Tutup Tahun 2015

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA YANG BERBAHAGIA….

SELAMAT TAHUN BARU 2016…

Kita telah memasuki tahun 2016, semoga tahun 2016 ini akan membawa kita semuanya kedalam keadaan yang lebih sehat dan lebih baik. Semoga anda semua dalam keadaan sehat dan semoga aktivitas anda semakin sukses…!!!

Walau sudah 5 hari lewat, tapi perkenankan Dj. untuk sedikit bercerita, bagaimana kami (keluarga Paisan) menutup tahun 2015.

Tanggal 30 Desember 2015, kami ingin membeli ikan emas, untuk perjamuan makan malam di penghujung tahun 2015, bersama keluarga. Apa boleh dikata, saat kami sampai ditoko sudah tidak ada ikan yang kami inginkan lagi, karena sudah habis terjual. Maka dengan sedikit kecewa, karena dijanjikan besok akan ada lagi, berapa dia tidak tahu, pesan boleh, tapi ada batas waktunya.

Okay, untuk sedikit menghibur diri, maka tanggal. 30 tersebut Susi ajak makan ikan di Restaurant, mengingat besok belum tentu bisa makan ikan. Jujur, sebenarnya dia sendiri tidak begitu suka ikan, tapi salmon, dia masih bisa makan sedikit. Well, pendek cerita kami masuk di salah satu Restaurant yang special ikan, milik orang Suriah, jadi sudah pasti halaaaal… hahahaha…!!!

Dj. pesan dorade dan Susi pun putri kami pesan ikan salmon (steak). Jujur, karena Dj. ingin tahu bagaimana mereka masak, maka Dj. ingin ikan ini dimasak seperti yang Dj. inginkan. Begitu juga saat di Jepara, kami makan siang bersama Ikha di pinggir laut, juga di Gili Trawangan. Jadi selain ikan itu dibakar, Dj. ingin dibikinkan bawang putih yang dicacah, (dipotong kecil) dan kemudian digoreng sebentar dengan minyak zaitun, lalu dikucuri air lemon dan sedikit garam. Nah ini dia si Dorade… sebelum dibubuhi bawang putih dengan minyak jaitun, mereka biasa menyediakan saos dengan Joguhrt dengan rasa bawang putih, dimakan dengan kentang goreng.

tutuptahun2015 (1)

Dan ini setelah Dj. bubuhi saos yang Dj. pesan….

tutuptahun2015 (2)

Waaaaaw…!!!

Mantab dan tidak mengecewakan, karena persis dengan apa yang Dj. inginkan… Hahahahahahaha…!!! Soal mulut bau bawang putih, sih urusan besok… Hahahahahaha…!!!

Susi memesan Salmon steak, seperti yang terlihat di foto di bawah ini dan putri kamipun memesan yang sama.

tutuptahun2015 (3)

Kami meninggalkan Restaurant tersebut dengan rasa puas sekali…!!! Belum cukup dengan itu, pagi sebelum kami bangun putri kami sudah datang dan sibuk di dapur, karena dia membawa sesuatu. Dia tahu benar apa yang menjadi kesukaan Dj…. Ya… dia cerita kalau dia sudah sangat pagi bangun dan membikin nya. Apa itu…???
.
.
.
.
M I E H U N G O R E N G…!!! W A A A A A W…!!!

Special hanya untuk Dj. Tapi ini hanya sebahagian di mangkok Dj., kalau ada yang mau, dia bikin cukup banyak.

tutuptahun2015 (4)

Dan untuk mamanya, adiknya dan dia sendiri, dia bikin bakmi goreng…

tutuptahun2015 (5)

Setelah puas makan miehun goreng, maka Dj. masih angin kembali ke toko, siapa tahu masih ada ikan emas. Puji TUHAN…!!! Ternyata Dj. masih dapat, walau kecil saja, hanya 1,2 kg. saja. Jadi untuk makan malam tanggal 31 masih bisa menikmati ikan emas dengan bumbu kuning seperti yang Dj. suka.

HALELUYA….!!! Jam 18:00 sore Dj. sudah mencium aroma bumbu untuk ikan…Dan jam 19:00 kami sudah bisa bersama-sama dalam perjamuan malam dan Dj. adalah orang yang paling berbahgia, karena bisa menikmati masakan Susi, ikan emas dengan bumbu kuning.

tutuptahun2015 (6)

Wadoooh… yu Lani…!!! Sungguh sangat nikmat yu…. Hahahahahaha…!!! Djas pasti akan ngiler, walaupun di Makassar banyak palumara, tapi ini dengan rezept yang special…Tidak akan didapatkan di Makassar… Hahahahaha…!!! Maaaf Djas, karena di Mainz tidak ada bolu, maka kami gunakan ikan emas yang sangat lembut dagingnya.

Dan untuk Susi dan anak-anak, mereka memilih makan steak daging dengan ditemani brokoli yang dikukus,
kemudian dicampur dengan bawang merah dan putih bersama sedikit tomat yang sudah dimasak. Sedang daging direndam di bawang merah dan bawang putih dan garam, semalaman.

tutuptahun2015 (7) tutuptahun2015 (8)

Sambil menunggu jam 24:00 seperti biasa, kami hanya ngobrol, ada yang nonton TV serta mengunyah kacang. Dj. masih asyiiik ngobrol dan dengan teman-teman mengucapan selamat Tahun Baru di WA atau BBM bagi mereka yang sudah memasuki tahun 2016. Karena jam itu, Dj. tahu bahwa di Indonesia dan Australia sudah berada di tahun baru (2016). Akhirnya jam menunjukan 23:50 dan Daniel berusaha membuka botol Champagne “Rose“.

tutuptahun2015 (9)

Tepat jam 24:00 dengan sukacita, kami saling mengucapkan kata selamat telah memasuki Tahun 2016.
Prossssstttt…!!! NEUES JAAAAHR…!!!

tutuptahun2015 (10)

Anak-anak kami yang tidak berkumpul bersama kami, karena Dewi berkumpul dengan teman kerjanya memenuhi undangan pimpinan nya. Dan Dewo mendadak ada tamu jauh yang datang di rumahnya. Mereka semua bergantian menelpon kami dan mengucapkan selamat Tahun Baru 2016. Juga saudara-saudara Susi (kakak dan para keponakan), bahkan beberapa teman, semua menelpon dan mengucapkan kata selamat Tahun Baru 2016. Sungguh suasana yang menyenaangkan, bisa melewati tahun 2015 dan memasuki tahun baru 2016 dengan keadaan sehat dan yang menyenangkan.

Entah apakah hal ini lazim juga di Indonesia, atau tidak. Dj tanya seseorang di Indonesia, dia menulis lebih senang tidur daripada menyambut Tahun Baru dengan suasana yang rame. Atau ini hanya tradisi orang Jerman, entahlah…
Walau di luar rumah sangat rame dengan bunyi petasan dan bunga api yang dibakar oleh banyak orang dan meledak di udara dengan beraneka warna. Tapi kami tidak pernah membakar petasan, kecuali bunga api yang bisa dipegang di tangan. Olehnya, setelah Dewo berkeluargapun, mereka mendidik anak-anak mereka untuk tidak mengikuti kebiasaan tersebut. Dan itulah kami keluarga Paisan di Mainz.

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang masih mau menerima oret-oretan Dj.

Terimakasih kepada anda semuanya yang masih mau membaca dan memberi komentar untuk oret-oretan Dj. ditahun yang baru ini.

Mohon maaf, bila ditahun lalu banyak salah nulis dan juga banyak kesalah pahaman.
Semoga tahun 2016 ini akan membawa kita ke suasana lebih baik lagi.

Kiranya Berkat dan Kasih TUHAN, selalu menyertai kita dimanapun kita berada.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

champagne2015

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

38 Comments to "Tutup Tahun 2015"

  1. Dj. 813  18 January, 2016 at 14:41

    Alvina . . .
    Terimakasih untuk respon nya . . .
    Nah ya, itulah manusia, dikaasih jari, minta seluruh lengan .
    Dan menurut Dj.memang budaya mereka cukup kasar, maksud Dj. tidak malu untuk
    mengluarkan permintaan yang seharusnya bisa ditunda dulu .
    Seharusnya mereka berpikir, prioritas apa yang mereka sekarang butuhkan .
    Lain cerita, kalau mereka dipaksa untuk datang ke Canada ata negara lain, mereka
    bisa mengajukan syarat yang mereka inginkan .
    Kami akan datang, kalau . . . . a sampai z Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Lha ini datang minta perlindungan, tapi minta syarat ini dan itu, memang lucu .

    Benar sekali, yang di Istambul ada 8 tourist Jerman yang menjadi korban .
    Dan kemarin di Duisburg, Jerman utara-barat juga banya Razia dan banyak yang ditangkap .
    Kebanyakan mereka dari Afrika Utara, seperti Maroko dan Tunisia, yang hanya bikin onar .
    Banyak kreminalitas yang mereka lakukan di sebagian kota yang mereka namakan Maroko kecil .

    Dj. sendiri sebagai orang asing di Jerman, kadang juga tidak suka, dengan tingkah laku orang asing,
    ( terutama anak mudanya ) yang sok betingkah, seolah mereka boleh berbuat semaunya .

    Juga lucu, kalau ditempat parkir di super market dan Dj. tidak ikut masuk, tapi nunggu di tempat parkir.
    Kadang ada orang asing ( kelihatan seperti wajah arab ) yang ngajak bicara dalam bahasa arab .
    Dj. langsung jawab dalam bhs Jerman . . .
    Yang lucu, mereka kadang marah . . . Mengapa berbahasa Jerman . . . ? ? ?
    Kita haruas berbahasa arab . . . ! ! !
    Jerman Tidak baik, orangnya jahat, hanya uang Jerman bagus . . . ! ! !
    Langsung Dj. jawab, kamu tinggal di sini, harus menyesuaikan diri dan kalau kamu ingin berbahasa arab, kembali saja ke nagaramu . . . ! ! !
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Langgsung deh dia ngomel dan maki-maki dalam bahasa yang tidak Dj. ngerti .
    Dj. tertawa, dia semakin ngomel . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Tapi Dj. juga serba salah, karena wajah Dj. yang mirip arab, jadi untuk orang Jerman, Dj. tetaplah orang asing . Tapi untk orang asing, Dj dianggap juga bukan orang asing .

    Nah ya, inilah hidup yang indah itu . . .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dan damai dari Mainz.

  2. Alvina VB  18 January, 2016 at 12:08

    Mas DJ, saya dengar ttg bomb di Turkey yg menewaskan wisatawan dari German. RIP. Kemarin ini saya baru diundang salah satu organisasi yg ngurusin pengungsi Syria. Saya sich jadi pendengar aja dech. Lah blm apa2 kok kedengerannya ketua para pengungsi ini dah ngatur2/ maunya sendiri. Mereka ingin spy agama, tradisi, bahasa dan kebudayaannya tetep exist di sini. Minta universitas di sini mendidik 100 org Syria utk bisa jadi tenaga sosial yg nantinya bisa bulak-balik Syria-Canada. Baru tiba bukannya belajar bhs lokal dulu, ini malah banyak mintanya dan yg makan waktu dan financial support; dan dari gelagatnya, mereka akan susah berintegrasi nantinya kl blm apa2 dah pasang kuda-kuda kaya begini. Yg nampung keluhan mereka siapa lagi kl bukan para pekerja sosial melalui United Church di sini. Pertanyaan saya: kemana aja kaum muslim yg rajin pada turun ke jalanan utk minta2 sedekah buat refugees dari Syria? Setelah mereka ada di sini, gak ada tuch yg repot beli2an utk keperluan mereka. Satupun gak ada NGO komunitas Arab di meeting ini. Yg ada organisasi sosial dan NGO yg berhubungan dengan gereja, mereka yg ngumpulin pakaian dan buat kebutuhan mereka sehari-hari. Semoga para refugees ini bisa lihat yg mengulurkan tangan itu siapa? Pemimpin refugee ini yg dulunya katanya insinyur di sana, berkeluh kesah ttg keadaan Syrian refugees di Jordan, Turkey dan Lebanon. Mereka tidak diperlakukan dengan layak dan banyak yg malah balik lagi ke Syria katanya. Cita2 dia sich bagus juga, katanya ingin mendidik anak2 pengungsi Syria di sini spy bisa balik ke Syria stl peperangan berakhir dan membangun negaranya yg hancur. Banyak dari anak2 remajanya yg bilang ingin tetep mati di Syria, bukan di negara org.

  3. Dj. 813  13 January, 2016 at 15:18

    Hallo Alvina . . .
    Terimakasih sudah share soaömereka . . . .
    Kemarin berita baru, 11 orang meninggal ( 8 orang Jerman ) , di dekat Mesjit biru
    di Istambul ( Turki ).
    Satu grup tourist orang-orang Jerman yang ingin melihat keindahan kota istambul,
    malah jadi mayat disana. entah berapa yang masih dirawat di Rumah Sakit .

    Sangat disayangkan, pembunuhnya masih sangat muda, baru umur 24 tahun .
    Dj. rasa banyak anak-anak yang putus sekolah atau pendidikan rendah atau kurang kasih sayang dari orang disekelilingnya.Mereka yang tidak punya harapan hidup baik dimasa depan .
    Mereka sungguh mudah dipengaruhi dengan dongeng-dongeng atau janji-jani yang indah-indah.
    Dari pada klontang-klantung, maka mereka melihat satu harapan baru.
    Olehnya mereka banya yang tergiur dan cepat jadi fanatik .

    Nah ya, kalau musim panas, kota Mainz yang kecil saja, di depan stasiun KA banyak yang hanya duduk-duduk nganggur minim minuman keras .
    Sangat menyedihkan, tapi mereka maunya demikian . . .
    Tidak punya pendidikn, tapi malas kerja berat, milih klontang-klantung saja .

    Okay, salam manis dari Mainz.
    Semoga satu saat mereka juga disadarkan oleh kasih yang bisa dirasakan .

  4. Alvina VB  13 January, 2016 at 02:48

    Betul banget mas DJ dan mbakyu Lani, org kok gak tahu diri ya…dah ditolong balesannya spt itu.
    Makanya patut dicontoh itu para pengungsi dari Vietnam dulu thn 70an. Mereka diberi kesempetan utk immigran ke negeri org dan anak2nya rata-rata jadi org (emangnya dulu monyet? ha..ha… maksudnya berhasil) rata2 jadi apotker, dokter gigi, dokter, scientist dan pengusaha lokal dan internasional. Ada juga sich yg nyimpang ttp jarang kedengeran dah, kebanyakan suksesnya. Coba bandingin dengan anak2 yg datangnya dari Tim-Teng. Mereka malah milih jadi pengikut ISIS, payah banget dah….gak tahu salah di mana? salah didikan dari rumah? pergaulan on line? negara Canada sudah buka pintu selebar-lebarnya dan kasih kesempetan buat anak2 tersebut tinggal dan belajar gratis, dibiayain dari kecil sampe dewasa, dan keluar dari Canada lagi utk ikutan perang di Syria adl pilihan hidup yg mereka pilih? sangat menyedihkan…Sekarang puluhan ribu anak2 dari Syria baru dateng ke sini. Saya dah kasih tahu temen2 saya yg ngurusin mereka -cekokin itu anak2 dengan Canadian values yg cinta damai dan kembangkan bakat mereka dari masih kecil dan kasih pendidikan yg betul2 membawa mereka jadi anak2 yg berhasil dan bisa dibanggakan oleh kel.nya dan negaranya.

  5. Dj. 813  11 January, 2016 at 14:17

    Terimakasih bung Sugiarto Goh . . .
    Selamat Natal juga Tahun Baru 2016 .
    Semoga anda sekeluarga sehat selalu .
    Salam Sejahtera dari Mainz .

  6. sugiarto goh  11 January, 2016 at 08:14

    Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2016 untuk Pak Djoko Paisan dan Keluarga

  7. sugiarto goh  11 January, 2016 at 08:13

    Selamat Natal dan Tahu Baru 2016 untuk Pak Djoko Paisan dan Keluarga….

  8. Dj. 813  8 January, 2016 at 13:31

    Lani 8 January, 2016 at 13:24

    Mas DJ: Rung ngorok msh dibawah jam 9 malam hehe………sejam lagi baru krukupan kemul…………..
    —————————————————————————-

    Hahahahahahaha . . .
    Dj. balas komentar yu Lani . . .
    Ternyata yu Lani juga baas . . . .
    Ya syukurlah kalau belum ngorok yu .
    Semoga sehat selalu ya yu .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.