Convenience

Dewi Aichi – Brazil

 

Catatan yang terselip

 

Kenapa tulisan-tulisan mengenai Jepang kadang aku kasih penjelasan dengan “catatan yang terselip?”

Sebab tulisan itu sudah aku tulis beberapa tahun yang lalu ketika masih tinggal di Jepang, dalam bentuk konsep. Belum saya tulis dengan sempurna. Hanya sebagai pengingat. Dulu untuk dikirim ke rumah yang lama, tapi karena kerjaan dan capek fisik, maka catatan-catatan kecil ini hanya tersimpan sampai jamuran hehe..

Jepang masih saja negara yang patut dikagumi oleh banyak negara. Dalam memberikan kemudahan kepada rakyatnya. Dengan rutinitas kerja yang luar biasa itulah Jepang menjadi negara yang sangat kuat. Untuk itulah segala kemudahan selalu diusahakan oleh pemerintah.

Bagaimana tidak mencintai Jepang jika Pemerintah sangat memperhatikan apa saja yang dibutuhkan masyarakat? Dalam catatanku kali ini adalah satu hal yang luar biasa, yaitu convenience atau di Jepang dikenal dengan sebutan ” kombini”

  1. Ada di mana-mana

Di mana saja kita bisa menemukan kombini, bahkan dalam satu jalur jalan, bisa kita temukan lebih dari dua bahkan tiga kombini. Apakah itu di kota besar atau di kampung-kampung yang sepi. Dan kombini ini manfaatnya sangat besar. Masyarakat sangat merasakan manfaat adanya kombini. Bahkan dalam keadaan darurat, kombini sangat membantu.

Sudah lebih dari 50.000 kombini tersebar di seluruh wilayah Jepang. Seven Eleven, Lawson, Family Mart, Circle K, Sunkus, Ministop, AM PM, Save On, Daily Yamazaki, Coco, dan lain-lainnya.

convenience01

 

  1. 24 jam

Enak sekali ya jika ada kombini seperti di Jepang? Melayani masyarakat 24 jam nonstop, selama 365 hari. Termasuk ketika hari libur, weekend atau tanggal merah. Ini sangat dimanfaatkan oleh mereka yang bekerja, untuk membeli semua kebutuhan yang diperlukan, seperti bento (bekal), minuman, rokok, atau camilan macam-macam. Bayangkan saja kebutuhan seperti ini ada pada saat dini hari.

convenience02

 

  1. Menawarkan berbagai macam produk

Kombini atau convenience di Jepang adalah toko-toko yang menawarkan kemudahan serta kepraktisan masyarakat setiap saat. Di dalam kombini ini menyediakan bento atau bekal yang dikemas sangat rapi dan beraneka menu di dalamnya. Ada juga onigiri (nasi berbentuk segitiga yang dibalut nori atau rumput laut), biskuit, aneka jenis camilan kering, kue-kue basah, ayam goreng atau karage, permen, es krim, aneka puding, aneka minuman.

Jangankan soal makanan dan minuman, bahkan alat-alat tulis juga tersedia, pulpen, buku, pensil, penghapus, penggaris, gunting, notebook, CD, baterai , payung, sandal, jas hujan, topi, perlengkapan mandi, celana dalam, pakaian dalam, tissue, peralatan makan, bahkan ada kondom dan majalah aneka macam.

Nah kurang apa lagi? Masyarakat tidak akan kesulitan mencari apa yang akan dibutuhkan jika keadaan darurat, misalnya dini hari, seorang wanita tiba-tiba mens tak terduga, dan ternyata tidak tersedia pembalut, tinggal keluar sebentar mencari kombini yang paling dekat lokasinya dengan tempat tinggal.

Di sinipun tersedia beberapa perlengkapan kosmetik, kartu telepon (10 tahun yang lalu) entah sekarang, karena HP sudah sangat popular. Beberapa macam obat, seperti aspirin, analgesik , band aids bahkan tersedia kemeja simple , kaos kaki, siapa tau dibutuhkan, seperti pernah aku kehujanan dan kaos kaki basah, berteduh, masuk di kombini dan membeli kaos kaki untuk ganti.

convenience03

 

  1. Menawarkan berbagai jenis pelayanan publik

Kombini juga menawarkan berbagai jenis pelayanan publik, yang membuktikan bahwa kata “convenience” tidak sekedar nama, tetapi sesuai dengan manfaatnya, keberadaannya. Di sini kita bisa melakukan foto copy, fax (self service), kirim paket, kirim surat, bisa melakukan cetak foto dari hp, kamera atau alat portabel yang kita miliki.

Ada juga yang melayani pengisian ulang ponsel pra bayar, kartu belanja pra bayar, penjualan tiket konser, dan lain-lain, juga tersedia ATM .

convenience04

 

  1. Transaksi pembayaran

Berapa kali mengalami telat bayar dikarenakan internet ngadat, atau kemalaman, sehingga bank, atau pos-pos tempat membayar berbagai rekening sudah tutup? Nah di Jepang tidak akan terjadi hal demikian, sebab kombini akan melayani berbagai jenis pembayaran rekening. Asal jangan lewat jatuh tempo. Dan sangat terbantu karena kombini buka 24 jam. Beda sekali dengan masyarakat Brasil yang kebanyakan membayar dengan antri di bank atau di tempat tempat pembayaran seperti  loterica. Atau saya lebih memilih internet banking.

Masyarakat Jepang selalu membayar belanja, atau rekening dengan cash, jarang sekali menggunakan kartu kredit. Jadi biasanya mereka membawa semua rekening yang akan dibayarkan ke kombini. Di kombini semua jadi beres.

convenience05

 

  1. Menawarkan pelayanan pengiriman paket dan koresponden

Semua kombini juga melayani pengiriman paket barang maupun bentuk koresponden lainnya. Tidak hanya dalam negeri. Tetapi bisa untuk keluar negeri.

Di Jepang ada sistem pengiriman barang yang disebut Takyubin. Ini sungguh luar biasa pelayanannya. Dulu, saya sering memesan barang yang harus dikirim via pos. Karena pekerjaan full time kadang sampai di rumah sudah malam. Maka saat paket datang, tak seorangpun bisa menerima. Rumah tentu saja kosong. Maka di dalam pintu yang juga tersedia kotak surat, kita akan menemukan secarik kertas berbentuk seperti kuitansi, namanya “oshirase”, akan tertulis nomor kode barang/paket, no. tol pon kurir atau pak pos, dan ini yang luar biasa, yaitu menawarkan hari dan jam untuk mengantar ke alamat. Luar biasa bukan?

Jadi jika ingin kirim surat atau paket barang, tinggal ke kombini saja, kapan saja, jam berapa saja. Karena tidak semua kantor pos buka 24 jam, hanya kantor pos besar yang biasanya buka 24 jam. Itupun tidak semua wilayah ada.

convenience06

 

  1. Kutu buku

Di kombini juga menyediakan berbagai jenis buku bacaan untuk dijual. Tapi biasanya manga/komik, majalah, resep masakan, atau resep kesehatan. Ada juga beberapa majalah porno. Di sini siapapun bebas melihat. Dan biasanya akan tampak beberapa orang sedang serius membaca, kemudian baru membelinya.

convenience07

 

  1. Toilet

Ini tentu saja sangat penting, selain menyediakan kebutuhan apa saja, kombini juga menyediakan toilet, yang bersih meski tempatnya kecil. Biasanya banyak sekali orang mampir ke kombini hanya untuk ke toilet, ini jika perjalanan panjang. Dan tentu saja, mereka akan membeli camilan, minuman, atau bahkan vitamin, minuman berenergi.

 

  1. Belanja online

Di dalam kombini, ada sebuah mesin special yang bisa digunakan untuk belanja online. Canggih ya? Cara membayarnya gampang banget, setelah melakukan pembelian online, dari mesin akan keluar semacam rekening tagihan dengan barkode. Nah, tinggal bayar di kasir yang ada di kombini. Beres. Seingat saya, dekat rumah dulu ada kombini Lawson, yang ada mesin seperti ini yang disebut, Loppi.

 

  1. WiFi

Ngga pernah ketinggalan ya soal WiFi ini memang sudah ada di mana-mana. Di kombini juga ada, tapi seingat saya juga ngga begitu besar manfaat WiFi ini. Kebanyakan masyarakat menggunakan ponsel pasca bayar.

 

Irashaimase……!

Karyawan  dengan menggunakan apron dan penutup rambut yang bekerja di kombini itu membungkukkan badan menyambut setiap orang yang masuk.

Irashaimase adalah sambutan khas di Jepang untuk menyambut kedatangan orang, client, atau tamu. Artinya, selamat datang.

 

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

10 Comments to "Convenience"

  1. EA.Inakawa  30 January, 2016 at 09:31

    Benua Pintar selalu menjadi Pionir & negara sedang berkembang tinggal mencontoh saja,aman…..

  2. Bayu Winata  20 January, 2016 at 20:41

    seperti yang disampaikan mas djasMerahPutih, di Pekanbaru juga toko yang buka 24 pasti dijarah. Sepertinya dari sisi keamanan, kota Pekanbaru belum siap menerima kombini ini

  3. J C  18 January, 2016 at 15:40

    Dewi, yang setara dengan kombini di artikel ini aku lihat ada di Bali. Di seluruh pelosok Bali dengan gampang didapat 7-Eleven, Circle K, Indomaret dan Alfamart…

  4. Dj. 813  17 January, 2016 at 22:23

    Mbak DA . . .
    Terimakasih . . .
    Jepang negara yang sudah maju .
    Tapi dimana-manapun ada orang jahat dan orang baik .
    Semoga aman selalu .
    Salam manis dari Mainz .

  5. djasMerahputih  16 January, 2016 at 19:55

    Wah, kalo di Makassar harus waspada buka toko 24 jam.
    Banyak yang ngaku-ngaku milik sendiri, alis bebas dijarah..
    Tantangan buat pemkot, apalagi niatnya ingin menjadi kota dunia.

  6. Alvina VB  16 January, 2016 at 04:02

    Kombini di sini punya org Asia (Chinese, Korea/Vietnamese) gak ada org bule yg mau buka convenience store 24 jam. Rata2 lebih mahal barang2 yg dijual di toko spt ini, maklum 24 jam kan.

  7. James  15 January, 2016 at 14:24

    Dewi, kalau di Sydney semua 7 eleven baik itu tokonya maupun pom bensinnya semua pemiliknya adalah keturunan India begitu juga semua karyawannya total India

  8. Lani  15 January, 2016 at 14:22

    DA: Aku percaya di Jepang keberadaan Kombini lebih lengkap, pelayanan 24 jam, lebih canggih akan ttp pengalamanku baik ktk msh di California atau skrng di Hawaii banyak convenience stores bertebaran dimana-mana, wlu tdk semuanya, atau jarang yg buka 24 jam dan pelayanannya tdk selengkap spt Kombini di Jepang.

    Kombini mmg sgt membantu krn mrk buka 24 jam, jd pelanggan bisa ke Kombini kapan saja dimana saja.

    Aku kira Kombini hanya bs diterapkan di negara2 yg boleh dikatakan keamanan bisa dijamin klu banyak maling, rampok, sgt berbahaya bagi pegawai dan jg pelanggan yg datang berbelanja

  9. James  15 January, 2016 at 13:44

    2……dibelakang ci Lani….

    iya dikupas terus aja beritanya mbak Lani karena terus berkembang sampai nanti sudah pada bosen warganya dengerin berita yang sama

  10. Lani  15 January, 2016 at 11:10

    Satoe sambil mengingat trio kenthirss……….lagi sibuk ngaduk2 berita pengeboman di JKT?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.