[Happy Tuesday] Obrolan Pensiunan

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA….

Salam jumpa dengan “HAPPY TUESDAY “…. Yang tidak happy, ya salah sendiri ya…Hahahahahahaha…!!!

Saat kaki sudah mulai berat untuk melangkah. Mulut terasa kering, karena haus. Di tengah keramaian manusia di hari Sabtu di tengah kota Mainz. Hari Sabtu adalah hari dimana kesempatan berbelanja bagi mereka yang sejak Senin – Jumat bekerja.

Dalam lamunan, entah apa yang Dj. pikirkan, mungkin pacar yang jauh…Hahahahahaha…!!! Terdengar suara seseorang memanggil nama Dj. , jelas Dj. menoleh dari mana suara itu datangnya. Kemudian Dj. lihat di salah satu Cafe yang sederhanya, bisa juga dibilang murahan. Ada tangan yang melambai dan senyum, dia seorang Maroko yang Dj. kenal sangat ramah. Dia melambaikan tangannya, seolah menginginkan Dj. datang kepadanya.

Tanpa diperintah, kaki Dj. melangkah ke arah teman tersebut dan Dj.menyapayna…Assalam mulaikum…!!! Dia hanya menjawab, Salam…!!! Dj. kenal dia yang juga sudah tahu kalau dia tidak acuh dengan yang namanya agama, tapi itu haknya dia juga kan. Akhirnya kami duduk di dalam, karena Dj. memang tidak tahan asap rokok dan juga di luar sudah mulai dingin. Kadang mikir juga, melihat mereka yang hanya karena rokok rela duduk di luar yang cukup dingin.

Okay…Teman Dj. si Mustafa (itu namanya) dia sudah pensiun sekitar 4 tahun lebih dulu daripada Dj. Olehnya kami juga senang bila bisa bertemu di Cafe, bisa ngobrol masa lalu saat masih sama-sama berkerja, walau kami di lain bidang. Tapi kami sering saling membutuhkan, kalau Dj. butuh sesuatu dari bidangnya tinggal telpon dan sebaliknya, diapun sering datang ke kamar Dj.

Dia membuka percakapan. Du… wo ist deine große Kamera…(mana Kameramu yang besar…), karena dia tahu Dj. punya kamera yang besar yang dulu sering Dj. bawa. Dj. jawab: “malas bawa, karena berat, kecuali liburan, kalau ke kota cukup dengan Händy (HP) saja.” Dia pukul pundak Dj sambl tertawa dan berkata, kamu beli kamera mahal dan tidak dipakai.

Tidak Dj. sangka dari belakang ada orang ketiga yang ikutan nimbrung bicara. Ya, bahkan pernah ketinggalan tas dan kameranya di sini, untung anakku yang menemukan saat bersihkan meja. Ternyata pelayan wanita di Cafe, orang dari Kurdistan. Mustafa kelihatan kaget dan teriak…Apa…??? Itu Kameranya sangat mahal, dia orang gila, beli kamera mahal dan ditinggal di cafe. Kemudian kami tertawa bersama…Hahahahahahaha…!!!

Mustafa mendadak pamit sebentar untuk ambil obat di Apotheke yang dia pesan, tapi dia minta Dj. untuk menunggunya. Okay, akhirnya Dj. hanya ngobrol sama pelayan itu. Karena Mustafa ke Apotheke, maka pikiran Dj. sedikit merasa aneh, karena Dj. tahu nama itu Apotheke yang dekat dari cafe. Kami juga sering beli obat di situ, tapi tidak pernah berpikir yang tidak-tidak.

Saat Mustafa kembali duduk di depan Dj. maka Dj betanya, kamu ambil obat atau dapat duit…??? Dia kelihatan sedikit bingung dengan pertanyaan Dj. olehnya Dj. jelaskan. Itu Apotheke kan namanya…mungkin dia juga merekrut orang yang mau ikut perang…Mendadak Mustafa tertawa terbahak…Hahahahahahaha…!!! Kamu sudah gila…!!! Lho bisa saja kan, kamu bisa kaya, kan kamu Muslim. Dia semakin tertawa dan pukul pundak Dj. lagi…. dan kami tertawa bersama…Hahahahahahaha…!!!

Mustafa malah kelihatan seperti berpikir…lalu dia bicara…Hay…. Saya tidak percaya sama orang-orang gila itu…Kemudian kelihatan wajahnya sedikit serius dan berkata, itu orang gila seperti kamu yang beli kamera mahal ditinggal di Cafe. Hahahahahahahahaha…!!! Lalu dia bertanya ke pelayan yang kebetulan datang di dekat kami…
Kamu dikasih berapa, menemukan kameranya, paling tidak 5%…Hahahahahaha…!!! Pelayan yang sedikit gemuk itu senyum dan berkata…Ya ya… dia sudah kasih saya hadiah…

Dj. kerjain si Mustafa, buktikan kalau kamu tadi beli obat, mana kwitansinya…??? Tanpa tunggu lama dia keluarkan dari dompetnya dan dia kasih lihat Dj sambil berkata…ini…Dan tidak menunggu lama, lalu Dj. jepret dengan HP.
Nama Apotheke ini ISIS, tapi BUKAN Islamische Stadt Irak Suriah (Negara Islam Irak Siria).

obrolan-pensiunan01

Dia juga sedikit kelihatan bingung dan berkata, untuk apa kamu foto…??? Dj. jawab untuk kenang-kenangan, siapa tahu itu Apotheke nya satu saat ditutup. Hahahahahahahaha…!!!

obrolan-pensiunan02

Nah itulah sedikit obrolan, kalau Dj. jalan kekota dan bertemu sesama pensiunan…Dan masa-masa pensiun juga menyenangkan, kalau bertemu dengan bekas teman kerja. Di Mainz, banyak pensiunan yang mana kalau pagi mereka sudah janjian dan sama-sama sarapan di Cafe. Nah ya, mereka cukup banyak waktu untuk sekedar menghabiskannya bersama teman-teman lama. Dj. sudah sering dapat telpon agar mau ikutan ngobrol di cafe bersama mereka , walau yang dulu bukan satu perusahaan. Sesekali Dj. ikut, tapi sarapan di Cafe tanpa Susi, rasanya ada yang aneh atau kurang lengkap. Kecuali hari Sabtu dimana Susi juga libur, jadi bisa ikutan. Tapi yang menyenangkan, ya sarapan di Cafe bersama keluarga, bersama Susi, anak-anak dan cucu-cucu.

obrolan-pensiunan03 obrolan-pensiunan04 obrolan-pensiunan05

Atau di rumah juga okay, bahkan lebih bebas, bisa makan dengan santai…Makan roti dengan salmon asap, dengan sedikit sayuran dan telur rebus dan bawang bombay. Apaaaaa…. ??? Anda belum pernah mencobanya…??? Silahkan coba, pasti akan ketagihan…Hahahahahahahaha…!!!

obrolan-pensiunan06 obrolan-pensiunan07

Okay…Banyak sudah obrolan Dj. dan sarapan yang Dj. pamerkan. Mohon maaf bila tidak berkenan, juga kalau ada salah tulis…Terimakasih atas perhatian anda semuanya, juga terimakasih Dj. kepada pengasuh Baltyra, yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. yang sangat sederhanya ini.

Semoga Berkat dan Kasih TUHAN, selalu menaungi kehidupan kita setiap hari.

BERITA DUKA…

Dj. rasa setiap anda sudah mendengar atau membaca, bahkan sudah melihat berita di TV tentang kejadian di Paris. Kami turut berduka cita atas kejadian di Paris pada tanggal 13 November kemarin. Dj. saat itu sedang melihat di TV pertandingan sepak bola Jerman lawan Prancis secara langsung (Live). Dalam siaran langsung tersebut, langsung terdengar 3 X ledekan dan reporter sepak bola, menyiarkan, semoga tidak terjadi apa-apa.

