LGBT

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

SUASANA diskusi filsafat kelas berat di markas LSM LGBT di Jakarta Selatan. Belum pernah ikut kuliah filsafat selain di FISIP UI waktu kuliah dulu. Di markas LGBT ini, dosen di Fak Filsafat UGM Pak Agus Wahyudi (angkatannya Jokowi). Kuliahnya bagus dan materinya berbobot, diskusinya menarik dan (ini terpenting dan paling penting), suguhan ketupat sayur enak banget masakan tuan rumah. Saya nambah. Aji mumpung.

Judul kuliahnya serem: “Dari Moral ke Ekonomi: Memahami Akar Bentuk-Bentuk Penundukan dan Penindasan.

LGBT

Cuma satu yang saya dapat dan mudah diinget dari diskusi ini, selain ketupat sayur, yaitu – bahaya memoralkan politik. Kayak apa memoralkan politik? Ya seperti kita di Indonesia ini, seperti AS jaman Bush atau zionis Israel.

Politik dijalankan dalam “registrasi moral” dengan menggunakan kosa kata “kami bukan kamu”. Contohnya: pembantaian massal terhadap bangsa sendiri dimotori tentara setelah geger 1965. Menganggap orang yang dituduh terlibat PKI (belum tentu benar) dibantai. “Mereka” salah dan pembantai benar. Juga contoh Presiden Bush yang menganggap siapapun yang tak ikut Amerika adalah “barbar”. “You are either with us or against us”. Seenak udhelnya bikin garis pemisah si Bush gila. Yang bela LGBT itu liberal dan kafir serta patut dibakar. Yang anti LGBT adalah kaum relijius free-pass masuk surga. Kira-kira begitu memoralkan politik..

LGBT dan kelompok minoritas lainnya adalah kelompok tidak beruntung (worse off) dari segi ekonomi dan politik. Kelompok LGBT di Indonesia akan mendorong terbentuknya solidaritas khusus di antara berbagai kelompok perjuangan demokratik yang berbeda-beda bentuknya. Ada feminis, ada JIL, ada anu, ada ini, itu, dsb. Mereka semua bersatu membela kaum spt LGBT dalam meraih hak-hak sipilnya sebagai warna negara.

Hanya kepada nahdliyin (NU dan PKB), kaum LGBT mengadukan nasibnya sebagai warga negara. Ormas ini dianggap mereka sangat mengayomi kaum minoritas. Bukan mengurusi status LGBT karena tidak ada referrensi agama terkait itu, menurut tokoh-tokoh PKB. Tapi membela hak-hak konstitusi LGBT yang harus dilindungi. Kalau pakai cara ajaran agama mudah. Bunuhin aja semua LGBT. Selesai! Masuk surga deh…

 

 

10 Comments to "LGBT"

  1. J C  1 February, 2016 at 16:55

    LGBT sedang marak dibicarakan di Indonesia. Soal ini bangsa Indonesia belum dewasa.

    PLUS DIKAITKAN DENGAN AGAMA

  2. Lani  28 January, 2016 at 11:26

    DA: dasar prof Pakem malah minta aku lenggak-lenggok……..kamu yg lebih canggih dgn Samba nya

  3. Alvina VB  27 January, 2016 at 12:46

    Secara langsung dan gak langsung, saya sudah bergaul akraf sama LGBT, dari jadul (blm semarak kaya sekarang sech) dari temen keluarga, temen sekolahan, gereja, aktivis, seniman, banker sampe lawan bisnis bokap yg ternyata demen pake baju wanita di rumahnya, he..he…. Kl saya bilang mereka sama lah dengan kita, sama2 manusia, bedanya orientasi sexual mereka aja yg beda, so what? emang langit selalu biru? kadang kan ungu, merah, jingga dan kelabu…don’t hate LGBT…love them…

  4. IWAN SATYANEGARA KAMAH  26 January, 2016 at 15:18

    Pak Agus Wahyudi, dosen filsafat di UGM (temennya Jokowi) sangat bagus memaparkan tentang keberadaan LGBT dan penentangan terhadap kelompok ini.

  5. IWAN SATYANEGARA KAMAH  26 January, 2016 at 12:48

    LGBT sedang marak dibicarakan di Indonesia. Soal ini bangsa Indonesia belum dewasa.

  6. Dewi Aichi  26 January, 2016 at 08:30

    Lani..mbok coba ayo megal megol…rekam ayoo…

  7. Lani  26 January, 2016 at 07:10

    James: kamu ada2 aja……mmgnya semua kenthirs pinter lenggang lenggok bak penari Legong?

  8. Dewi Aichi  26 January, 2016 at 05:55

    Saya berdoa komat kamit…semoga SGPC tidak dilarang masuk kampus oleh menristek…ya Allah….!

  9. James  26 January, 2016 at 04:32

    hadir ci Lani, artikelnya telat dimuat jadi keburu bobo semalam

    LGBT = Lenggang Gemulai Baltyra Terindah…..tentunya disertai para Kenthirs

  10. Lani  26 January, 2016 at 01:09

    Kalau pakai cara ajaran agama mudah. Bunuhin aja semua LGBT. Selesai! Masuk surga deh…
    +++++++++++++

    ISK : itu bagian yg plg menarik buatku………..mmg prof TOP! Bisa bikin ngakak sampai bercucuran ayer mataku…………

    Salam kenthirs ini pd kemana yah?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *