Kegembiraan

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

Gembira…dimanakah dirimu…??? Kau katakan ku harus sabar. Sabar…?? Ya, sampai kapankah orang harus bersabar…??? Apakah gumpal awan di atas sana, cukup untuk satu harapan akan datangnya hujan…??? Berapa kali kutanyakan kepadamu, tapi enkau membisu dan tidak satu alasanpun yang kaukatakan padaku, mengapa aku harus bersabar.

Apapun telah aku kerjakan untuk meraih apa yang menjadi kebutuhanku. Bukan apa yang aku inginkan yang muluk di atas langit sana. Tapi hanyalah satu yang wajar, sebagai manusia yang sudah lama berjuang. Kutahu, bahwa titik embunpun merupakan kehidupan, cukupkah hal itu…??? Ku aduk lubuk hatiku yang dalam, untuk lebih giat dan lebih semangat. Semua permintaan mu telah dan akan selalu aku kerjakan.

Namun tak pernah ada satu tandapun yang bisa kulihat, bahwa di ujung tunnel itu akan timbul terang. Yaaaaa…terang yang hanya dari padamu saja yang aku nantikan. Sungai mengalir, matahari terbit dan tenggelam, purnamapun menjadi redup melihatku.

Bangunkanlah jiwaku dengan satu hal yang gembira.
Karena akupun ingin menikmatinya…
Datanglah, karena aku telah begitu rindu menantikanmu.
Aku masih yakin, bahwa engkau akan datang dan memberiku satu yang telah lama kunantikan.

H A L E L U Y A…!!!

Akhirnya engkaupun menemuiku di saat harapanku pudar…. Kutemukan secarik kertas di jalanan yang kotor yang menjadi perhatianku, karena engkau bersih. Kupungut dan kubaca, apa yang tertulis di dalamnya… Haaaaaach…bagaikan mimpi aku dibuatnya, tapi apa artinya kata-kata dalan tulisan itu.
“Tidak lama lagi, engkau akan menerima berita gembira.“

Tak lama kemudian, hanya selisih beberapa jam, berderinglah HP ku dan di seberang sana terdengar suara seorang wanita. Dia menyatakan, bahwa dia memiliki apa yang telah lama aku tunggu. Pikiranku menjadi kacau dan mulutku terkatup sulit untuk dibuka. Hingga suara itupun mengulangi beberapa kali, apakah aku mau menerimanya. Tanpa aku sadari aku teriak, Y A A A A…!!! Karena aku sadar, darimana wanita itu menilponku. Aku seperti melayang di langit ke 7, langsung kutelpon semua keluargaku, bahwa hari ini aku gembira. Kubeli 2 botol Champagne dan kurayakan kegembiraanku bersama keluargaku

T E R I M A K A S I H  T U H A N…!!!
Engkau telah mendengar semua doaku, doa keluargaku, doa teman-temanku. Kini aku berhasil mendapatkan kegembiraan tersebut.

kegembiraan (1) kegembiraan (2)

Mungkin ada yang bingung, Dj. ini nulis apa…??? Sangat benar, ini adalah pengalaman kami sekeluarga, saat putri kami menanti kapan dia bisa menjadi guru pegawai negeri. Memang bukan hal yang mudah, dia telah berjuang 5 tahun lebih untuk hal itu. Dan akhirnya, apa yang dia nantikan datang, walau belum 100%, tapi dia telah mendapatkan pekerjaan tetap sebagai guru. Sehingga, dalam waktu 6 – 24 bulan (paling lama) dia bisa maju ujian, apakah dia layak atau tidak sebagai pegawai negeri.

Tapi sekarang statusnya sudah sebagai pegawai negeri (dalam masa Percobaan). Hal ini bukan saja menjadi kegembiraan dia sendiri, tapi kegembiraan kami sekeluarga. Di samping upah yang dia terima, jauh lebih banyak, diapun tidak akan bisa dipecat (kecuali berbuat kesalahan yang fatal) dan dengan umur 55 tahun, dia sudah bisa pensiun. Sedangkan sebagai guru biasa, orang harus kerja sampai 67 tahun.

Okay, terimakasih untuk perhatian anda semuanya. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra. Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

Mohon maaf bila banyak kata-kata yang salah tulis, maupun kurang berkenan.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

djokopaisan

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

46 Comments to "Kegembiraan"

  1. Dj. 813  21 February, 2016 at 14:05

    Hallo Hennie….
    Terimakasih ya…. ßuah mampir….
    Hahahahahahahaha. … lain ya… dengan oret-oretan yg biasanya….
    Tapi tetap Apa ada nya saja…
    Okay….
    Semoga sehat selalu….
    Dan Salam. Manis juga dari Mainz untuk seluruh keluarga dirumah.

  2. HennieTriana Oberst  21 February, 2016 at 13:59

    Hallo mas Dj.
    Saya tadi bingung tumben tulisannya mas Dj penuh teka-teki hehehe.., ternyata kabar yang membuat bahagia.
    Selamat ya untuk Eva, semoga karirnya makin baik dan makin sukses.
    Liebe Grüße aus Shanghai.

  3. Dj. 813  20 February, 2016 at 13:11

    Terimakasih Nok, sich mampir.
    Juga utk ucapan selamatnya.
    Salam manis dari Mainz.

  4. Dj. 813  20 February, 2016 at 13:09

    Hallo Dias. …
    Terimakasih sudah mampir…
    Juga untuk puji an nya….

    Lukisanmya 2 Hari mau terpajang d ruang tamu di Aüpartment nya Drwi.

    Salam Sejahtera dari Mainzi.

  5. Ikha  20 February, 2016 at 12:44

    selamat Mb Dewi< Pak DJ dan keluarga… senangnyaaa…

  6. djasMerahputih  20 February, 2016 at 07:50

    Atikel terbaik yang pernah djas baca dari tulisan om DJ..
    Selamat buat Dewi…!! Lukisan dua harimaunya jangan dijual yaahh…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *