Akhirnya

Osa Kurniawan Ilham

 

Beliau berjasa dalam hidup dan karir saya…

Alkisah menjelang Tragedi 27 Juli 1996 saya dan seorang kakak kelas diundang ke Jakarta untuk mengikuti tes rekruitmen tahap akhir di sebuah perusahaan di Jend. Sudirman Jakarta.

Dari Stasiun Senen kami naik metromini melewati kantor PDI Jl Diponegoro yang dipenuhi massa melakukan mimbar bebas lalu terus ke daerah Pasar Minggu. Kami memang diijinkan salah seorang kakak kelas untuk menginap di rumahnya. Siapa sangka kakak kelas tersebut ternyata anaknya Pak Wimanjaya?!

Masih ingat waktu itu pulang dari gereja kami ngobrol lama sampai malam tentang buku beliau yang fenomenal itu (Primadosa), tentang Orde Baru, tentang Soekarno, Soeharto dan theologia Kristen. Jadi alih-alih mempersiapkan diri ikut tes kami malah ngobrol lama tentang politik…..padahal saat itu intel-intel melayu banyak berkeliaran di gang masuk kecil ke rumah beliau di tepi sungai.

akhirnya

Akhir cerita sudah menjadi sejarah. Saat kami kembali ke Surabaya, hari Sabtunya terjadilah tragedi yang membunuh dan menghilangkan ratusan pendukung Megawati. Pak Wimanjaya sebagai salah seorang orator mimbar bebas berurusan dengan ABRI dan intel-intelnya bahkan sampai dipenjarakan. Anak-anak muda kawan diskusinya yang dipimpin BS akhirnya jadi buronan nasional dan sejarah reformasi bergulir…..

Sementara saya dan kakak kelas saya, akhirnya kelak kami memulai karir pertama dalam hidup kami di perusahaan yang menguji kami tersebut.

Terimakasih Pak Wimanjaya….Bapak berjasa bagi hidup saya. Turut senang membaca berita ini…semoga kebenaran dan keadilan yang Bapak perjuangkan menang pada akhirnya.

 

 

8 Comments to "Akhirnya"

  1. J C  1 February, 2016 at 16:34

    Mas OsaKI sepertinya semakin banyak kebenaran sejarah yang terungkap ya…

  2. Osa KI  23 January, 2016 at 05:43

    Mbak Alvina buku tsb sudahnggak beredar lagi. Dulu sangat fenomenal di bawah kontrol ketat rejim soeharto. Karenanya saya baca yg versi fotocopy. Kalo sekarang sudah nggak pas dg situasinya.

  3. Alvina VB  23 January, 2016 at 01:45

    Mas Osa, thanks buat ceritanya. Pertanyaan saya, apakah buku Primadosa tsb sekarang bisa beredar? Kl dulu kan sudah tentu dicekal.

  4. Osa KI  22 January, 2016 at 18:03

    Mas JC terimakasih sudah dimuat kisah saya dg Pak Wimanjaya tersebut. Penulis Primadosa, Primadusta ini sempat dinobatkan sebagai musuh soeharto dan mengalami sebagai tahanan politik

  5. Dj. 813  22 January, 2016 at 14:14

    Bung Osa Kurniawan Ilham . . .
    Terimakasih sudah bebrbagi cerita yag menarik .
    Salah Kasih dalam nama TUHAN . . . ! ! !

  6. Lani  22 January, 2016 at 12:57

    Osaki: crita yg menarik……..terima kasih sharingnya

  7. Lani  22 January, 2016 at 12:57

    James, kenthir dr Kona ndak ngumpet lagi………..cuma ketinggalan sepur

  8. James  22 January, 2016 at 12:23

    1…….akhirnya banyak Kenthirs masih ngumpet

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.