Naif

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO  ANDA  SEMUA  DI  BALTYRA…

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. hari Selasa ini. Nah ya, siapa yang tidak kenal dengan kata “NAIF “  ini. Naif atau Naive atau orang sono juga sebut “inexperienced person “, yang mana mungkin bisa diterjemahkan dengan arti “orang yang kurang berpengalaman, atau kurang pergaulan “. Mungkin bahasa Lawanya “SAMIN“…Hahahahahaha…!!!

Okay, Dj. tidak akan secara mendetail bicara soal kata “naif “ atau “ Naive “. Kadang Dj. suka dengan orang yang naif, karena orang yang naif itu biasanya jujur dan sulit untuk diajak berbohong, dia akan berjalan lurus. Nah di sini Dj. hubungkan kata “naif “ ini di pikiran anak-anak kecil. Biasanya anak-anak kecil selalu bicara apa adanya, sungguh sangat menyenangkan.

Dan ini yang selalu Dj. ingin lakukan, jadi kalau Dj. nulis oret-oretan, juga apa adanya, tidak dikarang-karang agar indah dan bisa untuk menyenangkan hati pembaca. Mau senang, ya silahkan…mau tidak senang…ya silahkan…Masih mau kasih komentar, okay…  tidak ya aku ra popo…Hahahahahahahahaha…!!!

Ya itulah Dj. dan satu hari Dj. punya pengalaman yang sungguh sangat menyenangkan, membikin kami sekeluarga tertawa terbahak-bahak. Saat anak Dj. yang sulung Ulang Tahun, ya kami merayakannya dengan cukup sederhana saja di rumahnya. Karena dia sudah merasa tua dan tidak mau dirayakan seperti anak kecil…Hahahahaha…!!!

Setelah Tea Time dan makan malam…Maka seperti biasa, cucu Laura Dj. pangku dan Dj. nyanyikan tembang Jawa…(karena dia yang paling kecil dan saat Sarah sibuk dengan mainannya). Dan begitu kakaknya (si Sarah) lihat kalau adiknya Dj. pangku, pasti dia iri dan minta dipangku juga. Apalagi kalau yang memangku omanya yang pandai cerita atau bacakan buku, mereka bertiga langsung ngumpul. David dan Sarah selalu ingin mendengar apa yang omanya bacakan.

naif (1)

Anak-anak masih begitu polosnya dan mereka memang tidak memikirkan yang lain, selain bermain, makan, minum dan tidur. Dj. sering perlihatkan kepada mereka apa yang Dj. bisa yang Dj. pernah pelajari dari ayah Dj. Yaitu main sulapan…Jangankan anak kecil, orang tuapun, kalau melihat sulapan, masih bisa merasa heran. Nah saat yang lain sibuk, maka Dj. panggil cucu-cucu untuk lihat permainan sulapan yang Dj. perlihatkan ke mereka.

Dj. bekata kepada mereka…Lihat ini coklat yang bundar ada di tangan opa…

naif (2)

Opa tutup dan opa buka lagi, dan kalian lihat kalau coklatnya masih ada di tangan opa. Sarah serentak berkata Ya….!!! Opa tutup lagi…

naif (3)

Sarah…coba tiup…  Dengan semaangat dia tiup tangan Dj. Lalu dia teriak, buka…!!! Yaaaaa…saat Dj. buka…

naif (4)

Coklatnya sudah tidak ada di tangan Dj. lagi. Mereka sedikit kecewa dan sibuk mencari coklat yang ada di tangan Dj. tadi…Saat tangan Dj. tutup lagi dan Sarah tiup lagi, maka coklatnya kembali ada…Mereka teriak…  Yaaaaaa…!!! dengan wajah berseri…  Sarah loncat-loncat…Permainan ini dia minta agar Dj. bikin / ulangi beberapa kali dan setiap coklatnya hilang, wajah Sarah sedikit cemberut. Tapi kalau coklatnya muncul lagi…dia meloncat-loncat kegirangan…

Ya…inilah cucu-cucu kami dan selang beberapa menit lagi, setelah Dj. akhiri permainan sulap, makaaaa…
Sarah memanggil Dj. Opa…  lihat…Dia pegang coklat di tangannya dan dia tiup… tiup  dan tiup…

naif (5)

Dia dengan semangat meniup tangannya sendiri dan yakin bahwa coklatnya akan hilang. Kami semua yang melihat, sungguh dia bikin tertawa akan tingkahnya. Dia begitu percaya, kalau dia tiup, pasti coklatnya akan hilang…Inilah yang Dj. maksudkan dengan “naif “, karena dia tidak mengenal trik nya, jadi ya asal percaya saja. Tapi kemudian dia sedikit kecewa, karena coklatnya masih ada di tangannya dan tidakmau hilang.

naif (6) naif (7)

Dia tidak kecewa, tapi dia bertanya…  Warum…???  (Mengapa …??? ) Mengapa coklatnya tidak mau hilang…??? Dj. beri dia semangat dan berkata, nanti kalau kamu sudah besar, opa akan ajari dan kamu akan bisa. Dia begitu gembira dan langsung lari ke mama nya dan berkata…Kalau aku besar, kata opa aku akan bisa.

Ya, sedang David yang sudah tahu, dia malah geleng-geleng kepala dan ikutan tertawa. Dj. katakan, dulu kamu juga demikian, kamu selalu ingin tahu dan opa harus kasih tahu trick nya. Sekarang David sudah ada beberapa trick yang Dj. kasih dan dia juga kadang pamerkan ke teman-teman di sekolahnya.

Dia bilang ke temannya, dia bangga karena opanya yang ajari dia. Inilah salah satu kebahagiaan kami bersama cucu-cucu kami.

Mohon maaaf, banyak foto yang tidak atau kurang jelas, karena saat itu secara cepat Susi ambil dengan HP.

Terima kasih kepada pengasuh Baltyra, yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. yang sangat sederhana ini. Terima kasih kepada anda semuanya yang telah menanti hari Selasa dan selalu membaca dan bahkan membubuhkan komentar anda.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungin kehidupan kita, setiap hari.

 

Salam manis dari kami di Mainz
Opa Dj. 813

naif (8)

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

27 Comments to "Naif"

  1. Dj. 813  18 December, 2015 at 14:48

    Terimakasih cak Gun . . .
    Untuk jempolnya, salammanis untuk keluarga dirumah .

  2. Dj. 813  18 December, 2015 at 14:47

    Hallo Ikha . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .

    Memang diia sangat lucu . . .
    Itulah kegembiraan kami sekeluarga .

    Salam manis dari Mainz . . .

  3. Ikha  18 December, 2015 at 12:42

    Sarah lucu banget…

  4. Dj. 813  17 December, 2015 at 18:41

    Hallo Krist . . .
    Hallo cak Gun . . .
    Terimakasih untuk jempolnya .
    Salammanis untuk keluarga dirumah .

  5. Dj. 813  17 December, 2015 at 18:41

    Hallo Linda . . .
    Nuhun Lind . . .
    Hahahahahahaha . . .
    Cukup kalau membikin mereka heran saja .
    Tapi banyak juga yang Sarah belum mengerti.
    Jadi trik dengan muncul dan hilang, biisa dia lihat, ada dan tiidak ada .
    Tapi misalnya trik dengan kartu, kalau David keheranan, Sarah teriak . . .
    HURAAAAA . . . ( HOREEE . . . ) sambil angkat di tangan .
    Padahal dia belum tahu apa yang terjadi
    Ini yang sering bikin kami geli dan tertawa . . .

    Okay,salam manis dari Mainz .

  6. Linda Cheang  17 December, 2015 at 12:00

    Oom, trik sulapnya harus lebih banyak lagi, ya, hahahaha

  7. Dj. 813  16 December, 2015 at 14:55

    maryati 16 December, 2015 at 11:57

    Om Dj…wah asyik banget Om bisa main sulap…anak2 pasti suka..aku jg wkt kecil paling suka liat sulap..seru banget…itu bljr ato otodidak Om..
    ———————————————————————-

    Mbak Maryati . . .
    Matur Nuwun mbak . . .
    Dj. rasa memang banyak yang senang dengan sulapaan, kerena membikin orang heran . . .
    Kok bisa ya . . . ? ? ?
    Itulah,mengapa Dj. sedikit pelajari, sekedar utk menghibur keluarga sendiri .

    Ayah Dj. tukan / Pemain sulap di Kapal pesiar, sebelum menikah dengan ibu Dj.
    Setelah menikah lalu berhenti, hanya menghibur orang yang makan di warung kami .
    Olehnya ada beberapa trik yang Dj. pelajari atau diajari ayah .

    Okay,salam manis dari Mainz.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *