BIRTHDAY PARTY

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

DI HUT ke 68, 8 Juni 1989, Presiden Soeharto dan 50 orang rombongan tiba di JFK Airport New York, langsung dibawa Dinas Rahasia AS ke Manhattan Plaza Hotel milik Donald Trump. Ngaso.

birthday party

Soeharto ke NY untuk terima UN Population Award, karena jago menahan bayi-bayi lahir ke dunia dengan sistem kontrasepsi. Soeharto bertemu dengan Donald Trump dan entah apa yang dibicarakan. Basa-basi mungkin. Trump dulu “masih sehat mentalnya”. Entah sekarang.

trump

Sekarang, saya sering terima di inbox ajakan melarang bisnis Donald Trump masuk ke Indonesia. Bingung juga. Kalau alasannya, karena komentar sumbang Trump soal komunitas Muslim (dia tak menghina teologi Islam atau Rasul Allah). Kalau soal itu, balas aja. Larang Trump ke Indonesia. Bisnisnya biarin aja masuk ke sini. Duit gak kenal agama dan saudara. Toh, Cina bebas berbisnis di Indonesia. Padahal Tiongkok (sebutan baru Cina), jelas-jelas di konstitusinya anti tuhan. Terus gimana?

Tempatkan agama di tempat yang mulia. Jangan dibisniskan dan dipolitikkan. Zalim namanya. Topi ya di kepala tempatnya. Bukan diinjek kaya sepatu. Sepatu di kaki dan dinjek. Bukan di atas kepala. Gila namanya.

 

 

11 Comments to "BIRTHDAY PARTY"

  1. Evi Irons  9 January, 2016 at 16:02

    Saat ini AS butuh tokoh seperti Donald Trumph krn ekonomi AS masih krisis, gak tahu sampai kapan nih krisisnya dari tahun 2007 sampai sekarang Stock market masih anjlog. Harga bensin sih turun tapi harga kebutuhan lainnya tambah naik.
    BTW….skrg kalau mau post koment hrs isi captcha code dulu, agak ribet! kenapa gak yg praktis2 aja, spy yg ketik komen cepat, lancar dan rajin, gak give up krn males ketik captcha code.
    I understand it’s must be to protect the virus!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *