Menggapai American Dream Melalui Sekolah Negeri

Kornelya

 

Ketika pindah ke New York tahun 2004, aku yang terbiasa independent, berangkat pagi pulang petang untuk bekerja di Jakarta, harus menerima kenyataan untuk menjadi menjadi ibu rumah tangga purna waktu. Kemudahan tak selalu menyenangkan, dinamika hidup seperti berhenti. Setahun menjadi ibu RT, membuatku mulai jenuh. Berbekal internet, aku mencari, dan menemukan community college yang menyelenggarakan kursus bahasa Inggris bagi orang asing, ESL (English as Second Language). Ke sanalah aku mendaftar intensive class. 15 tahun bekerja di perusahaan asing di Jakarta, membuat pelajaran yang kudapat terasa mudah.

kornelya americandream

Setelah mengikuti kursus selama 3 bulan, dan mendapatkan test score ku melebihi standard yang diperlukan untuk masuk universitas. Atas persetujuan suami, aku mendaftarkan diri masuk pendidikan formal. Weschester Community College (WCC), menjadi kampus perdanaku di USA, dari sana saya mendapatkan beasiswa ke FIT New York. Setelah jedah untuk bekerja beberapa tahun, sayapun berniat menyelesaikan pendidikan tinggi dan kembali mengabdi dikampus yang dulu memberi batu penjuru padaku untuk mencapai impianku di Amerika.

 

 

18 Comments to "Menggapai American Dream Melalui Sekolah Negeri"

  1. Evi  18 February, 2016 at 16:34

    Ya, benar banget degree minded, harus sekolah supaya dihargai.
    Btw, artikelnya short banget, panjangin lagi napa, masih penasaran soale.

    Saya bekerja, lalu disekolahkan dari tempat kerja Dan harus renew lagi setelah 3 tahun, sekolah lagi deh! Kursus singkat 6 bulan, 2x seminggu

  2. Kornelya  1 February, 2016 at 23:47

    Pa Handoko dan mas JC terima kasih. Ngga apa-apa toh, inang2 beruban ikut wajib belajar.

  3. Kornelya  1 February, 2016 at 23:46

    Pa DJ, kenangan waktu sekolah undergraduate. Waktu itu aku tidak perhatikan dengan seksama, penghargaannya, yg aku perhatikan jumlah $$ beasiswanya. hhahaha

  4. J C  1 February, 2016 at 17:07

    Kornelya, CONGRATS!

  5. Handoko Widagdo  1 February, 2016 at 13:07

    Luar biasa. Selamat Kornel.

  6. HennieTriana Oberst  1 February, 2016 at 11:27

    Selamat ya Kornelya. Ikut bahagia dengan keberhasilanmu.
    Semoga makin sukses.

  7. Dj. 813  31 January, 2016 at 17:58

    Mbak Kornelya . . .
    Terimakasih sudah share . . .
    selamat dengan kesuksesan yang sudah diraih .
    Semoha menjadi kebbahagiaan keluarga ya . . .
    Salam manis untuk keluarga dirumah .

  8. Kornelya  30 January, 2016 at 10:50

    Mba Alvina, betul. Disini degree minded. Aku sempat kerja diperusahaan orang (designer besar) yg ordernya aku pernah pegang di Indonesia. Kerjaan manager outsourcing aku kerjain, tetapi digaji $15/jam. Begitu aku lulus, naik jadi $25, sekarang aku jual mahal , biar kenthir, gaya seperti konsultan, datang kalau mereka perlu aku charge mereka perjam dan minimal 3 jam per hari. Hallo-hallo kalau ke NY, seminggu 2x aku masuk kelas di Manhattan.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.