BUMI MANUSIA

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

SILATURAHMI ke Tante Asni Joesoef Isak di Duren Tiga, Kalibata. Tante Asni istri dan pendamping almarhum Om Joesoef Isak. Beliau sahabat baik kedua orang tua kami. Om Joesoef terkenal sebagai tokoh wartawan Indonesia pemberani. Berani melawan penguasa yang represif dan menentang system yang menindas dengan penuh percaya diri.

Di rumah Tante Asni itu kantor penerbit Hasta Mitra yang tersohor menerbitkan karya-karya Pramoedya Ananta Toer. Bukan saat sekarang ketika semua orang bebas seenaknya menghina orang ‘seenak udelnya’ secara bebas tak bertanggungjawab. Hasta Mitra justru berdiri saat Orde Baru lagi galak-galaknya dan terus dilawan dengan penerbitan buku-buku karya Pramoedya. Secara bisnis sangat melelahkan dan babak belur dalam permodalan. Ada buku cuma 10 hari langsung dilarang, ‘Nyanyi Sunyi Seorang Bisu’ . Tapi ada yang sampai 6 bulan baru dilarang, yaitu, Bumi Manusia. Sempat jadi best seller mencapai angka 50.000-60.000 buah. Angka beneran! Bayangain tahun 1981 sebuah buku mencapai angka segitu! Kalikan saya IDR 5.000 (misal harga buku karya Pramoedya Ananta Toer itu segitu), hasilnya IDR 250.000.000! Tahun 1981 jumlah ini fantastis!

bumi-manusia

Ibu saya pernah tahun 1981 pulang dari rumah Om Joesoef Isak, dioleh-olehin 3 buku karya Pramoedya yang terkenal itu, cetakan pertama. Saat itu sudah dilarang. Terbayang kalau apes dirazia tas ibu saya ada buku itu, ya penjara rumahnya. Karena saat bersamaan ada mahasiswa UGM ditangkap aparat karena menjual buku-buku karya Pramoedya dan laku. Bonus dia bukan insentif, tapi dipenjara.

Tapi itu masa lalu. Ketika sudah alam terbuka pasca reformasi, Om Joesoef tak mau menuntut pemerintah atas larangan buku-buku terbitan Hasta Mitra. Sampai sekarang larangan itu belum dicabut! Berapa duit modal Om Joesoef dan Om Hasjim Rachman (co-pendiri Hasta Mitra) babak belur menipis karena dilarang terus? “Kami orang bebas. “Itu bagian dari kami untuk memperjuangkan hak asasi sebagai orang Indonesia. Kami orang bebas. Kami berhak menerbitkan buku!”, kata Om Joesoef ketika getol melawan penindasan HAM. Padahal banyak pihak yang mau membantu dalam hal dana, karena buku-buku Pramoedya menggiurkan dalam hal sales. Tapi mundur teratur karena pelarangan demi pelarangan. Andai Om Joesoef dari dulu tak berani menerbitkan karya-karya Pramoedya, mana ada sekarang buku-buku Pramoedya dalam Bahasa Inggris, Belanda, Mandarin, Jerman, Swedia, Prancis dll…

bumimanusia01

Menyenangkan ngobrol dengan Tante Asni. Penuh senyum, tidak pikun, sehat walau dalam usia 87 tahun. Sama seperti dulu waktu kedua orang tua kami masih hidup. Yang lalu sudah berlalu. Tak ada niat menuntut ini itu kepada pihak manapun terhadap penindasan kebebasan. Sebagai korban kami tak pernah cengeng. Bukan mengemis-ngemis minta diperhatikan soal HAM. “HAM harus direbut dengan suatu perjuangan!”, kata Om Joesoef yang menikahi Tante Asni 1956 silam. Yang penting anak-anak saya harus diberi tahu kelak, bahwa negara mereka pernah berbuat jahat kepada rakyatnya. Ini harus diakui. Makanya saya ajak anak-anak saya bertemu sahabat-sahabat oma-opanya. Biar ada kontinuitas.

 

 

8 Comments to "BUMI MANUSIA"

  1. J C  2 December, 2015 at 09:29

    Mas Iwan, aku selalu menikmati tulisan-tulisan yang seperti ini…

  2. Lani  2 December, 2015 at 05:22

    James satu kenthir mencungul, wlu telaaaaat……lg sibuk nih.

    ISK: artikel sang prof sll membawa pencerahan dan nambah ilmu

  3. anoew  1 December, 2015 at 21:49

    selalu menarik ulasannya om Iwan. *kangen*

  4. awesome  1 December, 2015 at 16:03

    “Menyenangkan ngobrol dengan Tante Asni. Penuh senyum, tidak pikun, sehat walau dalam usia 87 tahun.”

    paling senang baca kalimat yang itu, hihihi …

  5. Handoko Widagdo  1 December, 2015 at 15:45

    Kalau saat itu tertangkap sedang membawa buku, nasipnya akan sama dengan si dosen di Rumah Pemandian.

  6. Dj. 813  1 December, 2015 at 14:41

    Terimakasih mas Iwan, yang selalu memberi penerangan soal politik .
    Salam manis darii Mainz, untuk keluarga dirumah .

  7. IWAN SATYANEGARA KAMAH  1 December, 2015 at 10:42

    Kamsiah, Om JC untuk artikel pendek ini….

  8. James  1 December, 2015 at 09:47

    1……asala jangan Bumi Alien saja

    pada kemana Kenthirs Bumi yah ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.