Sendratari Ramayana (2)

Anoew van Saroe

 

Rama akhirnya sadar telah terperdaya oleh Rahwana yang bekerja sama dengan Kalamarica untuk menculik Sinta. Lantas ia bersama Lesmana, menyusun rencana untuk merebut kembali Sinta menuju Alengka… (*pict 1, 2)

1 2

…melalui hutan Maliawan (*pict 3)

 3

yang dikuasai dan merupakan kerajaan kera (*pict 4, 5, 6, 7)

4 5 6 7

Dan di sana, Rama melihat Hanoman yang tengah berkelahi melawan Subali, yaitu saudara kembar Sugriwa sang raja kera, dalam perebutan pengaruh. (*pict 7a, 8, 9, 10, 11 )

7a 8 9 10 11

Yang akhirnya pertempuran itu dimenangkan oleh Hanoman. (*pict 12, 13)

12 13

Lalu sesaat setelah mendengar penuturan Rama tentang penculikan Sinta, Hanoman menyatakan kesediaannya untuk mencari sampai ke Alengka dan ia berangkat saat itu juga (*pict 14, 15)

14 15

***

Saat mencari keberadaan Sinta ini, banyak cobaan dan godaan yang dihadapi Hanoman dan pasukan kera yang mengiringinya (*pict 16, 17, 18, 19,20, 21, 22)

16 17 18 19 20 21 22

dan Hanoman pun sempat terpikat oleh kecantikan dan molek tubuh Sayemprobo, (*pict 23, 24, 25)

23 24 25

Yang mengakibatkan ia dan pasukan kera menjadi buta (*pict 26, 27, 28, 29, 30)

25 26 27 29 30

Di saat kritis tersebut datanglah burung garuda bernama Sempati, menyembuhkan Hanoman dan pasukan kera dari kebutaannya (*pict 31, 32, 33)

31 32 33

Ekspresi kegembiraan Hanoman dan pasukan kera setelah mendapatkan kembali penglihatannya berkat bantuan Sempati (*pict 34, 35, 36, 37)

34 35 36 37

***

 

 

About Anoew

Sedari kemunculannya pertama kali beberapa tahun yang lalu, terlihat spesialisasinya memang yang "nganoew" dan "saroe". Namun tidak semata yang "nganoew-nganoew" saja, artikel-artikelnya mewarnai perjalanan BALTYRA selama 6 tahun ini dengan beragam corak. Mulai dari pekerjaanya yang blusukan ke hutan (menurutnya mencari beras) hingga tentang cerita kehidupan sehari-hari. Postingannya di Group Baltyra dan komentar-komentarnya baik di Group ataupun di Baltyra, punya ciri khas yang menggelitik, terkadang keras jika sudah menyenggol kebhinekaan dan ke-Indonesia-annya.

My Facebook Arsip Artikel Website

9 Comments to "Sendratari Ramayana (2)"

  1. Lani  7 February, 2016 at 01:11

    Kang Anuu: bener jepretanmu semakin nggilani………..apikkkkkkkk banget! Kudu share ilmunya ke aku ya………..kkkk

  2. anoew  6 February, 2016 at 20:47

    halaaaah…

  3. J C  2 December, 2015 at 09:28

    Kang, saiki nganggo camera n lensa opo? Jepretanmu semakin menyeramkan… (lha mbok dikirim yang session private photography)

  4. anoew  1 December, 2015 at 21:39

    Yu Lani tengkiyu. Iki isih latihan Yuuu… kangen wis suwe ra dolan hahaha

    pakdhe Dj maturnuwun, ini kebetulan pas dapet posisi bagus dan, memang pemain plus tata cahaya di panggung sungguh bagus.
    Salam hangat buat keluarga di Mainz.

    Awesome, maturnuwun… Salam hangats

  5. awesome  1 December, 2015 at 15:51

    ayu tenan foto2nya ….

  6. Dj. 813  1 December, 2015 at 14:46

    Mas Anoew . . .
    Waaaaaw . . . hebat . . . ! ! !
    Foto-foto yang sangat indah .
    Terimakasih dan salam Sejahtera dari Mainz .

  7. James  1 December, 2015 at 14:45

    hadir ci Lani dah bangun dari ngoroknya

  8. Lani  1 December, 2015 at 05:05

    Kang nampaknya dirimu semakin canggih mencungul jd fotografer mumpuni

  9. Lani  1 December, 2015 at 02:38

    Ramayana sambil mengingat trio kenthirs yg lagi pd ngorok…….dibuai mimpi

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.