Pura Mandara Giri Semeru Lumajang

Handoko Widagdo – Solo

 

Pura Mandara Giri Semeru di Senduro adalah pura yang penting bagi peribadatan umat Hindu. Pura terletak di lambung sebelah timur lereng Gunung Semeru. Pura ini merupakan pusat persembahyangan pengambilan air suci di sumber air (Petirtaan) Watu Kelosot. Upacara-upacara besar seperti Eka Sada Rudra di Pulau Bali menggunakan air dari petirtaan ini.

pura mandara giri (1) pura mandara giri (2) pura mandara giri (3)

Gunung Semeru adalah salah satu tempat pemujaan di Pulau Jawa jauh sebelum Agama Hindu datang ke Jawa. Keyakinan penduduk lokal bahwa puncak gunung adalah tempat tujuan dari roh-roh manusia yang sudah mati. Oleh sebab itu Gunung Semeru, yang merupakan gunung tertinggi di Jawa tersebut menjadi pusat pemujaan bagi penduduk sekitarnya.

pura mandara giri (4)

Pada jaman Kerajaan Kediri, ritual pemujaan ke puncak Semeru semakin sering dilakukan. Bahkan oleh para keluarga raja Kediri. Pada saat inilah Agama Hindu mulai masuk ke wilayah Semeru. Kisah tentang dipotongnya puncak Gunung Mahameru dan meletakkannya di Pulau Jawa untuk menstabilkan pula yang masih gonjang-janjing adalah sebuah cerita rakyat yang membungkus penyatuan kepercayaan lokal dan agama Hindu yang baru datang. Agama Hindu menyerap kepercayaan dan ritual lokal.

pura mandara giri (5)

Pura indah yang pintunya menghadap selatan ini cukup besar. Selain tempat persembahyangan yang hanya boleh dikunjungi oleh mereka yang berkepentingan, pura ini juga memiliki pendopo yang bisa dikunjungi siapa saja. Pendopo juga dipakai oleh anak-anak setempat untuk berlatih kesenian.

pura mandara giri (6)

Spirit saling menghargai dan menjaga harmoni terlihat di pendopo ini. Anak-anak yang mengenakan jilbab ikut berlatih tari Bali dengan iringan gamelan Bali. Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Jamla Mangrua. Om swastiastu. Alhamdullilah.

 

 

About Handoko Widagdo

Berasal dari Purwodadi, melanglang buana ke berpuluh negara. Dengan passion di bidang pendidikan, sekarang berkarya di lembaga yang sangat memerhatikan pendidikan Indonesia. Berkeluarga dan tinggal di Solo, kebahagiaannya beserta istri bertambah lengkap dengan 3 anak yang semuanya sudah menjelang dewasa.

My Facebook Arsip Artikel

7 Comments to "Pura Mandara Giri Semeru Lumajang"

  1. Handoko Widagdo  30 December, 2015 at 16:15

    Sama-sama Kangmas Djoko. Selamat Natal dan Tahun Baru. Allah senantiasa memberkati keluarga Kangmas Djoko.

  2. Dj. 813  29 December, 2015 at 20:47

    Mas Handoko . . .
    Matur Nuwun, sudah diberi informasi yang menambah pengetahuan .
    Salam manis untuk keluarga dirumah .

  3. Handoko Widagdo  29 December, 2015 at 11:40

    James, Lani, Kang JC dan Djas, tempat ini memang menarik. Ada buku yang membahas tentang keraton Majapahit Timur yang berhubungan dengan situs ini. Akan muncul di Baltyra selanjutnya.

  4. djasMerahputih  29 December, 2015 at 09:02

    Hadir bang James..

    Info menarik mas Hand.. Apa ada hubungan juga dengan Pura di gunung Salak..??

    Spiritualitas Nusantara adalah “Isi” dan agama yang datang belakangan sebagai bungkusnya. Banyak orang tertarik dan memperebutkan bungkus namun isi terbuang tak terasa.

  5. J C  29 December, 2015 at 07:25

    Tempat yang menarik tapi sepertinya tidak banyak yang tahu ya, pak Hand?

  6. Lani  28 December, 2015 at 10:24

    James: mahalo sll diingat…………kenthir yg di Kona lagi sibuk………..

    Hand: dlm rangka apa dirimu mengunjungi tempat ini? Apakah kerja sambil berlibur? Nampaknya komunikasi orang Bali semakin melebar ketanah Jawa ya?

    Tempat ini nampak asri

  7. james  28 December, 2015 at 09:03

    1……patung Gajahnya keren deh

    kemana para Kenthirs ? apa lagi pada naik Gajah ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.