Karena di hotel dimana pemain Jerman tinggal, sehari sebelumnya sempat diungsikan karena alarm akan adanya BOM…Pelatih Jerman memberi keterangan, sempat panik saaat ada alarm tersebut. Pada ledakan pertama, President Prancis, yang saat itu ada di Stadion bersama politiker dari Jerman, langsung meninggalkan Stadion. Karena dikhawatirkan akan ada BOM di Stadion.

Setelah pertandingan selesai, maka penonton yang masih ada di Stadion, diharap memasuki lapangan hijau. Karena dikabarkan memang ada 1 BOM yang meledak di depan Stadion, setelah ketahuan akan masuk ke dalam Stadion. Tidak bisa dibayangkan bila orang tersebut bisa masuk ke dalam Stadion, berapa puluh atau ratus jiwa yang akan melayang.

Banyak yang sudah keluar stadion akan kembali masuk ke dalam daaaaan….Entah berapa ribu manusia menunggu berita selanjutnya di lapangan dan ingin segera pulang, tapi rasa takut yang besar. Semalam dikabarkan ada 60 orang yang meninggal di Concert Hall saat ada Rock Concert dan tadi pagi dikabarkan sudah ada 129 orang yang meninggal dan entah berapa ratus yang masih dirawat di rumah sakit.

Ternyata Concert Hall itu tidak jauh dari Stadion sepak bola, olehnya suara ledakan juga terdengar sangat keras. Ini yang bisa Dj. lihat dan dengar di TV semalam dan di Radio tadi pagi. Semoga mereka semua yang mengalami hal tersebut dan masih dirawat di rumah sakit, juga mereka yang kehilangan keluarganya, diberi kekuatan oleh TUHAN YANG MAHA PENGASIH…. !!!

Mohon maaaaf, berita ini tidak ada sangkut pautnya dengan oret-oretan Dj. di atas. Karena oret-oretan Dj. sudah Dj. tulis beberapa minggu yang lalu. Dan Dj. yakin berita ini sudah keliling dunia.

 

Salam duka dari Mainz.
Dj. 813

obrolan-pensiunan08

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

11 Comments to "[Happy Tuesday] Obrolan Pensiunan"

  1. Dj. 813  24 November, 2015 at 18:15

    J C 24 November, 2015 at 17:06

    Pak Djoko, semoga di usia pensiun kami, nantinya kami juga akan punya kegiatan yang bermanfaat…hahaha…masih lama sekali…20 tahun lebih…

    Salam untuk keluarga besar Paisan di Mainz ya…
    ———————————————————————————–

    Dimas Josh Chen . . .
    Matur Nuwun . . .
    Ya, semoga nanti sampai dimas Josh Chen Pensiun, semua masih stabil .
    Anak-anak kami, kami nasehati, agar bikin asuransi pensiun 2 – 3 macam .
    Karena kalau pensiun dari negara, bisa jadi sampai mereka pensiun, sudah kosong .
    Olehnya dirangkap dengan asuransi pensiun yang lain, untuk back up, agar tidak kecewa nantinya.
    Di Jerman, saat ini juga sudah sedikit lain dengan dulu, semakin sedikit penduduknya,
    berarti, semakin sedikit yang bayardi keuangan pansiun negara .
    Olehnya Jerman well come untuk para pengungsi yang masuk Jerman, karena dengan harapan, akan banyak yang kerja dan banyak pula yang bayar pajak dan pensiun.

    Saat ini Dj. masih bisa menikmati pensiun dari negara dan dari perusahaan, tapi siapa tahu 20 – 30 tahun lagi . . . ? ? ?

    Salam manis juga dari Mainz, untuk keluarga dirumah .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.