Jakarta

Ratman Aspari

 

(Jakarta, 07/11) International Film Festival for Spirituality, Religion, and Visionary (IFFSRV) kembali digelar. Pada tahun ke-3, festival yang mengangkat tema-tema tentang toleransi, religi, spiritual, dan visioner ini akan menyelenggarakan Malam Penganugerahan di Jakarta dan dibanjiri para sineas internasional, artis, pejabat, dan anggota masyarakat sebagai bagian dari perayaan Hari Toleransi Sedunia yang jatuh pada tanggal 16 November 2015.

logoiffreligion

Festival ini bekerja sama dengan partner-partner festival internasional lainnya yaitu Filmmakers of the Year Film Festival (FYFF), International Film Festival for Documentary, Short and Comedy (IFFDSC) dan International Performing Arts and Movie Awards (IPAMA).

350 film dari 63 negara ikut serta untuk diseleksi sejak pendaftarannya dibuka. Damien Dematra,  founder dan director International Film Festival mengatakan bahwa salah satu pertimbangan utama pemilihan film terbaik dalam festival ini merujuk pada tujuan festival yang antara lain adalah mempererat toleransi antar agama, membangun hubungan yang sehat dalam masyarakat, serta mempererat komunikasi dengan Sang Khalik; terlepas dari perbedaan jenis kelamin, agama, ras, dan status ekonomi.

Damien Dematra melanjutkan bahwa dengan banyaknya film-film bertema toleransi yang ikut serta tahun ini, menunjukkan bahwa masih banyak orang-orang yang peduli kepada toleransi dunia dan mau menyalurkannya lewat bidang kreatif. Ia berharap festival ini dapat menginspirasi para sineas dalam maupun luar negeri untuk dapat terus menyalurkan rasa toleransi lewat bidang kreatif.

Nominasi untuk film-film terbaik di antaranya adalah Ailia yang disutradarai oleh sineas asal Arab: Sameh Salem, Eartbound karya sutradara dan pemain film Robin Shou, Eclipse karya sutradara Gail Harvey, Film Gen A karya sutradara Thailand: Napat Tangsanga.

Sedangkan untuk Natasha Dematra selaku Duta Toleransi, Festival Film bertema toleransi ini terasa sangat relevan mengingat banyaknya kekerasan atas nama agama seperti yang baru terjadi di Tolikara Papua, dan Singkil, Aceh. Ia berharap festival ini dapat membawa pesan akan pentingnya toleransi kepada masyarakat Indonesia dan internasional.

Menurut Sekjen Dewan Kreatif Rakyat (DKR) Dedeh Kurniasih, festival ini diselenggarakan oleh DKR bersama iHebat International Volunteers, Universitas Indonesia, Yayasan Peduli Anak Indonesia (PENA), World Film Council, beberapa SMA Negeri dan Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai media partner dan penyelenggara.

 

 

6 Comments to "Tigaratus Limapuluh Film Mancanegara Rayakan Hari Toleransi Sedunia di Jakarta"

  1. J C  15 November, 2015 at 16:59

    Terima kasih infonya…hanya dari mas Ratman kita bisa dapat info-info seperti ini…

  2. Lani  12 November, 2015 at 10:25

    Nampaknya kenthir yg di Canada sdh balik kandang hihihi

  3. Alvina VB  12 November, 2015 at 08:24

    Thanks James, toleransi sama yg telat yak..he..he…
    Org2 perfilman kreatif juga, sampe toleransi diangkat ke dunia perfilman, bagus dah….dari pada cuman bla..bla…gak ada manfaatnya.

  4. Lani  12 November, 2015 at 00:53

    James satu kenthir ikutan bertoleransi………mahalo

  5. Dj. 813  11 November, 2015 at 21:26

    Waaaaaaaw . . . pileeeeem . . . pileeeeem . . .
    Sayang Dj. bukan penggemar pilem, tapi penggemar pelem . . .

    Terimakaksih sudah share, walau Dj. tidak ngerti . . .
    Paling tidiak sudah baca .
    Hahahahahahaha . . .
    Salam,

  6. james  11 November, 2015 at 14:49

    1……bagus sekali Mancanegara Merayakan bersama Hari Toleransi se Dunia hanya sayang Toleransi di Indonesia masih terlamau jauh dari kenyataan

    Toleransi bersama para Kenthirs yang belum nongol

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *